[4th] A sweet affair

 

credit poster goes to  bananajuice03.wordpress.com

A Sweet Affair: Chapter 4 (16+)

Casts: Lee Donghae, Cho Hara, Min Sunye, Super Junior’s member and others.

Backsound: one more night – Maroon 5.

Percayalah…tidak ada cinta segitiga dalam cerita ini.

***

Press Conference August 2012.

Hari spektakuler dimana seluruh fans Kpop akan mengetahui sebuah pengakuan—palsu—dari dua orang member boyband dan girlband yang bisa terbilang memiliki eksistensi yang besar. Mungkin hari ini adalah hari paling sial untuk semua ELFishy mengingat ketidaksiapan mereka dengan pengumuman pernikahan dari salah satu member Super Junior yang dikenal sebagai Prince of Romantic.

Mungkin ada beberapa fans yang sudah mengetahui hal ini, namun demi privasi mereka sengaja tidak menyebarluaskan dan membiarkan Konferensi Pers yang menjelaskan segalanya.

Beberapa wartawan dan juga jurnalis sudah menyiapkan kursi dan tentu saja pertanyaan mereka yang rasanya sudah meluap-luap penuh akan rasa penasaran, kenapa tiba-tiba Donghae Super Junior dikabarkan menikah secara mendadak? Dan kenapa bisa beredar rumor bahwa Sunye Wonder Girls menikah dengan salah satu main dancer Super Junior.

Dan sialnya, Hara mendapatkan pekerjaan barunya sebagai Jurnalis dari salah satu perusahaan media cetak terbesar di korea padahal sudah cukup lama ia menjabat sebagai editor utama. Tentu saja dilingkungan pekerjaannya tidak ada seorang pun yang mengetahui status nya yang sebenarnya.

Agak memberatkan, mengingat Pemimpin Redaksi media cetak tersebut memberi Hara tanggung jawab untuk meliput semua berita tentang pernikahan Donghae, dan juga ia bertugas mempublikasikannya lewat tulisan serta situs website.

Kalau saja Hara jahat, ia pasti akan mengungkap kenyataan pada seluruh dunia bahwa pernikahan Donghae hanyalah keterpaksaan belaka—ia bisa melakukan apa saja lewat tulisannya—tapi sesuai dengan janji Donghae sewaktu itu, Hara tidak akan berbuat macam-macam. Kecuali kalau Donghae menghianatinya, mungkin.

Sudah tersedia sebuah meja panjang dan kursi yang berjejeran diletakkan diatas panggung besar, dengan banner bergambar logo dari agensi SM dan JYP yang menempel didinding tepat dibelakang kursi. Papan nama dari besi juga sudah diletakkan masing-masing satu kursi, satu papan nama dan ditempatkan diatas meja agak menjorok kedepan. Dibelakangnya terdapat microfon kecil yang merupakan satu unsur penting untuk konferensi pers.

Para wartawan sudah bersiap dibawah panggung, mengalungi kameranya masing-masing. Namun kedua tokoh utama yang ditunggu-tunggu belum juga menampakkan diri, bahkan pihak agensi juga masih belum muncul. Hanya beberapa staff yang sedang mengecek sound dan peralatan lainnya.

***

A day before Press Conference..

Di Senin malam, Donghae mendapat panggilan mendadak dari agensi-Well, akhir-akhir ini dia sering mendapat panggilan mendadak—dan Donghae memiliki firasat akan mendengar hal buruk kali ini. entah, tapi jelas ia harus menurut padahal Donghae seharusnya istirahat untuk persiapan konferensi pers esoknya.

Sekitar lima menit yang lalu Donghae sampai di gedung dengan warna biru menjulang tinggi ini, yang tepatnya berada di Cheondam-dong. Setelah berbincang-bincang sebentar dengan Prince manager tentang schedule yang terpaksa Donghae tidak ikut andil didalamnya dan lebih memilih untuk menuruti panggilan dari Kim Young Min.

Donghae mengetuk pintu tiga kali kemudian terdengar perintah untuk masuk dari dalam.

“sajangnim…” Donghae membungkukkan badannya kemudian menutup pintu dan berjalan menuju kursi lalu segera duduk tepat dihadapan CEO SM, Kim Young Min.

Kim Young Min bukanlah tipikal pria yang mau berbasa-basi, ia akan membicarakan keperluan yang memang sedang ingin ia bahas dan tentu saja bukanlah sebuah omong kosong belaka. Dan ia juga menjadi sedikit….unhumatarian?  bahasa kasarnya seperti itu. ia hanya terlalu memikirkan tentang bisnis dan apapun yang bisa menunjangnya agar lebih baik. Berbeda dengan CEO SM yang sebelumnya.

Mustahil kalau Donghae tidak memiliki kebencian terhadapnya, walaupun hanya sedikit pasti ada. Dan mungkin berlipat-lipat lebih besar sejak CEO SM tersebut membuat keputusan brengsek—bagi Donghae—berupa pernikahan antar agensi ini.

“apakah kau sudah membuat jawaban untuk konferensi pers besok?”

Langsung to-the-point. Pikir Donghae. Setidaknya bisa tidak sih beliau menanyakan hal kecil seperti kata “annyeong Donghae-ah”?

Donghae berdeham sebentar lalu membuka suara. “aku akan membiarkan semuanya berjalan secara alami.”

“kau yakin? Dari awal segalanya sudah dibuat skenario, bukan reality. Apa kau yakin?”

“aku bisa mengatur hal itu, sajangnim..”

Kim Young Min menyandarkan punggungnya ke kursi empuknya dan meletakkan kedua tangannya diatas meja.

“kalau begitu bagus. Donghae-ah, aku akan memintamu suatu hal…”

“ne?”

“saat konferensi pers besok, katakan kalau kau akan pergi honeymoon ke Jeju bersama dengan Sunye. Dan bukan sekedar pernyataan, tapi aku sudah merencanakan agar kau benar-benar pergi kesana dengan isterimu.”

