[3rd] Desirable (MATURE)

desirable2

 

DESIRABLE

Author: Ifaloyshee | Characters:  Kim Jongin, Jo Sebyul (OC) | Genre: Angst, dark, Marriage life | DISC: The idea is mine, included the plot and  a whole of this story. The Characters are belong to their parents. Don’t reblog or copy without my permission! |Rating: Mature

3rd Story

/////

“Stop using my head and let it all go”

Maroon 5 – One More Night

 

 

Aku membuka mataku dan menemukan diri terbaring diatas sprei putih dengan selimut yang menutupi tubuhku. Sinar matahari pagi yang masuk menembus jendela membuatku bangkit duduk dengan selimut yang kutahan didepan dadaku, menutupi tubuhku yang setengah telanjang. Ketika aku mengintip kedalam selimut, yang kutemukan hanyalah celana dalam hitam pekat yang kukenakan sejak tadi malam…. Atau kemarin sore? Entahlah aku lupa, karena rasanya aku tidak bisa berpikir jernih… kepalaku pening sekali.

“ugh…” aku merintih ketika merasakan perih dibagian selangkangan, padahal aku hanya membetulkan posisi dudukku saja. Perih sekali. Kim Jongin kurang ajar, aku tidak tau sebelumnya kalau dia benar – benar seorang monster diatas ranjang.

Well, great. Benar – benar pagi yang buruk. Aku paling tidak suka ketika dipagi hari sudah merasa tidak enak badan karena untuk memulai sesuatu membuatku menjadi malas. Bahkan aku malas sekali untuk turun dari ranjang, sekedar mengambil pakaian saja. Aku bahkan tidak tau pukul berapa saat ini… dan oh, aku harus bekerja.

Hei..”

Samar – samar aku bisa mendengar suara Jongin namun aku tidak peduli. Wajahku masih menunduk dengan satu tangan menahan selimut, dan yang lain memegangi kepalaku yang terasa pusing.

Tiba – tiba sebuah kain berwarna hitam—yang ternyata kemeja milik Jongin—muncul didepan wajahku, Jongin yang menyodorkannya. Aku mendongak, menemukan pria dengan rambut hitam pekat tanpa atasan dan hanya celana jeans yang ia kenakan—bahkan resletingnya dan kancingnya tidak terpasang sempurna—dengan boxer Calvin Klein yang mengintip sedikit.

Jongin menyeringai, masih menyodorkan kemeja miliknya.

Aku menerima uluran tangannya lalu menatapnya sebentar, bermaksud memberi intruksi tersirat padanya untuk berbalik sementara aku mengenakan kemejanya…tapi sepertinya ia tidak menangkap intruksi ku. Jongin justru menaikkan alisnya. “Pakai saja.”

“Berbalik..” gumamku dengan suara serak.

Jongin berbalik memunggungiku lalu aku mengenakan kemeja hitamnya yang kelewat kebesaran, namun agak pendek juga karena hanya berhasil menutupiku sampai setengah pahaku saja. Ketika aku mau memasang tiga kancing terakhir, Jongin sudah berbalik lagi menghadapku.

“Aku suka suara serakmu.”

Aku mendongak, menatapnya dengan sebelah alis terangkat—seperti biasa—lalu menggelengkan kepala. “terdengar jelek sekali…uhm..”

Jongin duduk dihadapanku, masih dengan tatapan intensnya. “Because you were moaning loudly last night?” ledeknya. Lengkap dengan seringaiannya. Selalu.

Aku hanya memutar bola mataku lalu memukul bahunya pelan. “shut up.”

Jongin tertawa pelan, suara tawanya terdengar indah sekali.. dan ia agak serak juga? Justru itu membuatnya terdengar lebih…seksi? Entah. Aku rasa kepalaku terlalu pening sampai berpikir begitu. Aku rasa aku gila. One-night stand dengan pria yang tidak kucintai, yang hanya kukenal beberapa hari saja, dan aku tidak menamparnya atau apa. Percayalah, aku bukan wanita seperti itu. Tapi Kim jongin sepertinya menyewa cenayang atau apa sehingga aku bisa berakhir dibawah tubuhnya, mendesah, meminta lebih, tadi malam.

I didn’t know that you’re a virgin… so that must be hurt for you?”

Aku mengangguk. Perih sekali, untuk pertama kali sex. Tapi kenapa aku tidak menyesal?

“Yeah… But I enjoyed it.”

I knew that.”

 

Jongin bangkit dari ranjang, lalu melakukan stretching beberapa saat. “Aku punya roti dan selai. Kau bisa makan pagi disini.” Ajaknya. Aku hanya meresponnya dengan mengangguk malas – malasan lalu perlahan turun dari ranjang dengan merintih beberapa kali karena perih sialan di selangkanganku ini. Ketika kaki ku tidak sengaja menyibak selimut, aku bisa melihat bercak darah diatas sprei. I really lost my virginity.

“Kau duluan saja, aku akan mencuci muka dan menggosok gigi.”

***

Ketika aku melangkah keluar dari kamar mandi, Jongin sedang duduk di konter dapur apartemennya dengan segelas kopi ditangannya. Begitu melihatku, ia langsung meletakkan kopinya diatas konter lalu memandangku dari atas sampai bawah. Ia melakukan hal yang sama tadi malam dan aku sempat menahan nafas karena tatapannya yang begitu intens

Ketika aku menyentuh meja makan, aku langsung teringat Junhoong. Demi Tuhan, dia pasti sangat bingung saat ini! Aku tidak memberi kabar apapun sejak tadi malam dan dia pasti khawatir setengah mati! Sial!

“dimana handphoneku..” gumamku, celingukan tidak tau arah dan harus bagaimana. Namun langkahku tetap disini dan tidak bergerak. Aku bingung sendiri. Ada apa denganku, sih?!

“kau mau menghubungi adikmu?”

Aku mendongak kearah Jongin.

“Dia menelpon tadi pagi sekali dan karena kau sangat lelap jadi aku yang mengangkatnya…”

Sial! Junhoong tidak boleh tahu kalau aku bermalam dengan seorang pria—

“Tenang saja. Aku mengaku sebagai atasanmu dan memberitahunya bahwa kau lembur di café. Dia tampak tenang setelahnya.”

Aku menghela nafas lega. Sangat lega.

Tapi entah kenapa rasanya ada beban yang berat menimpa dikedua pundakku, dan aku merasa tubuhku membutuhkan tumpuan. Dan ada rasa sesak yang begitu dalam menimpa dadaku, menusuk kedalam hati dan rasanya perih… rasa sakit dalam yang tersirat. Bukan secara fisik, secara mental. Aku tidak tau… tapi kenapa rasanya aku terlalu kaget? Aku shock? Hei apa yang aku lakukan dengan Jongin… Kenapa aku bisa melakukan hal sebodoh ini?

Aku tidak tau sejak kapan air mataku turun, tapi aku hanya bisa menumpukan kedua tanganku diatas meja dengan wajah menunduk dan air mata yang mengalir.

***

Author’s pov

 

Jongin menganga bodoh ketika mendapati Sebyul menunduk sambil terisak. Sebelum ini, tidak pernah ada wanita yang menangis setelah Jongin bercinta dengan mereka dan Jongin kira… Sebyul juga tidak jauh berbeda dengan mereka. Ia tidak bisa diam saja, walaupun Jongin pria terbrengsek sekalipun… setidaknya ia masih memiliki simpati.

