THE IDENTIC [SERIES ONE/ KYU-JANGMI(2)]

The identic –series one-

Be my girl?

 

okeee lets read :D

**

“haaah, benar-benar  ya namja itu!” rengek Jangmi kesal sambil menutup bukunya dengan kasar lalu melemparkannya begitu saja ke atas ranjangnya.

Jangmi berjalan kedapur dan mengambil sebotol air dingin dari dalam kulkas lalu meneguknyasampai habis, kemudian ia melempar botol itu kedalam tempat sampah.

Lalu ia duduk diatas meja makan sambil menggoyangkan kedua kakinya, menghela nafasnya sebentar lalu mengambil iPod daridalam sakunya, memasang headset berwarna putih di kedua telinganya lalu menekan-nekan tombol di iPod nya tanpa melihat ke arah ipodnya sendiri

“aish~”

Jangmi mendecak kesal lalu melepas earphonenya, kesal karena lagu Late Autumn milik Kyuhyun yang diputarnya tanpa sengaja. Ia menghela nafasnya lagi, kenapa Kyuhyun selalu melintas dipikirannya tanpa bisa Jangmi kontrol?

Tadi saat ia sedang membaca materi pengkloningan  di buku materi kedokterannya karena besok ia ada jadwal praktikum, jangmi yang biasanya sangat fokus dan langsung bisa menyerap materi dengan mudah malah memikirkan hal lain yang melenceng dari materinya.

Ia berfikir tentang Kyuhyun dan segala hal tentangnya.

Lalu ia memutuskan untuk break sebentar, dengan maka itu Jangmi pergi kedapur dan memutuskan untuk mendengarkan musik tapi ia baru sada kalau playlist-nya penuh dengan lagu-lagu yang dinyanyikan Kyuhyun. Mulai dari awal-awal Kyuhyun debut dengan a whole new world yang Kyuhyun nyanyikan dengan Charice penyanyi Filiphina itu sampai lagu terbarunya The Way To Break Up dan Late Autumn.

Jangmi berpikir lagi, mungkin perkataannya kemarin pada Kyuhyun itu salah besar. Ia berkata bahwa dia sendiri tidak mencintai Kyuhyun tapi nyatanya… mungkin Jangmi memang…menyukainya. mungkin.

Jangmi memutuskan untuk duduk di ruang televisi sambil menyesap cokelat panas yang tadi dibuatnya, apartemennya sepi. Tidak ada setan kecil yang biasa mengganggu Jangmi dengan tingkahnya yang terlampau childish itu dan tidak ada yang bisa Jangmi marahi karena setan kecil yang senang sekali makan junk food ataupun minuman bersoda.

Memang benar, Choi Jina adalah bagian terpenting dalam kehidupan Jangmi. Yang bisa membuatnya mati kesepian seperti ini.

Kling~

LG Optimus milik Jangmi bedering dua kali, dia mengambilnya melihat ada satu pesan disana.

From: unknown.

Hell-o choi jangmi! Diapartemen sendirian? Tunggu sebentar aku akan kesana.

“hah?” jangmi mengernyit bingung, nomor tidak dikenal?

To: unknown

Siapa kau

From: unknown

Tidak mengenalku? Hallyu star dengan suara menawan dan wajah tampan, kau tidak mengetahuiku?

To: unknown

Tidak.

From: unknown

Baiklah aku akan datang tidak lebih dari lima menit!

To: unknown.

Sialan.

From: unknown

Siapa yang sialan hah?!!

To: unknown

Cho kyuhyun sialan.

From: unknown

Nah! Kau sudah tahu aku siapa!

To: unknown

So?

From: unknown

Haaah kau selalu membalas pesanku tidak lebih dari tiga kata!

To: unknown.

Karena tidak ada hal penting yang harus aku tulis.

From: unknown

Akhirnya lebih dari tiga kata!

To: unknown

Diam dan buka saja pintunya. Tidak aku kunci.

Beberapa saat kemudian terdengar bunyi ’kreek’ tanda pintu apartemen terbuka, Kyuhyun muncul dari balik pintu lalu tersenyum canggung. “kenapa kau bisa tahu aku sudah didepan tadi?”

“hm? Sneakersmu menimbulkan suara yang sudah aku kenali.”