“mworago?” seketika pikiran Donghae langsung blank. Lelucon apalagi kali ini? bagaimana bisa si tua bangka menyuruhku pergi bulan madu dengan wanita yang tidak aku cintai? Rutuk Donghae dalam hati, ia tidak tau sejak kapan memanggil CEO nya sendiri dengan sebutan seperti itu.

“mianhamnida sajangnim. Tapi aku tidak bisa. Aku rasa prosesnya juga tidak secepat itu, Sunye dan aku bukanlah dua orang yang sudah bertahun-tahun menjalin hubungan khusus, kami tiba-tiba dinikahkan. Dan tidakkah hal itu terlalu terburu-buru?”

Sebenarnya jawaban asli yang inging Donghae utarakan adalah…

“Yah! Apakah kau CEO yang tidak memiliki hati? Bagaimana bisa kau mengatur hidupku seolah aku anakmu dan bahkan seorang ayahpun sepertinya tidak akan sekejam itu pada anaknya. Aku memiliki kekasih! Dia tidak berhak mendapat rasa sakit bertubi-tubi dariku lagi! aku hanya tidak habis pikir, mungkin kau terlalu banyak menonton drama roman tentang perjodohan yang tidak dikehendaki oleh pihak itu sendiri dan berusaha menyatukan bagaimanapun caranya.”

Tapi donghae tidak sebodoh itu untuk mengeluarkan semua kekesalannya begitu cepat kecuali kalau Donghae benar-benar sudah gila.

“hanya untuk memperkuat fakta palsu saja, Donghae-ah. Dan lagipula…aku ingin kau dan Sunye saling jatuh cinta dan bukan hanya sebuah akting didepan publik saja.”

Oh, si Tua bangka ini memang penggemar fanatic drama romantis sepertinya….

Lagi-lagi Donghae merutuk dalam hati, tangannya mengepal kuat menahan emosinya yang memanas.

“bagaimana kalau aku menolak, sajangnim? Karena selama ini aku memiliki kekasih dan aku rasa sajangnim sudah mengetahui hal ini dari Eteuk hyung.”

“Arasseo. Aku membicarakan tentang karirmu, Lee Donghae. Bukan soal kekasihmu…ataupun keinginanmu.”

Brak.

Reflek Donghae memukul meja dengan keras, dan hal tersebut sungguh diluar kontrolnya. “Sajangnim, cukup dengan segala sandiwara ini. aku sudah menuruti keinginanmu dan membuat suatu keputusan besar dihidupku dan bagiku, pernikahan bukanlah suatu hal yang  bisa dijadikan sandiwara. Terlebih aku memiliki kekasih dan aku juga berhubungan dengannya tidak diwaktu yang singkat.”

Nada bicara Donghae terdengar lebih tegas. Kali ini…ia ingin…kali ini saja menentang. Ya, menentang. Setelah rasanya seperti sepanjang waktunya ia terus menjadi robot tidak berdaya yang hanya mengandalkan Leeteuk sebagai tameng atas semua keinginannya.

“Donghae-ah, kau putuskan saja kekasihmu. Agar kau tidak menitik beratkan dia sebagai bentuk penolakanmu.”

Dalam hati Donghae bersyukur karena Kim Young Min tidak mengetahui siapa kekasih Donghae dan ternyata mereka tinggal didalam rumah yang sama. Karena memang Kim Young Min tidak mau tau.

“tidak akan pernah.” Jawab Donghae dengan penekanan disetiap katanya.

***

20 minutes before Press conference…..

Setelah menyelesaikan make-up nya, Donghae keluar dari ruang rias sedangkan Sunye masih berada diruang rias yang lain. Wanita memang lebih kompleks dibandingkan pria, sekalipun untuk urusan make-up. Setelah menutup pintu dengan perlahan Donghae langsung mengedarkan pandangannya mencari-cari seseorang.

Dan yang dicarinya pun tiba-tiba muncul dari balik belokan hallway dengan membawa kertas-kertas yang sibuk ia bolak-balik , perhatiannya teralihkan, mungkin jika ada batu ditengah gadis itu akan tersandung karena ia tidak fokus dengan lantai dibawahnya.

Donghae tersenyum lebar,  ia berjalan—hampir berlari—menghampir gadis itu dan sengaja berdiri dihadapan gadis itu dan dengan sukses tubuh gadis itu menabrak Donghae.

“yah! Cho Hara! berjalanlah dengan benar!”

Gadis itu, Hara. mendongakkan kepalanya kemudian melototkan matanya. Tanpa pikir panjang Hara menginjak kaki Donghae dengan keras. “Siapa yang menabrak siapa.”

Suara Hara terdengar seperti dengungan nyamuk ditelinga Donghae,ia hanya bisa menangkap kata-kata ‘nugu nugu’ dari mulut Hara. gadis itu jika kesal memang suka menggumam tidak jelas.  Toh Donghae hanya tersenyum-senyum saja seperti orang tidak waras.

“kau sedang apa?” Donghae berusaha mengintip tulisan yang tercetak diatas kertas yang Hara genggam tapi dengan sigap Hara menyembunyikan kertas tersebut dibalik badannya. “ini daftar pertanyaan dan prosedur lainnya ketika konferensi pers nanti.”

“kau benar-benar akan meliput konferensi pers ini? kau? Apakah tidak ada orang lain?”

“mollayo. Aku kan sekarang bukan seorang editor lagi, tapi jurnalis. Dan…Well, Minhyun-ssi menyuruhku meliput semua news tentangmu.”

“kau benar-benar gadis tersial didunia.”

“aku anggap itu pujian, Lee Donghae.”

Donghae hanya tertawa hambar lalu tiba-tiba mencubit pinggang Hara. “Aww!” reflek Hara memukul perut Donghae walaupun tidak berefek sakit apapun.

“aku Harap kau bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan wartawan sebijak mungkin. Dan kau tau? Aku duduk dideretan bangku kedua dari depan.”

“lalu kenapa jika kau duduk disitu? Hahahaha.”