“kenapa menangis… hei!” Jongin menghampiri Sebyul dan memegangi pundak gadis itu. Namun Sebyul bergeming, tetap menunduk dengan tangisan tertahannya. Jongin menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung harus bagaimana.

Karena Jongin sama sekali tidak berbakat dalam hal menenangkan gadis yang menangis, ia bermaksud mengambil segelas air putih untuk sebyul. Setelah membuka kulkas dan menuangkan air putih satu gelas penuh, Jongin menyodorkan segelas air tersebut pada Sebyul.

Diam selama beberapa detik, akhirnya Sebyul meminumnya sebagian lalu meletakkan gelas tersebut diatas meja makan. Ia mendongakkan wajahnya untuk menatap Jongin.

“Maaf…” Sebyul menyeka sisa – sisa air matanya.

“kalau aku tau dari awal kalau kau serapuh ini…” Jongin menyenderkan punggungnya pada tembok lalu melipat tangannya didepan perut. “Kalau aku tau sejak awal.. aku pasti tidak akan menidurimu. Aku tidak tau kenapa kau menangis, tapi mungkin karena aku merenggut sesuatu yang paling berharga untukmu? Dan aku bukanlah pria yang kau cintai jadi kau merasa sedih?”

“Aku tidak rapuh… dan aku tidak sedih.”

“Kau menangis.”

“Ya… Aku hanya.. menangis saja.”

“Lucu sekali…” Jongin menghela nafas. “Itu tandanya kau sedih, bodoh.”

“Dengar, Jongin… jangan menyesal. Jangan pernah menyesal tentang kejadian malam tadi. Aku sudah sepakat, kan? Aku ingin uang. Kau ingin tubuhku. Aku tau ini terdengar hina tapi… percayalah kalau aku juga menikmati sex nya jadi aku rasa tidak ada unsur keterpaksaan disini. Aku mendapatkan dua keuntungan sekaligus.”

Jongin tidak bisa menyembunyikan seringaiannya. Mengetahui kalau Sebyul menikmati hal itu membuatnya… puas?

“Begitu?”

Sebyul mengangguk.

“Jo Sebyul. Kau tidak mau memberiku morning kiss pagi ini?”

Mungkin selama ini Sebyul terlalu terbebani oleh masalah yang selalu ia tanggung sendiri. Ia rindu keluarganya, ia harus bekerja, ia tidak bisa bersantai, ia butuh seseorang… ia melakukan segalanya sendiri dan ini sangat berat. Namun tadi malam, segala bebannya terasa terangkat keudara karena mindblowing sex-nya dengan Jongin. Pernah sekali Sebyul mendengar dari rekan di café kalau seks bisa melepas rasa stress. Mungkin ia patut setuju dengan statement itu?

Lagipula siapa yang peduli kalau dirinya hina?

Sebyul melangkah perlahan mendekati Jongin lalu berjinjit untuk mengecup bibir Jongin. Ia menarik diri setelahnya, membuat Jongin memandangnya heran. Sebyul baru sempat membuka mulutnya untuk mengucapkan sesuatu tetapi Jongin menarik leher gadis itu untuk mendekat kembali padanya. Jongin merapatkan bibirnya dengan bibir Sebyul

Desiran halus mengalir dialiran darah Jongin dan semakin lama semakin cepat, adrenalinnya terpacu ketika bibir Sebyul melumat bibirnya dengan pelan. Setelah tadi malam, Jongin akhirnya menemukan kalau gaya ciuman Sebyul tidak terburu- buru. Cenderung pelan dan innocent. But he’s sure, with him, she can be a monster.

Jongin melingkarkan kedua tangannya di pinggang Sebyul dan merengkuh tubuh ramping gadis itu untuk benra- benar menempel dengannya. Kedua tangan Sebyul terulur untuk meremas rambut Jongin dan menarik kepala pria itu, memperdalamnya. Jongin bisa merasakan strawberry flavour dari mulut Sebyul. Ia tidak tau kapan Sebyul memoleskan lipgloss tetapi sepertinya ini merupakan kebiasaan yang baik. Dan ini membuat Jongin mabuk.

Jongin tidak bisa berpikir apapun. Dia hanya bisa berpikir betapa menyenangkannya ciuman ini dan seberapa besar ia begitu menginginkan Sebyul. Saat ini. Dan sekuat tenaga Jongin menahan diri untuk tidak melompat keatas gadis ini dan menjadi monster sepenuhnya.

Keduanya tidak menyadari bahwa gerakan yang Jongin dan Sebyul ciptakan terlalu erotis. Sebyul menarik tubuh Jongin, mendalamkan ciumannya, dan ia bisa merasakan sesuatu yang keras menekan selangkangannya.

Tiba – tiba Jongin mendorong Sebyul dan membuat gadis itu menyandar pada dinding dibelakangnya, sebelah kakinya memeluk pinggang Jongin secara reflek. Jongin melepaskan ciumannya dan bibirnya turun untuk menghujani kecupan di dagu Sebyul, kemudian beralih keleher gadis itu, menggigit, lalu menyedotnya. Kini tangan Jongin berpindah ke belakang kepala Sebyul, merengkuh helaian rambut gadis itu dan sedikit menariknya agar ia bisa menciumnya lebih dalam. Teriakan tertahan dengan suaru yang agak serak muncul dari mulut Sebyul karena sensasi aneh yang ia rasakan disekujur tubuhnya. Yang membuatnya setengah gila.

Jongin menurunkan satu tangannya untuk menyentuh area sensitive Sebyul dibawah sana, lalu melebarkan kaki Sebyul untuk memudahkan akses jari- jarinya agar bisa menyentuhnya lebih jauh. Jongin menurunkan sedikit celana dalam Sebyul dan menyelipkan jari – jarinya disana.

“You know why I gave this black shirt?” bisik Jongin ketika melakukan fingering dengan satu jari.

“Because you’re super hot with those black panties. Black suits you very well.” Ia mulai memaju mundurkan jarinya, membuat Sebyul menahan nafas selama beberapa detik. Tidak mampu berucap apapun, menikmati sensasinya.

“You’re hot. Trust me.” Jongin menambahkan satu jari lagi, kini dua jari melakukan fingering dengan pelan dan intens. Jongin menggigit bibir bawahnya menyaksikan Sebyul yang menunduk dengan mulut setengah terbuka, mencoba mencari oksigen dengan susah payah. Dan dengan posisi tersebut membuat kemeja hitam yang Sebyul kenakan sedikit menurun, memperlihatkan wonderful breast yang ada didalam sana.

“Stop…ahh…dirty…talk—ahh, jongin!”

Jongin menyeringai ketika pinggang Sebyul bergerak maju mundur, membawa jari – jarinya memasuki lebih dalam. Dan beberapa detik setelahnya Jongin bisa merasakan cairan hangat yang mengalir membasahi jari – jarinya.

 

Living room

 

3PM

Kejadian pagi tadi seperti mimpi bagi Sebyul. Biasanya ia terbangun di pagi – pagi buta untuk menyiapkan sarapan pagi, membersihkan apartemen-nya lalu keluar untuk sekedar jalan – jalan pagi kemudian berlanjut ke Sekolah rakyat untuk mengajar. Namun pagi ini semuanya sangat berbeda, ketika ia terbangun, yang dilihatnya pertama kali bukanlah ranjang kecilnya yang nyaman… melainkan sebuah ranjang besar yang justru membuatnya tidak nyaman. Dan ia melakukan hal yang sama, kesalahan yang sama, sebanyak dua kali. Sebyul menatap keluar jendela dengan kedua lututnya yang ia tekuk, tidak peduli dengan ketinggian apartemen milik Jongin ini, dirinya masih terdiam duduk diambang jendela.