“aaah~ berarti selama ini kau sering memperhatikanku? Begitu kan? Buktinya kau sampai mengetahui suara sepatu sneakersku.” Ledek Kyuhyun, ia kemudian duduk disebelah Jangmi dan menaikkan kedua kakinya ke atas meja. Anak tidak sopan!

Jangmi hanya tersenyum meremehkan “aku mengenal semua jenis suara derap langkah tidak hanya kau kyuhyun-ssi. Jina, siwon, dan bahkan anggota super junior yang lain.”

Kali ini Kyuhyun bungkam, merasa kalah telak dari Jangmi. Dia melirik ke arah Jangmi yang sedang meminum segelas susu, Kyuhyun mengernyit heran. Mungkin benar perkataan Jina sewaktu itu, Jangmi adalah ‘gadis sains’  yang selalu peduli pada kesehatan jauh diatas kesenangannya sendiri.

Kyuhyun menunggu sampai Jangmi meminum susunya sampai habis, setelah Jangmi benar-benar menghabiskannya lalu meletakkan gelasnya diatas meja. Kyuhyun baru memutuskan untuk memulai pembicaraan.

“bagaimana dengan penawaranku kemarin? Kau menerimanya? Ah pasti iya kan!”

Jangmi menoleh kearah Kyuhyun dengan mimik datar. “penawaran apanya?”

“aish! Baiklah, aku anggap jawabanmu iya.”

“aku bahkan belum mengatakan ‘iya’ atau ‘tidak’. Kau senang memutuskan hal sesukamu sendiri ya? hmm aku tidak suka dengan tipikal orang yang seperti itu.”

Nah kan, Jangmi memang sangat terus terang bahkan terlampau jujur.

“yak!” seru Kyuhyun kesal.

“harusnya aku yang kesal, bukan kau!”

“bukan begitu! Kau jangan terang-terangan mengatakan tidak suka padaku, aku juga memiliki perasaan dan kau berbicara seenakmu seperti tidak tahu perasaanku saja!”

Jangmi menahan senyumnya, ada sedikit rasa senang mengetaahui Kyuhyun seperti mengisyaratkan Jangmi untuk menyukainya. “aku tidak mengatakan seperti itu! aku kan hanya berkata kalau aku tidak menyukai tipikal orang yang  suka membuat keputusan sendiri.”

“tapi itu sama saja!”

“Tidaklah! Bodoh ya kau.”

“tapi itu sama saja menyiratkan kalau kau tidak menyukaiku! Ah, berarti kau menolakku?  Jangmi kau sadar tidak sih baru menolak Cho Kyuhyun! Seorang Cho kyuhyun!”

“cho kyuhyun super junior apa sih yang bisa ia banggakan selain tingkahnya yang childish dan evil itu hah?”

“suaranya.” Jawab Kyuhyun datar.

Seperti ada petir yang menyambar kepala Jangmi, ia terdiam. Benar juga… suara Kyuhyun. Bohong besar kalau Jangmi mengatakan itu bukan termasuk kebanggan Kyuhyun. Jangmi sendiri sangat menyukai suara Kyuhyun. Selama beberapa detik Jangmi hanya diam, bingung akan melawanya dengan apa.

“yes, aku menang! Jangan berani berdebat denganku, kau hanya akan kalah telak!” seru Kyuhyun dengan nada sombong yang berlebihan, lalu tertawa puas.

“ahsss, diam kau cho kyuhyun sialaaan!” jangmi menjitak kepala Kyuhyun dengan keras. lalu jangmi merengut kesal, yang malah ditertawai (lagi) oleh Kyuhyun.

“jadi kau menerimaku? Iya kan?”

“molla!” jawab Jangmi dengan nada kesal.

“apa? Kau menerimaku atau tidak?”

“iya!”

“hah? Jinjja?”

Jangmi menutup mulutnya cepat, eh kenapa ia tadi menerimanya? Menerima Kyuhyun? Kenapa bisa tiba-tiba berkata ‘iya’?! “anni. Itu… aku salah berbicara! Salahmu kenapa kau terus mendesakku, aah aku tarik kata-kataku!”

“mana boleh begitu?! Yes, choi jangmi resmi menjadi kekasih cho kyuhyun!” Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya lalu mengangkatnya, serasa menjadi pemenang.