“siapa tau kau mencariku.”

“kalau aku mencarimu aku hanya akan berteriak ‘CHO HARA DIMANA KAU?’ maka kau pasti akan berdiri dan melototiku dari bawah panggung. Nah, mudah sekali kan.”

“kau gila.”

“oh jinjja?” Donghae melirik sekitarnya lalu kembali melihat kearah Hara, ia sengaja berjalan kedepan sehingga menabrak Hara dan mau tidak mau gadis itu berjalan mundur. Donghae terus berjalan maju sampai tubuh Hara tidak bisa mundur lagi karena terhalang oleh dinding.

Tatapan Donghae teduh dan fokus menatap secara gamblang tepat dimata Hara. dan mereka berdua hanya terdiam dengan posisi seperti itu selama beberapa menit sampai akhirnya Hara menghela nafas dan mendorong tubuh Donghae tapi kemudian Donghae malah mendorongnya balik ke dinding lalu mencium rahang Hara, tangannya terulur memeluk pinggang Hara dan tubuh Donghae menghimpit Hara semakin merapat ke dinding.

Hara merasa suhu tubuhnya naik dan jantungnya berdegup lebih cepat. Ia hanya menggeliat kecil dan mengigit bibir bawahnya. Rasanya seperti ada aliran listrik didalam tubuhnya yang menyengatnya kuat-kuat dan membuat pikirannya blank.

Donghae sungguh gila. Pikirnya.

Tapi bodohnya, Hara juga ikut dibuat gila olehnya.

Dan ia baru ingat, nanti Hara akan duduk didepan saat konferensi pers berlangsung. Jangan sampai ada tanda-apapun-namanya-itu yang tercetak dirahangnya. Atau semua orang akan mengecapnya sebagai gadis tidak baik.

Baru saja Hara akan mendorong Donghae, tapi pria itu sudah melepaskan bibir tipisnya dari rahang Hara dan menarik tubuhnya sehingga menciptakan jarak antara tubuhnya dan tubuh Hara. donghae hanya menyeringai dan mengacak rambut Hara asal-asalan.

“aku rasa aku bukanlah gadis sial seperti yang kau katakan.”

Donghae mengernyit bingung.

“karena aku beruntung tidak ada yang memergoki kita disini, selesai sudah hidupku dan…hidupmu jika ada yang memergoki.”

“jadi…selama masih belum ada yang memergoki bisakah kita melakukannya sekali lagi?”

Hara memutar bola matanya dan menunjukkan jam tangannya. “konferensi pers hanya tinggal lima menit lagi.” ucapnya sambil mengacungkan jarinya kearah jam tangan.

“Okay.. sampai bertemu di sesi pertanyaan nanti!” Donghae mengusap pelan pundak Hara kemudian langsung berbalik begitu melihat seorang staff dengan headphone ditelinganya. Donghae menegakkan badannya dan berjalan dengan wajah sok cuek seolah tidak pernah mengenal Hara.

***

The Press Conference..

Suasana yang mulanya hening dan membosankan langsung terganti begitu saja ketika beberapa orang staff muncul dai balik panggung dengan ‘membawa’ seorang pria paruh baya yang memakai setelan jas Gucci nya muncul dari balik panggung dan tersenyum kearah wartawan yang sudah memunculkan flash dari kamera mereka masing-masing.

Pria tersebut membenarkan kacamata-nya lalu duduk di kursi bagian tengah, senyumnya belum juga luput dari wajahnya yang terlihat menua karena dimakan oleh waktu.

Tidak lama berlalu, muncul seorang pria lagi dari balik panggung. Kali ini semua wartawan berlomba –lomba mencari tempat yang pas untuk mengambil gambar pria tersebut.  Pria itu tersenyum manis, yang bisa membuat gadis manapun lumer melihatnya. Ia berjalan dengan suit hitamnya dan melambaikan tangannya  dan ketika pandangannya tidak sengaja terarah pada seorang gadis yang duduk dikursi kedua paling depan yang sibuk dengan pena-nya.

Pria tersebut duduk disebelah pria paruh baya tadi kemudian  membuka suara. “Annyeonghaseyo, Super Junior lee donghae imnida..”

“jangan gugup Donghae-ah..” bisik pria paruh baya itu, Lee Sooman.

Terasa janggal sepertinya yang hadir bukanlah Kim Youngmin, melainkan Lee Sooman. Tidak janggal juga sih berhubung mereka berdua memiliki jabatan yang  sama. Namun Donghae jauh akan merasa lebih nyaman kalau yang mendampinginya bukanlah Kim Young Min, jadi entah dengan cara apa dia bisa membuat Lee Sooman lah yang duduk disebelahnya saat ini.

Lalu perhatian wartawan teralihkan lagi oleh sosok Min Sunye dan Park Jinyoung dari balik panggung. Sunye terlihat begitu menarik dengan dress hitam-selututnya dengan tanpa motif sehingga tubuh rampingnya terpapar jelas. Sunye membungkuk kemudian tersenyum lebar sebelum akhirnya duduk disebelah Donghae.  Sedangkan Park Jinyoung sendiri duduk disebelah Lee Sooman, ia membungkukan badannya sebentar sambil tersenyum.

“Lets begin this scenario..” gumam Hara sambil mengutak-atik Nikon-nya kemudian melakukan hal yang sama dengan wartawan yang lain, ia mengambil gambar Donghae dan Sunye yang duduk bersebelahan. “….cocok.”

Setelah melalui basa-basi yang cukup panjang dari seorang MC—yang sejujurnya tidak begitu dibutuhkan itu—akhirnya Lee Sooman menarik mic berukuran kecil dihadapannya dan mendekatkannya ke bibirnya.

“Ne, yeoreobun, Saya selaku pihak dari SM entertainment akan menjelaskan tentang semua berita yang membuat kalian semua resah, dan apa yang kami katakan disini adalah pengakuan kami yang sesungguhnya. Tidak ada pihak yang terpaksa atau dipaksa, dan kami juga akan berusaha menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Kamsahamnida.”