Disisi lain, melihat seorang wanita depresi bukanlah kali pertama bagi Jongin. Ia melihat ibunya seperti itu sebelumnya—ketika tingkat profit LG corp menurun—namun diusia semuda ini Jongin belum pernah melihat wanita se’hancur’ Sebyul. Dan ia menyesal, menyesal telah merebut satu – satunya barang berharga milik seorang perempuan. Namun begitu perjanjiannya, kan? Sebyul setuju ketika di halte bus Jongin menyatakan kalau keduanya akan memberikan hal yang saling menguntungkan satu sama lain.

Jongin tidak mengerti dengan wanita satu ini.

“jangan duduk disitu, kau tidak mau terguling kebawah kan.”

Sebyul bergeming.

“Sudahlah. Apa lagi yang perlu kau sedihkan? Lihat hanphone-mu terus berdering. Mungkin adikmu yang cengeng itu rindu padamu.”

Sebyul langsung menoleh kearah Jongin dengan tatapan sebal. “Junhong tidak cengeng.” Tukasnya lalu turun dari jendela, melangkahkan kakinya untuk meraih handphone-nya.

Jongin menoleh kearah Sebyul dari balik sofa, mengamati perubahan wajah pada gadis itu ketika menerima telpon. “Dengar… aku baik –baik saja. Kau tidak perlu khawatir. Aku akan ada dirumah ketika kau pulang nanti…ya… ya aku tidak akan mengulanginya lagi, lain kali aku akan mengabarimu… kau, masuk ke kelasmu sekarang. Oke?” tepat ketika Sebyul mematikan sambungan teleponnya, ia menoleh kearah Jongin. Pandangan mereka bertemu.

Ketika berbicara ditelepon, Jongin tidak mengerti kenapa Sebyul terlihat dewasa dimatanya. Dari tatapan teduh itu, intonasi nadanya yang tenang—padahal ia sedang sakit tenggorokan—seolah Sebyul tidak ingin membuat Junhong khawatir atau apa. Jongin berkedip, membuat Sebyul mengalihkan pandangannya. Lalu keduanya terdiam.

Cukup lama.

Keduanya benar – benar tutup mulut, sampai hanya terdengar bunyi jarum jam dan nafas Sebyul yang agak tersendat. Sepertinya gadis itu baru saja menangis ketika duduk dijendela tadi.

“Jongin..”

Jongin tidak menjawab, bahkan ia tidak menolehkan wajahnya. Ia hanya menunggu kalimat selanjutnya yang akan keluar dari mulut Sebyul.

“Anggap saja kita tidak pernah melewati hari ini. Untuk tadi malam, ataupun kejadian tadi pagi, anggap saja tidak pernah terjadi. Kita bahkan bukan teman, aku bukan siapa – siapa untukmu. Begitupula kau. Kau bisa lanjutkan hidupmu dan aku bisa kembali ke apartemen untuk berskenario kepada Junhoong dan—“’

“Lalu bagaimana denganmu?!”

Jongin bangkit berdiri dari sofa, kini berdiri berhadap – hadapan dengan Sebyul. “Lalu bagaimana denganmu..” ulangnya lagi.

“kenapa denganku..”

“Aku  bercinta denganmu dua kali—“

“Stop!” Sebyul mengangkat tangannya, menutupi telinganya. “jangan katakan itu. Menjijikan.”

Jongin mengangguk kecil, ia bisa mengerti kenapa sebyul seperti ini. Ia bisa memahami itu. Tapi menurutnya, sebyul tidak mau menerima kenyataan dan memilih untuk berlari. Padahal seharusnya sebuah masalah bukan untuk ditinggalkan, melainkan diselesaikan?

Perlahan Jongin menarik kedua tangan Sebyul yang menutupi telinga gadis itu lalu berkata. “Kita bercinta, dua kali.” Ucapnya dengan intonasi pelan, Sebyul mau menarik kembali tangannya namun tangan Jongin menahannya. “Tidak, Sebyul. Dengarkan aku, kau harus realitas. Kalau kau mau lari begitu saja.. penyesalanmu tentang hari ini dan tadi malam tidak akan pernah hilang. Ketika kau melihatku di café secara kebetulan suatu hari, yang kau ingat hanyalah betapa brengseknya Kim Jongin, membuang jauh kepolosanmu dalam satu malam saja. Aku tidak mau kau seperti itu.” Sebyul terdiam selama beberapa detik, lalu menghempaskan tangan Kai.

“Tapi ini menjijikan, aku bahkan tidak mengenali siapa diriku lagi—aku jijik dengan diriku sendiri aku—“

“jangan membuatku semakin merasa bersalah padamu!”

“Kau memang bersalah!”

“tapi kau bahkan mendesah tadi malam, keras sekali, kau menikmatinya. Kalau hal itu menjijikan padamu kau pasti sudah mendorong ku jauh – jauh sejak tadi malam!”

“Karena aku..” Sebyul melihat kedalam mata Jongin lalu kehilangan kata – katanya. “just leave me. Like you always do to the other girl.”

Aku mungkin One Night Stand dengan banyak wanita, lalu menyuruh mereka pulang dipagi harinya—“

lakukan hal yang sama denganku!”

Jongin menatap Sebyul tidak percaya, lalu ia melangkah untuk memperkecil jaraknya dengan Sebyul. “Kau yakin?” Tanya Jongin, meyakinkan, nadanya begitu rendah sampai terdengar menakutkan bagi Sebyul. Jongin mengulurkan tangannya lalu mengelus tengkuk Sebyul perlahan. “Seberapa murah harga dirimu?”

Sebuah tamparan mendarat tepat dipipi Jongin.

Jongin membalasnya dengan menampar balik pipi Sebyul.

Tidak percaya. Ini sungguh tidak bisa dipercaya, menurut Sebyul. Seumur – umur belum pernah ada seorang pria yang berani menamparnya. Dan Kim Jongin… seberapa memikatnya pria ini, Sebyul yakin kalau dalam hatinya ia sangat membenci Jongin entah sejak kapan. Pria ini merenggut keperawanannya, menamparnya?

“hanya ingin mengingatkanmu, gadis keras kepala.”

“Mengingatkan apa?!”

“Kita membuat sebuah perjanjian kemarin malam, di halte, kau ingat? Bahwa aku akan menikmati tubuhmu dan kau menikmati uangku.”

“lalu kau menyebutku seorang pelacur.”

“aku tidak pernah berkata begitu.”

“secara tersirat.”

“namun aku tidak berpikir kau seorang pelacur.”

“seks lalu mendapatkan uang… lalu kau menyebut aku apa kalau bukan pelacur?”

you’re just helpless. And I want to help you.”

“fuck that shit Kim Jongin!”

Jongin membekap mulut Sebyul, menatap gadis itu dalam – dalam. Memperingatkan. “behave.” Lalu ia menurunkan lagi tangannya.

“Percaya padaku, kau tidak seburuk apa yang kau pikirkan tentang dirimu sendiri saat ini. Sekarang katakan apa yang kau mau dan kau mendapatkannya. Kau tidak perlu meminta dalam bentuk uang pun aku akan menurutinya. Ketika kau sampai ke apartemenmu nanti, kau bisa menelfon ku, ketika kita bertemu di café, kau bisa mengobrol denganku.”