Jangmi menghela nafasnya, lalu memutar bola matanya jengah. Mungkin memang benar, cho kyuhyun selalu bisa mengontrolnya tanpa Jangmi sengaja.

“bisa katakan sekali lagi?”

“apanya?”

“pengakuanmu itu!”

“enak saja.” Jawab jangmi singkat lalu kembali memasang ekspresi datarnya, benar-benar motionless.

jangmi?”

“hm?” Jangmi menolehkan kepalanya ke arah Kyuhyun, ekspresinya masih datar sedangkan Kyuhyun tersenyum licik. Perlahan kepala Kyuhyun mendekati Jangmi dan tatapan Kyuhyun juga terlihat sedikit berbeda, dia semakin mendekatkan wajahnya membuat Jangmi gelagapan bingung kenapa tiba-tiba Kyuhyun bertingkah seperti akan…menciumnya?

Ah, jangmi membuang pikiran itu jauh-jauh.

Tapi dasar Jangmi si motionless, dia masih saja bisa memasang ekspresi datarnya walaupun Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya. Jangmi hanya menaikkan sebelah alisnya, ia tahu Kyuhyun pasti hanya main-main saja dengannya.

Tapi jangmi segera menelan ludahnya saat wajah Kyuhyun sudah sangat dekat dengannya, jaraknya kurang lebih dua centi, bahkan hembusan nafas Kyuhyun sudah sangat terasa mengenai wajah Jangmi. Oke, ini pasti bukan main-main. Kyuhyun benar-bena akan melakukannya.

Dengan cepat Jangmi menarik tubuhnya menjauh tapi lengan Kyuhyun menangkapnya dan memeluknya, tanpa menyentuh bibir Jangmi.

Deg.

Jangmi mengerjapkan matanya bingung sambil mengatur nafasnya agar teratur, sungguh, dia tidak pernah dipeluk oleh pria lain sebelumnya kecuali appa-nya dan Siwon, itupun jarang dan kali ini Kyuhyun terang-terangan memeluknya!

KLIK!

Terdengar suara kamera beserta flash yang mengenai Kyuhyun dan Jangmi, jangmi mendorong badan Kyuhyun lalu menoleh kesamping.

Terlihat Jina dengan tawanya yang menggelikan serta kamera DSLR nikon yang sedang dia pegang. “Jangmi memiliki kekasih! Dan aku sudah mengabadikannya! YEAAAAY!”seru Jina girang sambil menciumi DSLR nikon-nya.

“Yak!” seru Kyuhyun.

Butuh beberapa detik bagi Jangmi untuk menyadari apa yang  barusan terjadi, lalu setelah mendengar gelak tawa Jina untuk yang kesekian kali, Jangmi melompat dari sofa lalu berlari menghampiri Jina yang ada diambang pintu

“CHOI JINA!!!!”

#

Kyuhyun masuk ke dalam dorm, menutup pintunya lalu menghela nafas keras. semua member super junior langsung terdiam dan menatap Kyuhyun. Semuanya.

Kyuhyun bingung tiba-tiba ditatap seperti itu, “m…mwo?”

“ottokhae kyuhyun-ah? Jangmi menerimanya?” tanya sungmin, mendekat ke arah Kyuhyun sambil memasang mimik sok serius.

Kyuhyun tersenyum-senyum lalu sungmin ikut tersenyum juga, menepuk bahu Kyuhyun pelan seakan mengerti maksud Kyuhyun tersenyum- senyum sendiri tadi.

“chukhae!” seru Sungmin lalu memeluk Kyuhyun, yang lain menatap sungmin dan Kyuhyun bingung. Lalu tiba-tiba Eteuk menepuk tangannya sekali “dia menerimanya?!” seru Eteuk terkejut.

Kyuhyun mengangkat dua jempolnya ke arah mereka “tentu saja. Dia harus menerimaku setelah aku memberinya waktu lima hari untuk memikirkannya. Dia memang sudah sepantasnya menerimaku, hyung!”

“whoaaah!” seketika dorm super junior menjadi ricuh, mengetahui bahwa magnaenya ini baru saja memiliki kekasih. Donghae dan Eunhyuk menari ala ‘oppa oppa’ lalu melempar Kyuhyun dengan bantal “kau harus mentraktir kami makanan!”

