Category Archives: FANFIC PROJECT

[PROJECT] ONESHOT ATTACKS! (and looking for girls’ casts)

 

Belakangan ini aku lagi suka bikin oneshot walaupun belom pada selesei dan most of the time ditunda – tunda terus buat nyelesein huhu 😦 tapi semoga ya cepat kelar ya. Ini kasih bocorannya aja deh beberapa Oneshot yang udah ada di folder laptop tapi belom dikelarin.

 

before its too late

Title: Before it’s too late

Casts: BTS’s Jhope (Jung Hoseok), Kwon Sujeong (OC),

Genre: Romance, School Life! AU, Hurt-comfort, angst

“Runaway…before it’s too late.”

krystal-behind-the-mask

Title: Behind the mask

Casts: Krystal Jung, Kang Minhyuk

Genre: Vampire! au, romance, angst

“People never change. They just becoming what actually they are.”

PS: Sidestorynya Vampire Rascal

crossheart

Title: CROSSHEART

Casts: Choi Minho, Krystal Jung, Choi Sulli, Kim Myungsoo

Genre: Romance, Hurt-comfort

“Differences unite us.”

PS: Spesial untuk mintsal, myungstal, minlli, myungli shipper

———————————–

nanti aku masukin jadwal publishnya, soon.

BTW, ada yang berminat namanya terpampang sebagai OC di ff blog fairytales? currently looking for girls’ chara here. daftar yang dibutuhkan:

1. BAP’s Zelo untuk ff Desirable.

2. EXO’s Luhan untuk Vampire rascal

3. BTS’s V untuk ff oneshot (jadi main chara)

dan yang lain bisa member EXO (kecuali Kai dan Sehun tentunya) dan BTS yang lain (kecuali J-HOPE). sekarang lagi fokus EXO BTS jadi yang dicari itu dulu ya.

HOW?

caranya, kalian tulis nama korea/nama yang sekiranya cukup universal buat jadi cast. (ga harus korea gapapa) dan tulis bagaimana sifat/karakter dari cewe itu (ga harus sifat asli kamu gapapa). tulis seunik dan semenarik mungkin di kolom komen ini, bisa juga kalian tambahin kalo nge date sama bias itu gimana.

contoh:

pairing: ifa x jongin

karakter/sifat: lahir 6 february 1996. cewek yang sukanya makan tidur dan dengerin musik, bermimpi menjadi anak angkatnya Tony Stark dan pacarnya Lee jongsuk tapi apa daya yang memiliki hatinya malah lelaki pesek bernama jongin. kalo malam mandi kembang dan makan darah bayi, ifa dan jongin berkencan malam jumat duduk diatas genteng nungguin lilin. etc

ya oke, pokoknya begitu. selamat berkreasi!!

Advertisements

Vampire Rascal: Main Casts’ Polling

14

 

Ini adalah hasil akhir dari vote via comment box para readers yang saya kalkulasi dari FFindo dan blog ini, dan kalian my beloved beautiful creatures in the world a.k.a readers, silahkan VOTE! Maksimal memilih 3 dan vote diatas hanya bisa dilakukan satu kali jadi pikirkan matang – matang atau menyesal seumur hidup

Main cast ada dua orang dan akan dipilih dengan hasil vote terbanyak. dan bagi yang tidak terpilih mari kita buang saja akan tetap jadi cast di ff ini 😀 jadi jangan kecewa kalau cast yang kalian pilih tidak jadi main cast. Daaaaaaan untuk cast yang lainnya, saya juga sudah membuat daftarnya berdasarkan komentar kalian semuaaa. dan, pemilihan cast yang kalian rekomendasiin itu SEMUANYA COCOK DAN KEREN DAN…. YA! very helpful for me.