Mendengar itu, ekspresi Sebyul melunak berangsur – angsur. Ia bisa merasakan kehangatan yang telah hilang selama beberapa tahun lamanya. Ia merasa ada pertolongan untuknya. Walaupun Sebyul masih tidak yakin, setidaknya ia harus menurut kali ini. Lagipula tidak bisa dipungkiri kalau dirinya memang membutuhkan uang kan?

Walaupun begitu kata ‘pelacur’ terus terngiang – ngiang dikepalanya. Memikirkan bahwa betapa buruk dirinya. Jika ada sebuah pertanyaan tentang seberapa besarnya kau mencintai diri sendiri dari angka 1-10, dengan lantang pasti Sebyul akan menjawab: 100.

“Mengapa kau melakukan ini padaku?”

Jongin mengulurkan tangannya untuk mengelap darah diujung bibir Sebyul karena tamparannya tadi, “Aku sudah mengatakan padamu, kau butuh pertolongan.”

“Apakah… gadis – gadis lain yang bercinta denganmu tidak membutuhkan pertolongan?”

“Tidak.”

“Tidak?”

“Mereka kebanyakan anak dari seorang pewaris, anak dari rekan – rekan ayahku. Mereka hanya tau bagaimana caranya menghabiskan uang…sedangkan kau? Kau bersusah payah mencari uang.”

right..”

Lalu… Jongin?” Sebyul mendongakkan wajahnya. “Sekarang, bolehkah aku menagih permintaanku sekarang?”

Tentu saja. Apa?”

 

 

TBC

 

 

 

 

 

 

Kalian bingung pasti kenapa Sebyul sedih dan nyesel padahal sebelumnya dia keliatan oke oke aja sama seksnya. Biar ga bikin rancu, aku jelasin disini kalo sebyul itu punya pikiran yang super acak. Dia bisa mikir kalo suatu hal benar tapi satu detik kemudian dia sadar itu salah, dia gabisa nentuin mana yg bener mana yg salah kayak masih suka bingung gitu. pikirannya dia complicated parah jadi sering depresi.

 

Btw commentnya ditunggu! (ps: kapok bikin NC ;_;)

Advertisements

159 thoughts on “[3rd] Desirable (MATURE)”

  1. WOW banget yah si Kai#huhuhu# udah bikin anak orang kehilangan keperawanan dan makin galau.
    si Sebyul emang kayaknya tipe cewek sensitif yang plin plan jadi Kai mesti bisa lebih ngerti dan handle itu, semakin kesini kayaknya bakalan lebih complicated lagi karena kalo liat genre juga ada Marriage Life(apa nanti mereka bakalan nikah?) aku penasaran.

    1. Oya jelas memang tambah complicated parah si nanti, sebyul cewe yang gampang frustasi dan jongin suka bikin onar, rebel, ga nurut. tabrakan banget (jahat banget ifa) :”’

  2. gak bisa bayangin kai pas diranjang >< /melting/ emang kai disitu bangsat,bikin sebyul stress & ngambil virginnya 😦 makin kesini makin keren alurnya kak!! si sebyul orangnya plinplan ah. lanjut thor yg cepet upadatenya

  3. Agak aneh sbnernya alasan jongin, dia pny alasan lain sharusnya atau mngkin ya dia belum sadar aja.

    Masih penasaran sama gimana kisah mereka selanjutnya. Ganbatte! ^^

  4. Duh bgian akhirnya bkin penasaran bnget. Sebyul mau pa ya? Mau dinikahin ama jongin? Lol /ngaco/
    Aku ga bisa napas masa thor bcanya, ga bisa bayangin jongin yg lg begini begituan ;-;
    Btw cepet lanjut ya, makin kesini makin keren loh.

  5. Wah iya nih kamu berani banget lho di chapter ini, bagus deh kalo kapok. Aku aja udah 18+ tapi ga berani bikin hehe. Ih jadi asik ya ceritanya, aku seneng pas adegan tampar2an haha *sorry klo terdengar psycho*
    daann gara2 ifa aku mulai suka kai, pdhl tadinya sebel bgt ama dia..
    Ayo keep writing, aku penasaran sebyul minta apa ke kai..

    1. tapi kak sumpah ini harder than i expected, padahal cuma nc-17 ya tapi nulisnya udah tarik napas mulu. terus juga kalo pake bahasa agak awkward.
      hayooo karma kan jangan sebel sama kai, aku juga dulu gitu kok menghina kai tapi sekarang jatuh cinta mati hidup.
      makasih makasih!!

  6. ifa. mkasi uda kabulin req tmpilan ny wkwk..
    itu sebyul kok mirip ak -_- macem bocah ababil kaga ada pndrian, tp dlm taraf normal, klo sebyul trlalu abnormal/? xDv

    knpa mreka gak nikah dlu coba haha? ane skip bbrapa wktu didapur. kaga brani baca fa /.\
    wkwkwk

    dan kai kelewat care bnget sama sebyul.. aaaa bngung mau komen apa/?

  7. oh mama oh papa…. lutut lemes *again* bayangin Jong In shirtless ditambah suara seraknya, yatuhan…. siapa yg nggak mikir yg ‘iyaiya’ ngebayangin Jong In kayak gitu!!!! *hamdalah* hahaha

    Sebyul, kamu beruntung sekali nak…. taklukkan hati Jong In Sebyul-ah~
    Sebyul ini hidupnya kayaknya sendirian aja, dia nggak punya teman emang? semua beban keluarga kayaknya dia yg tanggung, gimana nggak stres.

    dan… dan… kenapa saya baru sadar kalo ada nama Junhong disini? -_- Junhong baby Zelo bukan Fa?

    1. yup sebyul ini memang rada ngansos anaknya, sukanya emang apresiasi sama pemikiran sendiri, kayak ‘bodo amat idup idup gue’ tapi sebenernya deep down dia insecure parah jadi kalo mau bergaul takut society gamau accept dia. apalagi kondisi dia kayakgitu (cie kenal banget fa, temen ya)
      HAHAHA BETUL JUNHONG ITU ZELO SELAMAT KAKAK KAMU BENAR!

  8. loh gw kira ini short series, ternyata long series yah.
    ok ini akan berakhir dengan sad ending jugakah? gw sih berharap seperti itu.
    paling tidak buat seolah-olah kai tulus membantu Sebyul n Zelo.
    next chap jgn nc yah, sad fell nya bykin biar menguras air mata…

    maaf ya klo kritik dari gw bkin sakit hati,,,, mohon maaf sedalam-dalamnya

    1. long series, dude, bakal panjang sih ini mungkin sampe 20 chapter jadi kaya ff di asianfanfics gitu :”
      tenang aja nanti angstnya banyak kok mau yg menyayat2 sampe nangis juga ada. cuman belom tau endingnya bakal sad or happy.
      btw gausah minta maaf :””'( there’s nothing wrong there so chill and relax 😀

  9. wah wah si Kai Kai ini ya…
    okelah ini beneran (M).
    tapi aku suka sama karakternya Sebyul ini.
    kenyataannya kebanyakan org juga gtu, trmasuk aku sndiri.
    istilahnya gak konsisten sama pilihan.

    dan dia tau itu salah tapi dia tetep ngelakuinnya.

    btw kira2 permintaan Sebyul apa ya??
    jangan-jangan……..aahhh…ini dugaan aku, aku simpen dlu kyknya… kali aja ntar salah. hahaha