Sebuah skenario telah dimulai. Dipublikasikan didepan semua fans yang berjanji akan mendukung sampai mati. Kau harus berkorban jika kau mau bertahan. Popularitas adalah satu kunci paling penting yang harus idol pertahankan. Kalau lengah maka akan terdorong kebelakang dan terkalahkan. Meskipun idol  juga manusia, tapi mereka sudah terlanjur menanggung resiko untuk berada dibawah pengaruh agensi. Dan itu bukanlah suatu tekanan, tapi tanggungan.

Siapa yang membawa donghae dari kota kecil pelosok Mokpo ke kota metropolitan Seoul? Agensi. Siapa yang membuat namanya dikenal oleh banyak orang? Agensi. Dan…siapa yang membantu Donghae mewujudkan cita-citanya sebagai penyanyi sesuai dengan permintaan ayahnya? Agensi.

Donghae bisa melawan kalau ia mau, ia bisa saja mengerahkan semua tenaganya. Jadi ia bukan bermaksud menjadi pria penakut, ia hanya bertanggung jawab.

Donghae menganggukkan kepalanya samar-samar, berusaha meyakinkan dirinya.

“pertama dan yang paling penting yang harus kami sampaikan lewat konferensi pers ini adalah, Bahwa Min Sunye telah resmi menikah dengan Lee Donghae. Itulah mengapa saya duduk disini sebagai pihak JYP entertainment dan Sooman-ssi sebagai pihak dari SM. kami berHarap semua rumour yang telah beredar bisa segera terhapus karena pihak SM dan JYP mengkonfirmasi pernikahan Lee Donghae dan Min Sunye.”

Semua orang yang menyaksikan konferensi pers tersebut secara langsung maupun tidak langsung tertegun.

***

“a-andwaeyo. DONGHAE OPPA ANDWAEYO!” salah seorang dari sekian ratus atau bahkan ribu fans Donghae mulai terisak didepan televisi. Ia tak kuasa menahan tangisnya melihat idolanya dikonfirmasikan menikah. Idola yang selalu ia Harapkan menikah dengannya, bukan dengan siapapun. “ANDWAE!!” gadis itu mulai memukul mukul bantal yang dipegangnya dengan kesal. Ibunya hanya menghela nafasnya melihat anak gadisnya yang  kini sudah menangis keras-keras.

“Park Jinyoung pasti berbohong!! Kita tidak pernah melihat Donghae oppa pergi bersama Min Sunye. Ah, jinjja!” seorang gadis lain dengan kesal mengumpat sambil menunjuk-nunjuk layar televisi. Sedangkan temannya yang berada disampingnya masih terdiam dengan tampang shock. “aku tidak akan pernah rela donghae oppa menikah dengannya! Siapa Min Sunye itu?! hanya gadis tidak tahu diri!”

“Sunye unnie menikah dengan lee Donghae?! Aish, apakah ini sebuah lelucon?! Aku bahkan sudah terdaftar di anti-fan cafe Super Junior dan bagaimana bisa Lee Donghae menikahi Sunye unnie! Sebagai Wonderful aku tidak rela!”

***

“Ne. Aku meminta maaf pada semua ELF dimanapun kalian berada, aku yakin pasti beberapa dari kalian merasa sedih dengan berita ini. namun kenyataannya, aku tetaplah pria yang membutuhkan seorang sosok isteri yang bisa mendampingiku sampai kami menua. Dan aku pernah berjanji untuk mengundah semua ELF jika aku menikah nanti namun kenyataannya pernikahanku malah bersifat tertutup dari publik. Aku Harap kalian semua bisa mengerti situasi ini dan sampai kapanpun aku tetaplah Lee Donghae Super Junior yang memberi tempat spesial untuk ELF didalam hatiku.” Jelas Donghae panjang lebar. Wartawan hanya mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai menulis diatas kertas mereka, ada beberapa dari mereka juga yang sibuk memotret.

Sunye menghirup nafasnya dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan. “Annyeonghaseyo, Ne…  aku rasa semuanya sudah dijelaskan oleh…suamiku dan juga Jinyoung sajangnim. Aku juga meminta maaf pada semua fans Wonder Girls yang mungkin kecewa karena berita mendadak ini. aku hanya tidak mau membuat kalian semua khawatir, dan untuk fans Donghae oppa aku Harap kalian bisa menerima kehadiranku disisi Donghae oppa walaupun aku tau hal itu pasti sulit untuk kalian.”

Setelah Sunye menjauhkan mic-nya, satu persatu wartawan mulai mengacungkan tangan mereka.

Mc menunjuk mereka satu persatu, membiarkan mereka menanyakan suatu hal.

“donghae-ssi, bagaimana kau dan Sunye-ssi bisa menikah? Kami tidak pernah mendengar kalian berdua berkencan.”

Donghae mendekatkan mic nya lalu mulai membuka suara. “tepatnya dua tahun yang lalu, saat itu aku memang sudah menyukainya sejak lama tapi aku takut fans tidak bisa menerima kehadirannya jadi aku membiarkan perasaanku dipendam. Lalu aku rasa, aku sudah tidak bisa menahan lagi jadi aku menyatakan perasaanku tepat saat ulang tahunnya. Dan setelah itu kami berdua berkencan.”

“dan bisakah Donghae-ssi menjelaskan bagaimana prosesnya? Karena saya yakin seluruh fans Super Junior penasaran dengan hal itu.”

“baiklah,  saat itu aku hanya mengucapkannya selamat ulang taun setelah itu  aku tidak tau harus membawa apa, jadi aku memutuskan untuk membeli sebuket bunga dan memberikannya padanya. Namun ia hanya tertawa karena ternyata ia alergi dengan bunga yang baunya menyengat, padahal aku membawa bunga yang seperti itu. tapi walaupun begitu ia tersenyum manis sekali dan terlihat berbeda, dia tidak pernah tersenyum padaku seperti itu sebelumnya jadi aku pikir dia menerimaku. Dan selama beberapa menit kami terdiam, dia membuka suara, dia mengatakan “joha.” Dan pada saat itu juga aku memeluknya.”