ini adalah Casts lain yang bakal eksis di Vampire rascal

  • Kim Junmyeon / EXO K’s Suho. bocoran! kalau di prolog sebelumnya saya menyembunyikan siapa identitas si master alias professor, dan… inilah orangnya. Suho.
  • Ulzzang Baek Sumin. Yang satu ini memang harus masuk jadi cast di ff saya karena muka dia fleksibel. i mean, dia seorang model sekalius ulzzang dengan wajah yang dingin, jarang tersenyum (silahkan cek fotonya di google) tapi luar biasa cantik.
  • Krystal Jung/ F(x)’s Krystal. sebagian dari readers mengusulkan dia yang jadi cast cewe nya, tapi di FF ini Krystal di pairing sehidup semati sama Kim Myungsoo. karena wajah mereka sama – sama dingin dan arogan, perpaduan yang cocok menurut saya.
  • Kim Myungsoo/ INFINITE’s L.
  • Kim Jaejoong/ JYJ’s Jaejoong.
  • Choi Junhoong/ BAP’s Zelo
  • Oh Sehun/ EXO K’s Sehun. Sebenarnya Sehun berpotensi besar buat masuk list main cast, dan kenapa ga saya masukin? Karena Sehun sudah menjadi main cast di The Second of Telepathy. We need some fresh air, right?
  • Mizuhara Kiko. Ada yang tau siapa dia? well, Kiko ini adalah model Jepang yang sempet digosipin sama G-Dragon dan dia cantik, juga tubuhnya proporsional untuk ukuran seorang vampire (tinggi dan skinny) Vampire-l0ok-alike, right?
  • Angela baby. Dia juga seorang model, dari Hongkong. Saya dapet rekomendasi dari salah seorang readers di FFindo tentang Angelababy, makasih buat rekomendasi menariknya ini! :*

Untuk Casts perempuan disini, saya hanya meminjam wajah mereka. nama mereka akan saya ganti di FF–Kecuali Krystal–agar bisa menjadi Original Character/OC. Masih ada cast perempuan yang lain, (beberapa ulzzang dan member girlband) tapi masih saya pikirkan siapa oranganya :/ Tenang aja, ga bakal ada pairing girlband-boyband kok disini kecuali Myungstal. Cuman mereka saja.

Dan yang pasti ff ini bakal rame sama artis-artis yang ikutan main atau cuma sekedar ‘lewat’ doang. termasuk untuk eksekutif – eksekutif muda, pengusaha, dan beberapa peran lainnya yang notabene-nya mereka adalah manusia. Dan bakal ada bayi disini! LOL, bayi… siapa? Bayi-nya Suho karena si professor menetap di Hongkong dengan istrinya. Untuk cast bayi-nya? saya lagi nyari ulzzang baby yang blasteran Korea-Canada tapi yang masih balita. Sekitar umur dua tahunan gitu [ saya ga bisa masukin Lauren Lunde 😥 ]

Akhir kata, selamat voting dan comment!

dan… SUPER THANKS buat semua readers yang sudah merekomendasikan cast untuk Vampire Rascal! Kalian baik sekali :’))) All of my Good readers are my spirit and friends! Dont mind to ask me anything or unleash your oppinion here, i dont bite so dont be afraid :3

 

 

Roses Along The War [3/?]

part ini SPECIALSHIN yang buat ^^

part-part terakhir mau saya protect jadi kalo mau minta pw syaratnya harus selalu komen di ff ini sama part2 sebelumnya ^^

**

Hara tersenyum melecehkan memandang Revolver Sungmin yang lengkap dengan peredam tersebut mengarah tepat ke keningnya. “Kau tidak akan membunuhku, Lee Sungmin. Kau bilang kau sayang padaku,” ucap Hara santai.

“Sebagai sahabat, ya.” Ucap Sungmin tegas seakan tidak ada yang bisa mengganggu gugat pernyataannya. “Tch…” Hara mendecak sinis. Donghae mendesis memperingatkannya tetapi Hara mengabaikannya.

“Setidaknya title ‘sahabat’ cukup untuk membuatmu tidak membunuhku,” ucap Hara ringan, tidak mengalihkan pandangan meremehkan tetapi waspadanya pada Sungmin. “Kalau kau menyentuh Yoonji, aku akan melakukannya,” ucapnya menarik pelatuk pistol dengan ujung ibu jarinya, menandakan dia serius.

Hara masih meremehkan rupanya. “Atau cepat cepat saja kubunuh dia, siapa tahu kau langsung sadar kalau hidup tanpa dia juga tidak apa apa,” ucapnya mengabaikan peringatan kedua Donghae yang sudah mengenali tatapan berbahaya Sungmin.

“CHO HARA DIAM!” teriak Sungmin diiringi tembakan yang dilepaskannya, sedikit miring ke kiri sehingga berdesing melewati telinga Hara beberapa senti, dan mendarat mulus menembus tembok di belakangnya. Hara terlihat shock sementara Donghae hanya mengangkat kedua bahunya. “Sudah kubilang, kau tidak menurut,” ucapnya ringan.

Hara terlihat emosi. Tidak disangkanya Lee Sungmin berani melakukan itu demi seorang Yoonji. “Tch,” decaknya lagi dan mengeluarkan silver string elastic dari kotak kecil di pinggangnya, dan dengan gesit melemparkan tali itu ke bawah lewat jendela. “Lebih cepat kutemukan jalang itu lebih baik,” katanya sambil melompat turun dan menghilang dari pandangan.