    1. Yup kalo kata aff ini (M) dan cuma bisa ditembus 18+ (padahal yang bikin aja belum 18)
      aku aja kayak gitu kok, kadang udah tau itu salah tapi masih dilakuin. ya kalo orang ga konsist ga dituntun ya gabakal konsisten :”

  10. Dan kamu pinter banget nge-cut ceritanya ifa. Aku makin penasaran _-_ Semoga lanjutannya keluar secepatnya ya. Ini bagus banget, alurnya keren dan bikin ketagihan :3
    Ya Tuhan! Awal2 aku sudah disuguhi kata2 yang menyesakkan nafas. Aku jadi ngebayangin gimana seksinya Jongin >< trs aku ga menyangka bakalan secepat itu mereka melakukan dan dua kali. Hmm. Sama2 menikmati lagi, tanda2 kalau mereka mmg harusnya bersatu kan (?) Jadi Sebyul juga pasti kacau pikirannya. Antara menjaga harta berharga atau dapetin harta berharga. Poor Sebyul. Semoga Jongin bener2 serius buat bantuin Sebyul. Jongin, ga selamanya bad boy bakalan selalu jadi bad boy oke '-'
    Apa yang diminta Sebyul? Aku penasaran sumpah -_- semoga dia ga minta Jongin ngejauhin dia ya '-'

    1. udah dilanjut ya! 😀
      Sebyul itu… mau dikatain gila ya enggak, mau dikatain cuek juga engga, dia itu yg kacau pikirannya tapi masih dalam batas waras, kacaunya itu sampe yg diajak nge sex sama stranger aja dia mau. tp seneng sih aku denger opini2 orang tentang sebyul. aku penasaran aja sebyul itu dimata orang lain gimana sih hehe sorry malah ngelantur.
      dan btw jongin semakin mengerikan so…. tuunggin terus ya next chapternya 😀

  11. ah. sebyul pasti merasa kotor(?)
    aku ngerti. dia ngerasa bersalah sama junhoong karna ga bisa jadi kaka yang baik. dia mencari uang dengan cara yang haram(?) dia mulai nyesel kenapa dia bisa sebodoh it ngasih kehormatannya ke jongin -org yang ga dia kenal- dan dia pengen ngelupain masalah ini dengan cara minta jongin ga usah ketemu dia lg.
    tp jonginnya ga bisa ._. mungkin karna sebyul wanita pertama yg nangis setelah ngono ngono sama dia ._.

  12. IAM GOING CRAZY OH DAMN!!!
    SHIT IFAA aku ikut berfantasi oh damn! -_-
    jongin jongin what the hell you are -_-
    errr…
    di sini mungkin jongin blm jatuh cinta tp please having sex wif seobyul ah God -_-
    JONGIN TERPESONA DAN KAGUM. YA KAN IFA?
    CAPSLOCK? SALAHIN JONGIN KNP DIA BEGITU MEMIKAT

  13. Kai tulus mau bantu sebyul dan aku bisa ngerasain jd sebyul kaya gmn karna pengalaman (ps: bkn pengalaman nc nya yak)
    lanjutan jgn lama2 ya thor, ff yg lain jg tuh makin ditunggu plis cpt publis hehe
    karyamu yg slalu jd keyword google ku nih haha

  14. Kai itu cuma kasian aja ya thor sama sebyul?
    Sebyul kasian ya nasip nya :/
    Permintaan sebyul ke kai apa ya?
    Aish jinjja aki jdi bingung nebak“-_-
    Nice ff thor^^
    Next chap ditunggu lah thor pokoknya xD ^^

  15. Aigoo Eonni… itu tbc nya gak tepat dech masih penasaran ama kelanjutannya…

    sebyul ababil banget ya disini, sebentar-sebentar dewasa, sebentar-bentar depresi ngerasa nyesel dengan apa yang udah di lakuin, mungkin aja dengan adanya jongin bakalan ngerubah dia dikit-dikit…

    lanjut kan eonniii….

  16. Sebyul orangnya gak berpendirian ya. Bego donk kalau dy minta jongin nglupain kejadian mlm itu. Dy kn yg dirugikan, klu bibitnya tumbuh apa dy gak akan tambah depresi nyembunyiinya didpn adiknya. Jongin care and mw tgg jwb bgt, kira2 apa yg diminta sebyul ya. Ditunggu kelanjutanya thor.

  17. behave Jongin… ntah kenapa aku tetep ga setuju cowok nampar cewe
    but i like this story 🙂
    rasanya emang kurang sreg kalo angst ga ada NC, tapi rasanya aneh aja bacanya pake bhs indo, biasanya baca di asianff (hoho ketauan bacaannya…)
    btw nikahnya kapan??
    keep writing fa ^^

  18. Seriusan deh thor, aku penasaran bngt ama jalan pikirannya si sebyul ._. Trus ngakaks banget dah pas baca adegan Kai ‘menganga bodoh’, kagak bisa bayangin orang se-cool Kai melongo XD lanjutkan thor :))

  19. Gosh….pagi” iseng baca dlm perjalanan kuliah suskes bkin aku melonggo bodoh seperti yg dilakukan Kai.
    Aku nggak nyangka Sebyul benar-benar bisa menyerahkan diri dgn Kai but paginya dia menyuruh Kai melupakan one stand night. Kurasa dia masih punya sisi yg sangal labil tapi beruntungnya karena dia rapuh, Kai melihatnya dgn sisi yg berbeda.
    Walau kaget terutama Kai menampar Sebyul tp kurasa itu bisa menyadarkan bahwa ia tdk pernah melihat Sebyul sebagai wanita jalang.

    Penggambaran karakter kamu seperti biasa, selalu kuat dan meninggalkan dibenak reader. Belum lagi alur yg menarik bkin org” harus menebak apa yg terjadi. Sayangnya aku sempat menemukan ada bbrp typo, well…perlu diperbaiki untuk lbh keren lg.
    See you again for next chapter, I’ll wait ur story…

  20. Oh jd bgtu toh.. Abis baca note nya author aku baru ngerti knp sebyul random kayak bgtu. Td aku sempet mikir sebyul pnya 2 kepribadian loh wkwk..
    Aah gemes sama jongin;’ Semangat buat next chapternya thor;)

  21. kai…….ternyata dia masih punya hati nurani (?) oke lanjut thor tbcnya ngapa dibagian situ penasaran mueheheh ;—-;

  22. *ambil nafas dulu
    Widih.. ff enseh….
    Tpi gk enseh2 bgt! Cocok lah…
    Masih sedikit bingung sma jalan pikiran sebyul. Dia kyk gk konsisten banget..
    Terus q juga gk tau sma jalan pikiran kai. Tapi gpp! Ttp bagus kok! 🙂

  23. sesek napas bacanya. menguras oksigen/?
    kai ternyata baik jugaaa. ga bisa bayangin kai sumpah
    kayaknya aku punya feeling kalo kai bakal nikahin sebyul mungkin?–
    oke ditunggu chapt selanjutnya ya ifa^

  24. o my god #alabona…. gila si kai… 2 kali lho???? WOW…. #D.O
    itu s sebyul… y ampun plin plan bnget msa.. -_-” ngrelain virginity’a buat kai..
    kek’a kai emg udh ad rsa sma sebyul kan eon??? bkti’a pas sebyul nyium dluan… drah’a desir2 kan eon??? hmmm jd pnasaran apa yg dmnta sebyul pas ending td???? ap mngkin seks lagi??? XD #ydongkmat
    mkin seru n bkin pnsran eonni.. ^^
    okai…. next part’a d tnggu y eon.. ^^

  25. Argh, gila!!! Sumpah serampah deh! OMG ini bener2 pengalaman pertama buat sebyul..! Wih punya pemikiran kaco kayak sebyul ya berbahaya juga sih! Jarang2 ada cowok yg ngerti kayk characternya kai #dalamkehidupannyata.
    Btw di tunggu part selanjutnya yaaa

  26. ohh my.. bayangin kai shirtless dengan suara serakk. *melting* 😀 😀
    si sebyul orangnya plinplan deh.. :3
    ditunggu next chapnya eon.. ^^

  27. wow banget dah ah .. ckckck ..
    penasaran sama karakter jongin yang sebenarnya di ff ini .. next chap amat sangat ditunggu ..