Tak.

Tiba-tiba saja Hara menjatuhkan pena-nya, padahal ia terlihat baik-baik saja ketika sedang sibuk menulis. Hara  mengerjapkan matanya dua kali kemudian mendongak untuk melihat Donghae. “itu ceritaku. Cerita kita.” Gumamnya pelan.

Entah kenapa tiba-tiba seluruh wartawan dan para staff bertepuk tangan, membuat wajah innocent Donghae terkejut.

Park Jinyoung mendekatkan mic nya. “itu sungguh cerita yang sangat manis.” Ucapnya, dibalas sahutan “ne.” Dari Lee Sooman.

Sunye memaksakan senyuman panjang di wajahnya, ia heran bagaimana bisa Donghae  berkata selancar itu?

“Donghae oppa, kau begitu menghayati. Kau bercerita seolah semuanya itu nyata.” Bisik Sunye pelan sekali. Donghae mendekatkan telinganya ke wajah Sunye, membuat posisi mereka berdua lebih dekat. “ne?”

“aku hanya heran… bagaimana kau bisa membuat sebuah cerita seperti itu dalam waktu singkat?”

“o-oh aku sudah mempersiapkannya dari kemarin.”

“dan kau juga bercerita seolah hal itu nyata.”

Donghae terdiam selama beberapa detik, bingung akan menjawab apa. “oh aku anggap itu sebuah pujian.” Jawab Donghae akhirnya. Sunye hanya terkekeh kemudian kembali duduk tegak seperti posisi sebelumnya.

Wartawan selanjutnya siap menanyakan pertanyaan yang berbeda, Hara memegang Nikonnya dan bersiap memotret sedangkan wartawan tersebut bersiap membua suara.

“apakah pernikahan ini hanyalah sebuah status sementara?  Karena banyak berita tentang perceraian sesama artis yang sudah menikah. Bagaimana pendapat kalian?”

Hara melirik wartawan tadi kemudian kembali fokus dengan kameranya. “sungguh pertanyaan yang sangat berani.” Gumamnya. Hara sangat mengantisipasi jawaban Donghae kali ini, ia berHarap Donghae tidak sekedar membuat pernyataan tentang kepalsuan belaka. Atau skenario lain yang hanya bisa membuat Hara menghela nafasnya berkali kali.

Baru saja Donghae akan meraih mic nya tetapi Sunye sudah lebih dulu melakukannya. “biar kali ini aku yang akan menjawab. Sesungguhnya aku tidak menyangka bahwa kami akan melangkah sejauh ini tapi pertanyaan tadi juga…sedikit berani. Donghae oppa bukanlah pria yang patut diremehkan, ia memiliki beratus-ratus gadis diluar sana yang mengincar posisiku dan aku tau dengan lancang aku merebutnya. Dan kenyataannya Donghae memilihku. Dia memilihku jadi aku tidak bisa untuk tidak mencintainya. Uhm…aku berHarap pernikahan ini bisa berlangsung selama mungkin dan bukan sekedar status sementara.”

Donghae memaksakan senyuman dan mengangguk.

Dalam hati, Hara berseru keras. dan terus berdoa agar apa yang Sunye katakan barusan….. hanyalah sebuah skenario.

Kemudian wartawan lain mengacungkan tangannya, “bisakah kalian buktikan dengan sesuatu hal?”

“maksudnya?”

“sebuah..ciuman mungkin?”

Donghae melebarkan matanya, begitu pula Sunye. Ini yang sedari tadi Donghae takutkan. Dan Donghae tau kalau ia tidak pantas melakukan hal ini didepan kekasihnya. Diam-diam Donghae melirik kearah Hara yang sialnya sedang mengalihkan pandangannya kearah lain.

“sepertinya Donghae tidak akan melakukannya didepan publik seperti sekarang ini, begitu pula dengan Sunye-ssi.” Ucap Lee Sooman. Ia kembali menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi lalu berbisik pada Donghae. “kau tidak perlu melakukannya. Gwenchana.”

Donghae mendekatkan mic-nya. “aku hanya tidak mau menyakiti ELF.”

“mungkin kami akan menunjukkan pada kalian lain waktu, di situasi yang tepat.”

“Donghae-ssi bisa menunjukkan sebuah pelukan, mungkin?” wartawan masih terus memojokkannya. Dan mau tidak mau harus ada yang dituruti. Donghae masih duduk  gelisah dikursinya, tetapi Sunye tiba-tiba mengulurkan tangannya dan menggenggam tangan Donghae dan gadis itu tiba-tiba berdiri.

Donghae meliriknya kaget.

Sepersekian menit kemudian Donghae ikut berdiri. Tentu akan menjadi hal yang memalukan jika Donghae terus duduk, ia terlihat meremehkan Sunye dan membuat wartawan menjadi curiga.

Donghae baru saja akan mencondongkan tubuhnya untuk memeluk Sunye saat tiba-tiba terdengar bunyi cukup keras ditengah suasana hening ini.

Plak.

Donghae melebarkan matanya kaget. “S-Sunye-ah..”

Sebuah telur sukses menghantam wajah Sunye, tepat mengenai pipi kiri Sunye membuat make up nya bercampur dengan cairan kental bening dan kuning yang berbau amis. Sunye berdiri dengan shock, perlahan tangannya  terangkat menyentuh pipinya kemudian ia merintih kecil.

Rasa sakit dipipinya tidak ada apa-apanya dibandingkan rasa sakit dan perasaan malu yang membuncah didalam tubuhnya. Ia malu. Sungguh malu sekali.

“omo…” suasana seketika langsung ramai, mereka tidak menyangka ada yang melempar Sunye dengan telur diacara sepenting ini. dimana acara konferensi pers ini ditayangkan secara live di seluruh stasiu tv korea dan luar negeri.