Sungmin terpaku sementara mencoba mencerna apa yang akan dilakukan gadis licik itu pada kekasihnya dan meraih ponsel dengan cepat. “Yoonji, kau dimana!?” katanya terburu buru.

Yoonji terdengar gemetar di ujung sana. “Ani.. aku tidak tahu.. maksudku, tadi ada gadis aneh mengacungkan pistolnya kearahku dan… Donghae menyuruhku kabur lalu… lalu…” Yoonji terdengar tidak berkonsentrasi sama sekali membuat Sungmin semakin ketakutan.

“Oke, di balik baterai ponselmu kutempelkan persegi empat metal kecil. Tekan tombol merahnya,” perintah Sungmin cepat. “Mwo?” Yoonji masih terdengar tidak mengerti.

“Aku sebenarnya menempelkan penyadap di belakang baterai ponselmu agar aku tahu keberadaanmu, cepat tekan tombol merahnya!” perintah Sungmin tidak sabar. “Arasseo. Cepat datang Sungmin-ah jebal,” mohon Yoonji membuat Sungmin takut kehilangan dia.

Sungmin tidak menjawab perkataan Yoonji, mengantungi ponselnya dan mengisi Revolvernya dengan beberapa peluru. “Donghae, kau hentikan.Hara.Sekarang.” perintahnya tegas sementara Donghae menatapnya kosong. “Dengan cara apa?”

Sungmin menepuk jidatnya merutuki fakta bahwa seharian ini orang orang tidak berpikir secepat yang ia inginkan. “Demi Tuhan Donghae, dengan cara apa saja bahkan kau menyetirpun terserah. Hentikan dia sekarang!” perintahnya lalu langsung berlari keluar, mengejar Yoonji.

Sungmin memasuki lift dan cepat cepat menekan tombol B, yang langsung mengarahkan dia pada Basement di lantai bawah dimana McLaren abu abunya terparkir. Sebenarnya ini mobil favoritnya tetapi berhubung ini situasi genting, ia membutuhkan kecepatan ekstra.

Distarternya mobil dengan knalpot asli import dari Jerman tresebut dan ditekannya pedal gas dalam dalam, menerobos area parkiran apartemennya dan menyalakan GPS yang sudah dia hubungkan dengan pelacak metal milik Yoonji.

Dilihatnya titik merah berkedip itu di sebuah map yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Ia menekan tombol Zoom untuk melihat spesifikasi dari bangunan bangunan di sekeliling dari gadis itu. Dan disaat saat seperti ini Sungmin masih sempat mendengus menahan tawa mendapati bangunan yang letaknya hanya beberapa meter dari Yoonji.

Violetta Bakery.

Dasar Shin Yoonji, sadar atau tidak sadar tidak jauh jauh dari Macaroons.

Sungmin menekan pedal gasnya lebih dalam lagi. Lebih cepat ia bertemu Yoonji, lebih baik. Ia takut Cho Hara selangkah lebih jauh didepannya. Ia hanya berharap gadis itu tidak menempatkan penyadap juga pada Yoonji. Kalau itu terjadi habislah dia sekarang.

Bunyi decitan yang memekakkan terdengar jelas ketika Sungmin mengerem mobilnya di depan sebuah gang kecil dan ia berlari turun, membawa GPS di tangannya. Seharusnya sekarang mereka sudah dekat.

“Sungmin!”

Pria itu membeku mendengar panggilan yang berasal dari arah belakangnya. Ia menoleh dan terdiam melihat gadis itu. Gadis yang ia cari cari semenjak tadi, membuat dunianya kalang kabut beberapa jam terakhir. Ia berjalan beberapa langkah dan mempercepat langkahnya lalu berlari, dan menarik gadis itu dalam dekapannya.

Nafasnya naik turun melepas ketakutan yang sedari tadi bersarang di dadanya. Setakut takutnya Yoonji pada Hara, ia lebih takut kehilangan gadis itu.

“Kau datang akhirnya. Kau tidak tahu aku hanya menghitung waktu dan mencoba menebak nebak apakah aku akan mati sekarang atau tidak,” kata Yoonji menenggelamkan dirinya pada dekapan Sungmin yang kian erat. Tetapi Yoonji tidak sesak sama sekali. malah ia ingin pria itu mendekapnya lebih dan lebih erat lagi sampai rasanya mustahil untuk memisahkan mereka.

Hembusan nafas Sungmin terdengar mulai teratur, dan ia memasang wajah tenang sebelum melepas pelukan gadis itu. “Jadi… kau mengira akan mati sekarang? Kau lupa kekasihmu itu siapa?” pamernya bercanda untuk meringankan ketakutan di wajah Yoonji.