  28. yahh driku bacanya telat… kebanyakan tugas kuliah nihh…
    hahh…
    mood sebyul naik turun mulu… bingung dehh ma dy…
    ehh sebyul mw mnta aph tuhh??
    ahh lanjuuut!!!!!!!!

  29. aah kim jongin >.< aku baru sempet baca ff skrg
    dan hari ini masih bengong aja, dikira aku sebyul gabkalan ngasih begitu aja ke kim jongin.. tapi disini jongin nya hot banget..
    i'm speechless 😀 mau membaca chapter selanjutnya ah.. thanks ya kak 😀

  30. done !
    pikiran sebyul nya random bgt,acak. awalnya aku ga ngerti dia mikir apa.antara dia menikmati semua itu atau dia yg ngerasa jijik ke diri nya sendiri.well,tapi setelah baca sampe akhir aku akhirnya ngerti perasaan sebyul kaya gimana :” *pukpuk buat sebyul*
    ah kaaaaaiii.nappeun mu ituloh..cocok *eeh* hahaa.lanjut thooooor~~

  31. kak, keren kerennnnn!!!! (O_O)b
    kalo sebyul gampang depresi gitu, gimana buat kedepannya ya? makin penasaraaan >.<
    da kau, joingin. dirimu memang T.O.P.B.G.T lah hehehe kata-katanya itu loh yang bikin geregetan bgttttt

  32. sebelumnya makasih udah ngasih passwordnya^^
    sebetulnya NC nya disini ga terlalu “kedewasaan” banget, tapi liat Jongin nya itu loh!
    yaaaa!!! dia hot banget hihi
    oh ya, mungkin karna baru denger aku ga ngerti sama kalimat “Seperti mau vertigo”
    tapi keren ceritanya^^~

  33. Sebyul nya plin plan nih, smoga sebyul bisa tegas nantinya.. Genre nya married life, apa mereka bakalan nikah nantinya? Moga happy ending..

  34. Sebyul nya plin plan nih, smoga sebyul bisa tegas nantinya.. Genre nya married life, apa mereka bakalan nikah nantinya? Moga happy ending..
    Oya, makasih pw nya..

  35. aduhh,,sebyul nya masih labil nih,,,
    jgn kapok bikin nc dong author hehe *readers yg sesat*
    author di genre nya ada married life ,ap jongin sama sebyul nantinya bakal nikah ??
    oh iya permintaan sebyul apa ya ?? jgn2 minta dinikahin lagi ??
    Selalu semangat ya Author !! 😀

  36. ow yaw kai diranjang uhhh melting/ga
    baca nya sampe sesek napas &teriak2 sendiri(?)
    makin kesini makin keren ya thor~ ok mau lanjut di chap selanjutnya~:)

  37. /ambil nafas/haahh…gila dua duanya gila
    Jadi pikiran sebyul itu agak labil gitu?kadang iya kadang enggak
    Nikahin aja deh tu anak dua thor
    Fighting lanjutinnya

  38. Aaaahhhhhhh….jongin super duper bad boy….
    Oh dear…itu sakit bgt pasti…
    Jadi makin penasaran sama chapter berikutnya…hehehe

  39. seneng banget bisa baca part 3 udah nungguin dari tadi siang akhirnya dpt juga PWnya,, nggak salah thor klau ada PW nya
    tpi aku suka sama sifat nya jongin yang begitu.

    lnjut yaa thor buat chapter 6 nya jngan lma” nge post nya..

  40. Hello thor! ^^
    Ini ff masalahnya very complicated, tapi inilah serunya. Duh, i really like this fanfiction! ^^
    Itu genrenya diatas ada marriage life nya. Nanti jongin sama zebyul nya nikah kan? Jangan dibikin mereka nggak nikah please banget 😦
    Okay,thats enough. And thanks for the password. Keep writting! Ditunggu banget lanjutan kisah jongin dan sebyul ^^
    Fighting!

  41. No comment just leave dot here ( . )
    Ahaha engga ding, emm aku shock *wuhuu shock metal* pengetahuanmuuu… Emm *ngangguk angguk*
    Oh aku tau tuh dpresi kayak gt antara labil sama stress ya ampuuun sebyul jan stress stress napa

  42. wowww 😮
    sumpah waktu sebyul menyesali perbuatannya dan menganggap dirinya pelacur entah kenapa gue juga ikut sedih
    mungkin kebawa cerita kali ya xD
    dan karakter sebyul sama jongin juga disini saling mengikat/?
    sebyul yang berusaha nyari uang buat bertahan hidup dan akhirnya memutuskan buat seks sama jongin
    dan si kai yang badboy/? tapi dia juga sosok yang menepati janjinya/?
    mungkin karna dia liat sebyul punya sifat lain dari semua wanita yang pernah dia kencani kali ya

    oiya makasi juga buat author yang udah ngasi pwnya ^^
    ceritanya bener bener keren
    keep writing ^^

  43. aaakk cepet aja, baru ngobrol dihalte udah berakhir dikamar Jongin. Jongin`ah, noona jg mau dong! *dilelepin di gentong kimchi*
    ceritanya makin bagus, kayaknya sebyul agak nyesel ya, tapi menikmati Jongin banget 😀

  44. Omaigot!! Hehehe, aku mau comment apa ya apa ya, duh, kurang ajar sekali jongin, kamu kok super seksi banget, dan sebyul, beneran aku setuju sm jongin, you’re suite with that black pants skirt, hahahah #dirtyimagine. Tapi bener ya, kalau menurutku, karakter seperti sebyul, beneran wajar dengan kelabilan cara berpikirnya, berjuang seorang diri, memiliki impian yg sulit terwujud, kerja banting tulang sehari penuh. Haduh, complicated deh, kalau ecca bilang. :p. And, ecca kamu tahu gak, menurut cara pandang aku, #asik, dr gaya bahasa yg kamu gunakan di part ini, u/bagian nc nya, lebih berbahay loh, dibanding bahasa penulisan smuth yg frontal tp gak greget dan liar gitu. Aku sebagi pembaca dewasa, suka gaya penulisan kamu disini, especially for smuthnya ya. Gak vulgar tapi, ehmmm, menggoda gitu. Haduh apa she, ya sudah, abaikan saja comment ku ini. 😉

  45. Wah, kenapa kapok bikin NC thor? Oh, kayanya aku tahu nih alesannya. Ahahaha….
    By the way, aku suka banget nih pas bagian jongin ngomong :
    “Because you’re super hot with those black panties. Black suits you very well.”
    “You’re hot. Trust me.”
    Aaarrgghh……!!!!! *acak acak rambut*.
    rasanya pengen nabok mukanya jongin -___________-

    Ah, dan satu lagi. pas bagian Jongin tanpa ba-bi-bu lagi langsung nampar balik sebyul. memberikan kesan tersendiri di bagian ini. tapi sepertinya jongin memang tertarik dengan sebyul bukan cuma dari bentuk tubuhnya aja, tapi karena ada hal lain yang membuat gadis itu berbeda dari gadis-gadis lain yang pernah menjadi partner “1 Night Stand” seorang Kim Jongin.