Security dan petugas lainnya langsung buru-buru berdiri dibagian depan panggung, menghalangi wartawan yang berusaha memotret Sunye. Sedangkan beberapa bodyguard yang memang sudah disediakan secara khusus langsung bergerak cepat membawa Sunye  ke belakang panggung. Begitupun Donghae dan yang lainnya.

Dan tidak ada yang menyangkan acara penting ini akan mendapat insiden seburuk ini.

Hara masih diam menatap dengan tidak percaya, kemudian ia menengok kebelakang dan tepat disaat itulah ia melihat seorang gadis dengan penutup mulut memegang sebutir telur ditangannya, gadis itu berusaha menerobos kerumunan untuk pergi kabur.

Hara bangkit dari kursinya dan berlari kebelakang, menerobos wartawan lain yang berlomba –lomba berdesakkan untuk kedepan agar bisa memotret wajah Sunye.

Sebelum gadis itu sempat menyentuh daun pintu kaca, Hara menarik tangannya lalu menyeretnya keluar dari dalam gedung. Hara membawanya kearea yang tidak terlalu ramai.

“apa yang kau lakukan hah?!”

Gadis itu tersentak kaget kemudian menggeleng takut dengan suara Hara yang terdengar kasar.

“Ige mwoya!” bentak Hara sekali lagi sambil menampi tangan gadis itu keras sehingga telur yang dipegang terjatuh. Gadis itu menggeleng lagi, takut. Hara melepas penutup mulut gadis itu dan membuangnya sembarangan.

“kau pikir apa yang kau lakukan barusan itu baik hah? Kau barus aja mempermalukan Min Sunye didepan semua orang, seumur hidup dia tidak pernah dilempar telur ketika sedang dalam acara penting apalagi dalam konferensi pers!”

“Min Sunye tidak pantas menikah dengan Donghae oppa! Aku kesal sekali padanya! Aku fans Donghae oppa sejak Super Junior debut!”

“kau pikir Donghae bangga dengan fans sepertimu?! Dia pasti akan membencimu jika mengetahui hal ini.”

“aku mohon…” gadis itu tiba-tiba meraih tangan Hara dan mengelusnya. “jangan laporkan aku…jangan…”

Hara mengeluarkan handphonennya kemudian memotret wajah gadis tersebut. Ia menunjukkan hasil fotonya. “kau lihat ini? aku sudah memiliki bukti. Jadi jika kau ingin selamat, pulanglah kerumah dan renungkan kelakuanmu tadi. Dan jangan pernah mengulanginya lagi atau aku akan melaporkanmu. Arasseo?!”

Gadis itu mengangguk gugup. “a-ara…”

“cepatlah pulang sebelum ada yang memergokimu. Dan ingat! Jangan pernah lakukan hal seperti ini lagi pada siapapun!” tegas Hara sekali lagi, gadis tersebut membungkuk berkali-kali merasa berterimakasih. “Kamsahamnida, Cho Hara…” ucapnya sebelum berbalik dan berjalan dengan terburu-buru.

“jankamman!”

Gadis itu menghentikan langkahnya kemudian berbalik. “Ne?”

“kau mengetahui namaku?”

“tentu saja. Kau kan adik Kyuhyun oppa. Aku juga….sepertinya pernah melihatmu mengenakan pakaian yang sama dengan yang hari ini kau pakai hanya pada saat itu adalah acara ulang tahun Kyuhyun oppa. Kau membawa sebuah buket bunga dan….OMO!” gadis itu tiba-tiba tersentak sendiri. “kau…kau menghirup bunga tersebut dan langsung menutup hidungmu….”

TBC

Hi~~ #rolling ketemu lagi akhirnya sama ifa. Fuuh, kemana aja saya? Well i’ve writers block disease that reaching end stadium T.T jadi maaf ya kalo baru posting sekarang. Dan sepertinya i have many things to say.

First of all, minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin meskipun aku tau ini udah telat hahaha gapapa deh, soalnya aku yakin aku pasti punya banyak salah sama readers semua *ciumin satu-satu*

Second, ff ini bakal ber-RATING ya tapi gak nyampe NC kok karena  alim emang aku gabisa bikin nc dan gamau. Jadi ya nyrempet dikit lah, dipart depan nanti hehehe.

Third, buat yang nungguin telepathy…….udah proses kok sekitar 45 % dan buat ngelanjutin 55% nya syusaaah banget. Kenapa? Ya emang gada mood nulis jadi susah T.T yang jadi author pasti bisa ngerasain apa yang aku rasain #mellow dan buat BOOK VERSION tenang aja guys, bakal muncul kok tapi bakal nunggu 2832824 hari lagi 😛 bercanda ding, ya pokoknya tunggu aja wkwk

Fourth, buat siapapun yang follow acc @ifaaroo silahkan diunfollow yaaaa! Dan follow yg @aloyshee aja, itu twitterku kok dan khusus buat bacot kpop soalnya ya kalo yg @ifaaroo itu banyak temen sekolahku jadi gaenak kalo ngomong kpop terus. Bakal difollback kok, kalo nggak aku follback marahin aja aku #lho. Tolong sekaliii ya

Cukup. Dont forget to give comments~ its precious desserts for me *O* cups byeee~ 😀

Advertisements

58 thoughts on “[4th] A sweet affair”

  1. First kah??
    Akhirnya fa ada juga publish ff baru *tumpengan*
    Ya ampun nasib hara emg bener2 sial ya kayanya
    Knp dia mesti ngeliput prescon juga
    Tp ga sial2 bgt kan dpt ciuman meskipun dirahang
    Bekas gak tuh wkwkwk
    Yakin nih ga ada cinta segitiga?
    Kok kayanya sunye naksir sama donghae ya -_-
    Donghae nyeritain awal mrka jadian itu crta dia sama hara ya ckck
    Eh? Itu tbcnya nanggung bgt
    Jgn blg tu stalker sadar kl haera ada ‘something’
    Ciye part depan rated naik wkwk itu buat moment haera kan bkn sunhae -_-
    Ayo semangat selesaiin ff telepathynya fa (•̀_•́)ง
    Ntar onnie follow deh twitter barunya ahahaha