Berhasil. Wajah pucatnya mulai berwarna lagi. “Aku lupa, aku kenal visualisasi Hatori,” katanya lucu membuat Sungmin memutar matanya kesal. “Ya! Jangan hubung hubungkan aku dengan Hatori lagi. itu konyol,” protesnya.

“Er… kalau begitu kau mau jadi Inuyasha saja? Dia juga pandai bermain pedang, tetapi kau terlihat keren dengan M5 atau Revolver itu,” kata Yoonji menahan tawanya. “Terserahmu asal bukan Hatori,” ucapnya menunjukkan bahwa ia sudah bosan disama samakan dengan ninja cilik berjubah biru tersebut.

Yoonji hanya tertawa renyah. “Hatori itu lucuuu Lee Sungmin. Seperti Aegyomu itu,” katanya memeluk lagi Sungmin yang tidak kuasa menolak. “Kalau begitu kau akan jadi Nodame,” kata Sungmin menimpali dengan tidak nyambung. “Kenapa Nodame? Tidak ada hubungannya,”

“Karena Nodame cantik saat bermain piano. Sepertimu,” pujinya membuat pipi Yoonji memerah dan Sungmin menciumnya. Yoonji mengernyit. “Kau selalu bilang skill pianoku abstrak,” protesnya karena Sungmin baru memujinya hari ini.

Sungmin memasang wajah berpikir. “Well… kali ini aku harus jujur,”

“Kau.. saat nyawaku diujung tanduk baru kau mau jujur,” ucap Yoonji membuat Sungmin menyadari situasinya bahwa sekarang ia harus melarikan Yoonji kemanapun asal gadis itu aman. Continue reading Roses Along The War [3/?]

roses along the war [2/?]

 

part 2 aku yang bikin. entar part 3 tika, part 4 aku dst..

lets enjoy! ^^

“Cho… Hara?”

***

Gadis dengan rambut digelung keatas, pakaian serba hitam dan lengkap dengan kacamata hitamnya itu berjalan mendekat kearah Sungmin dan Donghae, ia menarik kacamata hitamnya terlepas dari wajahnya kemudian melepas ikatan rambutnya sehingga gelungan rambutnya tergerai memperlihatkan rambutnya yang setengah kecoklatan itu tergerai bebas.

Tangan gadis bernama Cho Hara itu tergerak menyentuh bahu Sungmin lalu menggerakannya seolah-olah sedang membersihkan bahu Sungmin, lalu dia tersenyum dibalas oleh tawa kecil dari Sungmin.

“dingin…” Hara menengadahkan kepalanya lalu menatap Sungmin lagi, kali ini tangannya terlepas dari bahu Sungmin dan beralih menggosokkan kedua teapak tangannya sendiri. Donghae dengan cepat menarik tangan Hara, membuat Hara menoleh bingung “apa?”

Donghae menariknya untuk berpindah berdiri dihadapannya lalu melepas  jaket hitamnya dan memakaikannya pada bahu Hara. “begini lebih baik.”

“kamsa…” ucap Hara singkat kemudian menoleh ke arah Sungmin lagi. Kali ini Sungmin yang mengernyit bingung, Hara memang suka memandanginya, mengganggunya, apalagi jika Sungmin sedang menghabiskan waktunya dengan Yoonji, Hara malah semakin  gencar untuk terus mengganggu Sungmin.

“aku sangat menyukaimu.” Ucap Hara enteng sambil terus tersenyum pada Sungmin.

Sungmin dan Donghae yang mendengarnya hanya menghela nafas keras, tapi dalam maksud yang berbeda. Hara memang sudah biasa mengucapkan kata-kata manis pada Sungmin, sampai Sungmin selalu mual jika Hara mengatakannya karena… ya, Sungmin hanya menganggapnya sahabat tidak lebih.

Seperti yang sudah dijelaskan, Sungmin hanya melihat Yoonji. Hatinya sudah didipenuhi oleh Yoonji tanpa secelah pun yang tersisa untuk Hara.

Dan Donghae? Dia juga sudah terbiasa mendengar kata-kata itu yang Hara ucapkan untuk Sungmin, Donghae memang terlihat biasa saja tapi jauh di dalam hatinya ia ingin kata-kata itu tertuju untuknya, bukan untuk Sungmin.

“aku tahu. Lalu apa maumu?”

“menggantikan posisi Yoonji.” Jawab Hara singkat. Continue reading roses along the war [2/?]