    Oke, mau baca chapter 4 & 5-nya yaa. /pundung/

  46. oke fix aku suka adegan tampar2an itu (?)
    keren banget thoorr sungguh terhuraa,,,
    aku jadi inget seorang teman ku yang kayak gitu 😦
    semangat thor 🙂

  47. Aku… Gabisa ngomong apa2:| kyk biasa, aku suka bgt sama bahasanyaaaaa:3 dan entah knp suka sama karakter kai yg brengsek begini wkwk cocok aja. Ini Junhongnya Junhong zelo? Aaaa pacar:3333 Junhong yg baik sama nunanya ya, jgn bandel
    Buat sebyul, aku… Kurang gitu ngerti. Yah… Semoga setelah baca yg lain ngerti~ lanjut baca ya ifa~~~

  48. *speechless*
    kok eonnie kuat ngetik gini?aku yg baca hampir gemeteran;_;
    emang sih mukanya jongin cocok bgt buat gituan buahaha
    semoga abis ini aku tidur gk ngimpiin jongin yg lagi *eghm sensored*
    ya ya ya keep writing eonni^^

  49. Lohaaaaaa eon.. 😀 Ohya makasih buat pw-nya .. Uwaaaaaa ada enceh nya to ? Semakin seru ceritanya, semakin rumit juga.. Lanjut thor.. Keep writing .. 🙂

  50. deg-degan gmana gt baca part ini, haha
    mereka bertolak belakang bgt ya?? jong in yg brengsek, dan sebyul yg tipe2 ‘polos-miskin-menderita’ 😛
    bikin mereka saling jatuh cinta ya 😉

  51. bagian NC nya kurang hot/? /canda/ xD
    gw ngebayangin gimana muka jongin pas bilang kata2 itu
    arghhhh /melting/
    kaget pas jongin nampar sebyul, tapi bagian itu seru. keliatan kalo jongin udah ada rasa care sama sebyul
    keep writing thor~

  52. tapii kerenn thorr….dbalik crta yg nc…alurnya kren kokk…bsa bkin kta ga trlalu ngeh sama ncnya…pokoknya crtanya two thumbs up:-DB-)

  53. oh jadi gitu, #manggut2
    se-complicated itu kah?
    ceritanya ga terlalu NC sih, tp gpp kok yg penting kan inti ceritanya. bukan NC nya

  54. Baru sempet baca hehe
    btw aku suka karakter sebyul disini. Pembawaan nya dewasa but exactly buat ambil keputusan yg mana salah/bener gak bisa wkwk 😀

  55. sebyul karakternya kuat ya… straight bgt, walaupun sedikit “acak” emang.. 😛
    entah kenapa nc dengan tokoh kai selalu bikin aq nge”fly” (?)..

  56. Woaaaahhhh….
    Nc yang pas banget, ga terlalu’ porn’ banget. Pas pas
    Ga tau kenapa pas adegan jongin nutup mulut sebyul dan bilang ‘behave’. Kerasa… ah susah nejelasinnya. Yang jelas jjang!!

  57. Astaga >< jong in .. aku suka karekter cast nya yang random gitu …
    aku suka cerita nya enga terlalu mengarah ke nc ..
    Tapi itu namanya masih one night stand ya? Mereka kan 2 kali ? Wkwk

    Thanks pw nya ^^ pokok nya ff nya keren deh …

  58. Makin serruuuu…
    Aku juga rada bingung ama sifatnya seblyu.
    Bentar gini bentar gitu…
    Tapi menurut aku si sebyul ga munafik. Toh dy ngaku kan dy menikmatinya?
    Tskkkk… itu si kaitem kenapa pake balas tampar sbeyul sih ? ><
    Kan kesian ampe bedarah gitu…
    Jahat amat lo bangkai….
    Kasian kan si sebyul… elu ga tau sih penderitaan sebyul kaya gimana

    Menurut aku sih disini si bangkai udh mulai suka sama si sebyul… walau sekedar respect mungkin.. kayanya sebyul juga
    Dy ngerasain kehangatan kan sama si bangkai?

    Pokoknya part ini makin seru…

    Soal NC, menurut aku sih NC nya ga keterlaluan.
    Jadi mungkin kalo ga di rated dan ga di password juga gapapa.

    Aku suka sih kalo fd NC kaya gini, ga terlalu vulgar
    Kata2nya juga aku suka. Ga terlalu vulgar

    Pokoknya aku suka deh ff,

    Serrruuuu…
    Sedihnya dapet, nyeseknya dapat, romancenya dapet dan NCnya juga…

    Izin baca part selanjutnya ya

    Gomawo

  59. woaaaah x_x wlwpun kta2nya ngg se extreme ff nc lainnya ,tp keren bs buat feelnya kuat . Ngrsa simpati bgt sma hdupnya sebyul,hdupnya tuh brsa kya nelen batu gt yah periih bgt . Haaaah mudah2an hdup sulitnya ngg berlnjut lama yah sebyul *pukupuk

  60. Odibiribiribi~
    Ohallala kai kau merebut keperawanan anak org* terlalubfrontal ya? Maaf hahhaha
    Eh ngomong2 itu di genrenya marriage life apa nanti kai bakal nikah? Sama sebyul kah ? ‘-‘

  61. Thx buat passnya 🙂

    Kalo buat keluarga mah mang g kan mikir 2 kali y?! Apalagi kalo sama kai…

    Oppss!!!! ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

  62. sebyul labil nih -_-
    oh ya thanks ya pw nya. And keep writing ! I’ll be waiting for thd next chapter 😉

  63. hahahaha kai frontal banget ya thor -___-
    dia ngerebut keperawanan nya sebyul..
    dan sifat sebyul itu gimana sih ? agak labil begonoh :3

  64. Yey akhirnya selesai juga chap3 padahal dari tadi pwnya gak bisa masuk huhu. Nc kurang hehehe #nggak deng.ifaa ditunggu chapter6nya. keep writing hehe

  65. HAHAHAHHA /ketawa dulu/ /plak/
    Yahhh… Gamau muna sih emg banyak skr realitas yg kaya gitu. Bahkan yaaa um.. Ada jg yg bgelakuin seks tanpa b
    Duit.. Just for havefun,
    Tapi setiap org pasti punya alesan sendiri sama bakalan sadar sendiri wkwkkwkw /sok tau/
    Yaudahlahyaa kenapa jadi melenceng kesana??!!/abaikan/
    Um.. Bagus min. Aku mau lanjut baca chap selanjutnya yaaa hihi

  66. oh my God 😮 *speechless
    btw aku suka cerita ini karena gak lebay, dan jongin yang brengsek tapi lovely, brengsek tapi punya hati, brengsek tapi bikin naksir :3 aku juga suka tokoh sebyul-nya, walaupun hidupnya sengsara ky gitu dia nggak jadi tokoh yang ‘drama queen’ yang hobinya nagis-nangis meratapi hidup 😀
    anyway buat adegan dewasanya, menurutku itu sudah cukup bikin panas-dingin :3
    for the author, tetep semangat buat nulis 😀