    1. hehehe setelah beribu taun ga publish ff ya eon #edisilebay
      gak kok gak berbekas ciumannya, yg berbekas besok2 aja #kode #jengjeng wkwkw
      yakin nih sunye naksir donghae? yakin doang apa yakin banget hahaha
      iyalah tenang aja unnie, ratenya buat haer :3
      makaciiihh aku tunggu follownya :>

      1. Ciye dpt bocoran(?)
        Tp kayanya sunye naksir deh tp ga yakin juga sih -_-
        Alhamdulillah ya, ratednya buat haera ahahaha

  2. Ifaaaa..
    Akhirnya datang juga..
    Setelah sekian lama menghilang dari peradaban..
    Tele-nya dilanjutin donk..
    Penasaran nie..
    Dah tingkat akut..
    Hehehehe..
    Fa, Sunye-nya g beneran naksir ma Hae kan ya???
    G rela euy ngeliat Hara nelangsa..
    Kan kasian..
    Rated-nya harus buat Hara ma Hae donk..
    Wajib tuh..
    Wah part depan bakal lebih hot nie..
    Wow..

  3. Akhirnya dtg juga yeyey
    Udh lama nungguin post dr ifaa
    Donghae-sunye?
    Moga2 sunyenya ga beneran suka sama donghae
    Kasian kan haranya
    Hehe ditunggu ya part2 selanjutnya
    Penasaran bakal pengen liat tingkah si ikan yg mesum hhi ^^

  4. bagaimana kisah mereka selanjutnyaa? nantikan di sweet affair episode 5..

    hahahahahaha penasaran euyy sama kelanjutannya hehehe. aku sih punya pikiran kalo si sunye ntat emang bener2 suka sama donghae.. yahh~ tapi mau begimana lagi? pasrah saja dehh hehehhehe..
    alu tunggu ya next chap 😀

    1. nah udah berasa mc kalimat yg diatas tuh hahahaha

      yah suka gak ya, mustahil kan ya kalo satu rumah sama laki-laki-kaya-donghae dan gak ada rasa ketertarikan itu mustahil #kode tapi who knows?
      wkwkwk okee okee

  5. YONGGSSSS akhirnyaaa ada ff baru /syukuran se-jakarta/ oke disini gue jadi kesel dan iihh gue kebiasaan bangetdeh gasuka sama orang ketiganya walaupun baik kek lemah lembut kek sopan kek rajin menabung kek ttp aja bawaannya gimanaa gitu. Gembel sekali klsampe sunye jd suka sm donghae uuugghh. Masa tadi gue ngiranya si sunye nampar donghae deh yg pas ada “plak” gituannya wkwk-,- agak jayus sih sbnrnya. WAAA AKU CINTA FF BER-RATINGGG (ʃƪ´▽`)

    1. gak syukuran se jakarta juga kali berasa gue ketrima jadi presiden aja #randomparah
      ughh kalo elo bilang gitu justru gue tertarik bikin sunye naksir donghae mahahaha #keluartanduk #anakbaik #eh
      ya abisnya bingung juga kalo dilempar telor bunyinya bakal gimana, daripada dor kan mending plak mahahaha

  6. finally….
    di publish juga
    wahh, jangan sampe deh sunye suka ma donghae, kn kasian hara nya…
    next.a kutunggu…
    termasuk yg telepathy jg….

  7. Akhirnya ada “something new” juga di sini
    Maap ya ahjumma, baru nongol
    komentnya segini dulu yah ahjumma
    Abisnya tangan kananku lagi sakit dan gak berfungsi. Jadi ngetiknya pake tangan kiri doang. Susaaah pake hp lagi
    (-___-)

    1. ejieh tumben si hyesa komennya singkat padat, trus ada selipan bahasa inggrisnya, trus ada emotnya wkwkw #apacoba
      sulit amat ngetik pake tangan kiri……… kenapa tangan kanannya hyes? kelamaan digandeng kyu ya? mahahaha

  8. Demi apapun aku penasaran ma part selanjutnya…
    Uda nungguin ff ini mpe meleleh gara” saking ngebetnya pengen tahu kelanjutannya hae-hara…
    Pas baca part ini aku berteriak seneng pas hae mencium hara sblum pers…dan pas hae menceritakan nembak sunye pdhl itu kisahny dia ma hara…
    Jangan” hara-hae kebongkar statusnya ma fans yg melempar telur ya…
    Part slanjutny jgn lama” pliss…

    1. wah sampe meleleh? :O
      itu baru sebagian kecil lho, sweet affairnya masih berlanjut dan part depan bakalan ekstrim #kode
      kalo dibawah 16 mending jangan baca hehehe

      Yeah soal fans yng seperti mergokin hara itu masih jadi konflik simpenan. stay tune! 😀

  9. akhirnya ada lanjutannya juga *tumpengan* serius mah penasaran bgt sama ff ini terutama haera kopel.. Lanjutannya jgn lama2 ya,smangat ya buat telephaty nya.. Maaf lahir batin jga ya

  10. yea ampuuuun kk napa young min sajang jdhie nybelin bgeud sieh d snie?????
    gmpank bgeud nyruh hae ptusin hara,,
    aish!!!
    😦
    ksian bgeud ma hara napa hrus ngliput prescon’a jg,,
    trus orank yank pke earphone pas hae slesei nyium hara tuh bneran gg dnger tuh,,
    smoga jha gg deh,,
    trus sunye’a jg ksian bgeud,, d lmparin telor ma tu stalker,, psti maluu bgeud deh,, pa gge d siarin lngsung,,
    tbc’a nnggunk bgeud kk,,
    jdhie pnsaran ma next part’a,,
    tuh stalker napa shock gtu?????
    ntar q follow deh!!
    next part’a d tnggu yea kk!!!
    ^-^