  67. ini…. adduh! aku bacanya ga sesuai tempat lagi >,O<

    truss keren lah suka ma karakter ceweknya jugaaa :"3 itu… aku tau ituu karakter yg kek gitu si sebyul kenak apa hhhaha intinya depresi gitu lah yaaa pokoknyaa :"v truss… intinya tiap mao nglakuin sesuatu tu dia kek di-iya-in aja gituu tanpa mikir kedepannya kek gimana… trus pada akhirnya dia nyesel belakangan u___u kek gitu lah mungkin

    hhhahah… tapi suka aja gitu ma ni ceritaaa :3 ni ff udah lama kan yakk,,, tapi aku baru tauuu XDDD lanjutkan :3

  68. aduh kepotong…. aku kirim lagi yakk

    ini…. adduh! aku bacanya ga sesuai tempat lagi >,O<

    truss keren lah suka ma karakter ceweknya jugaaa :"3 itu… aku tau ituu karakter yg kek gitu si sebyul kenak apa hhhaha intinya depresi gitu lah yaaa pokoknyaa :"v truss… intinya tiap mao nglakuin sesuatu tu dia kek di-iya-in aja gituu tanpa mikir kedepannya kek gimana… trus pada akhirnya dia nyesel belakangan u___u kek gitu lah mungkin

    hhhahah… tapi suka aja gitu ma ni ceritaaa :3 ni ff udah lama kan yakk,,, tapi aku baru tauuu XDDD lanjutkan :3

  69. Yahh..masi agak labil si sebyul rupanyaa..wkwk..ditunggu chapter 7nyaa yaaaa..wkwk makasii passwordnyaa jugaa..

  70. aku kira perjanjiannya nikah, soalnya genrenya di atas married life
    aku kok jadi ikut bingung sama sebyul ya?
    dia itu sedih, tapi juga menikmati? benar-benar membingungkan -_-
    tapi sepertinya kekerasan kepala jongin bisa diluluhkan lewat sebyul

  71. i lost my words. sooooo keren! anjas itu ncnya….walaupun gak ampe abis tapi cukup bikin dagdigdug sendiri huhuhu
    overall, keren banget! feelnya dapet banget xixi keren deh pengen baca part selanjutnya dulu~

  72. Haduuh miin untung baca ini abis buka puasa ckckck.. kalo ga pasti udh batal huhu
    Next miiinn

  73. woah disini aku jadi bener2 tahu sifatnya sebyul haha jadi mungkin bakal bentrok bangt yg satu tanpa ragu buat kekacauan yang satu lagi innocent tapi plin plan

  74. aduh tutup mata ajadeh gakuat bacanya’—‘ tp keren gatau mau nulis apalagi’,,,,’

  75. aiguuu dunia ini memang keras ya. sampe semuanya harus dilakuin. semoga akhirnya jongin bisa sama sebyul ya. heunggg kasian sebyul. aku suka kata2nya jongin. author keren bikin kata2nya. yehet~ hahahahaha
    keep writing ya thor! aku baca desirable diblog author aja ya, sekalian komennya juga:D
    fighting! hehehet~

  76. So, they do “it” for two times already? Wow!
    Sebyul pasti ngerasa sedih bgt dan ngerasa hina bgt dia nyari uang dgn cara itu, poor her😟😟
    Well, Kai bener2 keliatan sexy disini-juga bad boy.
    Ada sedikit typo tp ga masalah sama sekali kok^^
    Kai punya caranya sendiri ya buat diemin si sebyul wkwk ya meski harus ada tampar2an
    Good job thor👍
    P.s. sorry kalo commentnya ga panjang atau kurang ngena wkwk

  77. oh my kai…knapa kalau ff kai yg ada nc nya slalu dapet feelnya..
    Ya ampun untung udah buka puasa jd rada kurang dosanya wkwk
    Duh ifa dirimu keren skali,buat yg baca jd ikut2an kebawa imaginenya..
    Ok lah kalau begitu teruskan karyamu dan makasih pwnya ^^

  78. jujur NCx ga sefrontal ff NC yg biasax..good lh..haha walawpn ga diceritain sedetail2x, mereka cuma ngelakuin sebatas gtu wkt ddapur..tp kan udh tw noh terus2x bakalan ngelakuin ap..hahaha great..johaaaa

    Berharapx sih happy end..kan hdp mereka udah rusak noh dibeberpa chap..byul juga ga seberuntg cwe2 lainx..jd biarlahh dia bahagia dgn cintax kai..eyyyyy asikkk haha

  79. Eonnie, menurut aku nc nya halus banget. Mskipun aku jarang banget baca nc tpi aku gk ngrasa jijik baca ff nc nya eonnie. Aku suka bahasa yg eonnie pake 🙂
    n sifatnya sebyul, itu mirip banget sama aku. Bahkan klo udah depresi aku bisa lukain diri aku sndiri. Parah kan? Grrr *abaikan
    tpi mungkin eonnie punya solusi buat depresi aku 😉

  80. Hebat hebat hebat
    Gila kai moga sebyul cewek terakhir buat kai “ituin” oh iya ni ff marriage life kan? Kok mereka belum nikah nikah ya?
    Miga cepat nikah deh biar ngk sengsara lagi hidup si sebyul hehe
    Semngat thor !!

  81. pikirannya Sebyul emang random banget deh, gimana bisa she’s enjoy it at first then she regret it. Aku pertama ngira dia punya kepribadian ganda dia sendiri yang bilang ke Kai untuk jangan nyesel karena itu kesepakatan mereka dan abis itu dia nangis lagi dan nyalahin Kai. Untung Kai itu dewasa, kalo enggak si Sebyul depresi terus tuh

  82. Udh baca sampe part 7 dan baru sempet baca part 3 nya huhuhu 😦 makin cinta fix sama kai – sebyul…. Semoga ending ffnya happy ya hehehe. Nice ff 😀

  83. So they really did it !!!!!! Kok pola pikir Jo mirip aku i feel u girl anndddd wow kim fucking jongin your a pro on that area … Jo such a poor girl i pity you but u stand up for your life n this time just think u had some fun in crazy way

  84. wow ini woow… hawtt wkwkwk
    eh eamng aneh sih sama sikao sebyul yang suja tapi nyesel jugakkk… albil nih cewek hahaha
    tapi jongin brengsek2 tapi juga masih punya nurani, apaaa cuman sama sebyul doang yah?? hahaha perasaan yang diminta cuman morning kiss tapi ngelantur kemana2 xD

  85. Kurang hot wkwkwk gadeengg
    Sebyul rumit bgt yahh ckck
    Kyknya cuma jongin doang yg bisa nenangin sebyul wkwkwk
    Huah niceu ff yaps;)

  86. Panas weeh panass~
    eum apa mungkin jong in benar” suka sma sebyul, tapi ko’ jong in kejam banget udah merenggu kevirginan sebyul 2x lagi di tambah tamparan yaampun kejam banget, tapi sesuai sih sama karakte jong in, makin penasan nih lanjut chapt4 aahh

  87. Utk sebyul kau jgn prnh menyesali keputusan yg kau buat sejak awal…dr awal kau kan yg menginginkan itu jdi jgn menyesal…
    Utk jongin jgn nampar cwe dunkzz, kasian sebyul tauu…

  88. Author thanks a lot mau diunlocked sumpah seneng banget demi:) aku harap ff desirable bisa sampe akhir:) *permintaan tulus*

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s