  11. Hae…
    Aku nggak tau harus bilang dia jahat atau apa waktu dia ceritain momen yang dia alamin sama Hara ternyata diganti jadi sama Sunye 😥
    Dan ending-nya sukses bikin aku penasaran -_-
    Aku penasaran alasan apa yang bakal dibikin sama Hara kalo ada yang nyadar gitu hahahaha
    Chapter selanjutnya aku tunggu 😉

  12. aku komen langsung sini aja yaaa
    Gpp kaan?? Hehehe

    Okeh pertama aku suka sm jalan critanya yg unik… Biar msh runyam bgt ini gara2 tuh petinggi agensi wkwkwk
    Seru dah… Tinggal seruma sm istri n pacar…

    Yg kedua yah ini nambah list ff yg ditungguin wkwkwkwk
    Seruuu

    1. gapapa kok~ komen dimana aja boleh selagi halal XD
      unik? biasa aja malaah, pasaran sekali cerita ini muehehehe
      Yup Yup sabar ya nunggunya abisnya authornya anak males *getok diri sendiri*

  13. whuaaaa …. akhirnyaaa kluar juga yg ditunggu” nih. hahahha. omo … jgn bilang kalau nanti itu anak ngeh, kalo crita donghae tadi ada hubunganya sama hara. waaaaaaa ……. seru nih kayaknya. tp plis dong jgn parah” yahhh … ksian si hara-nya. udh menderita di telepathy masa sekarang juga harus menderita di sini. wkwkwkkwkw
    menyimpang bgt ini comment’a yaa …. kali kali gt donghae yg menderita. oiyaaa …. aku ska banget ama couple donghae-hara.
    jadi aku ngebuat FF dgn cast mreka. gpp kan ?? hehheeh. aiihhhh …. ditunggu yaaa part selanjutnyaaa … terutama yang telepathy. hehehhe. hwaiting buat nulisnya.

    1. baru nyadar lho beneran kalo hara itu selalu nista nasibnya dimanapun dia berada lol XD yg penting kan happy ending hahaha
      eh ngebuat ff haera? mana mana? mau dong #eh
      makasihhh

      1. hehhe, iya aku buat FF cast’a haera couple. kalo kamu mau baca bisa aku kirim FF-nya. boleh minta email kamu ?? nanti aku kirimin. yahh, tp FF-nya udh pernah dipublish sih di blog
        lain. hehhehehe

  14. OMG Daebak lanjutan ceritanya author ifa, sepertinya akan semakin seru apalagi di scene cerita terakhir dimana fans nya donghae oppa yg td melempar telur kpd Sunye ternyata th siapa Hara, jgn2 fans tsb nanti bs curiga bhw Hara adalah pacar sebenarnya Donghae oppa dan akan mengetahui itu semua adl skenario .. Bgmn nasib Donghae oppa, Hara dan Sunye selanjutnya.. Ditunggu kisah berikutnya author ifa.. Thanks

  15. Nah loh? Endingnya itu lo~ Kayaknya bakalan ada yg tau deh! Tp btw, aku agak lupa sama penyebab donghae harus nikah sama sunye. Hehehe. Peace! ^^v
    Anw, telephathy-nya dtunggu~

    1. donghae kena scandal menyetir sambil mabuk dan sunye scandal had sex with her one of friends jadi mereka disuruh nikah oleh agensi biar menutupi scandal=))
      ok ok telepathy lagi diketik 🙂

  16. hyaa.. Knp aku bisa telat ych..
    Yak! Hara memang yeoja tersial.. Ga di sini ga di telepaty.. Bahkan dlu di RATW jg.. Hehe..
    Aduh, itu bocah ngeh kalo crita donghae mirip sama kejadian hara.. Ayo.. Ayo lanjut..
    Ditunggu..

  17. Finally , ada ff baru di blog ini. Aku udah pantengin dari awal agustus.
    Hehehe
    As usual,bagus cuma mungkin rada pendek.
    Terus penjabaran ssoal settingnya kurang apalagi waktu donghae ketemu hara.
    Cuma saran aja sih.
    Fighting!!

  18. Maaf baru komen sekarang 😀
    wuaa ifaa kasian hara, jangan sampe deh sunye suka beneran sama donghae.. ditunggu next part yaa ^.^b

  19. hwaa~
    sepertinya gadis itu *nunjuk ank yg nglempar telur* menyadari sesuatu .
    dia sepertinya tau kebenaran dari crita haeppa .
    duuhh…. penasaran nie ma lanjutannya??
    critanya jg semakin seru, keep fighting yya ifa^^

  20. honeymoon??huaaa keputusan buat nikah aja hae ngerasa bersalah k hara gimana honeymoon…

    sunye kyknya berharap banget deh ama pernikahan ini.,aigoo ini cuma scenario aggashi…

    kyaaaa..,antis tu mulai curiga ke hara..gimana klo dia tau hara tu pacar donghae trus scenario yg d buat hae tu bukan sunye tapi hara..

  21. Ifa, lagi” aku suka sm ff” buatannmu.^^ Err, knp ya aku pny feeling klo sunye itu suka sm hae, kim young min ngelakuin pernikahan palsu itu krn ada something dan sasaeng itu uda mulai curiga sm hara? Walaupun blm yakin, tp aku ga tega sm hara klo sunye jadiannya sm hae.^^ O ya, disini typo msh ada loh.-__-” Smga di part selanjutnya bs diperbaiki ya. Hehe..

  22. daebak….
    pnsaran bnget ma klanjutanny..

    tpi….. thor…
    kenapa ga dilanjutinnnn¿¿

    kebawa mimpi siang dn mlam nunggu asa…

    lanjutin dong… yahhhhh???

  23. I’m now not certain where you are getting your information, however good topic. I needs to spend some time studying much more or understanding more. Thank you for magnificent information I was searching for this information for my mission.

  24. tuh ketauan hara bersin…….jadi mungkin aja cewe itu curiga sama hara (?)
    ini ff berhenti di part yg bagus, bikin org penasaran -_-

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s