“ya, itu benar!” seru Shindong yang daritadi hanya diam dan kemudian berseru heboh setelah mendengar kata ‘makanan’

“ahsss, tidak ada traktir!” Kyuhyun mengibaskan tangannya. “nanti jika aku berhasil melamarnya baru kalian aku traktir apapun yang hyung mau!”

“jinjja?”

“Ne!”

“ya sudah, kalau begitu kau lamar saja Jangmi sekarang!” seru Eunhyuk yang langsung mendapat jitakan dari Donghae. “hyuk! Tidak secepat itu juga kan!”

“lalu kenapa kau pulang? Tidak mengajaknya kencan atau apa, Kyu?” tanya Leetuk.

Kyuhyun menggeleng dan memutar kedua bola matanya. “sialnya Jina kembali, kalau saja dia belum pulang pasti aku masih berduaan dengan Jangmi sekarang!”

Siwon terkekeh mendengarnya, “memang akan lebih baik kau pulang saja, daripada melihat Jangmi dan Jina bertengkar. Hiiiih, mengerikan…”

“memang…” Kyuhyun mengangguk setuju.

#

Jangmi memijak anak tangga terakhir yang menuju ke rooftop apartemen dengan sedikit ragu,  ia berhenti sejenak di anak tangga kedua dariatas untuk menajamkan telinganya, berusaha mendengar ada sesuatu apa di atas sana. Setelah beberapa detik ia terdiam untuk mengamati, tiba-tiba terdengan suara teriakan seorang gadis.

“AAAAAAAAAAAAAA!”

Jeritan gadis itu sukses membuat Jangmi tersentak kaget, tanpa pikir panjang ia langsung berlari menaiki anak tangga terakhir kemudian muncul dibalik pintu rooftop. Jangmi tampak sangat gelisah, ia menolehkan kepalanya ke kanan dan kekiri untuk mencari sumber suara gadis yang menjerit  tadi.

Suasananya sangat gelap tanpa sedikitpun penerangan, jangmi tidak bisa melihat apapun disini. Sangat gelap.

Terdengar suara teriakkan seorang gadis lagi, membuat Jangmi lagi-lagi menoleh kaget. “neo eodi???”  seru Jangmi dengan suara keras namun hanya ada hening panjang setelahnya.

Jangmi nekat berlari ke tengah rooftop walaupun dengan suasana yang sangat gelap,  “Jina? Eodiyo?” nafasnya tersengal-sengal dan pikirannya kalut, karena sedari tadi hanya terdengar teriakan Jina tapi Jangmi sendiri tidak bisa melihat dimana Jina.

Tadi sore tiba-tiba Jangmi mendapat pesan yang memberitahukan Jina disekap di rooftop apartemen, awalnya Jangmi tidak percaya. Iyalah, jangmi tidak bodoh sehingga ia mudah percaya karena hanya pesan omong kosong seperti itu namun tiba-tiba seseorang yang tidak dikenal itu menelfonnya dan terdengar teriakan Jina disana. Jangmi tahu betul itu suara Jina, teriakkan Jina. sehingga dia memutuskan untuk percaya dan menuruti orang itu untuk pergi ke rooftop.

jangmi berlari ke tengah-tengah  pelataran yang luas ini, kemudian mengatur nafasnya yang tersengal-sengal.

Ia terdiam sesaat, lalu berbalik dan maju beberapa langkah. “jina? Kau pasti disini.” Terdengar suara kegaduhan begitu Jangmi selesai berbicara, yang menandakan ada lebih dari satu orang disini.

Tiba-tiba cahaya senter menyorot tepat diwajah Jangmi, jangmi mengerjapkan matanya dan sedikit menunduk karena silau. “siapa kau hah?”

“aku yang menyekap Jangmi disini.dia ada di—“

“jina didepanku sekarang.” Potong Jangmi.

“b…bagaimana kau bisa ta—“

“aku tahu karena mencium aroma Jina disini, aku dan jina adalah kembar monozigotik sehingga kami seperti mempunya ikatan batin satu sama lain, dan aku bisa merasakan apakah Jina sedang didekatku atau tidak walaupun dengan suasana yang tidak mendukung. Dan juga… kami mempunyai hormon yang sama, sehingga mencium aroma tubuh Jina seperti aroma tubuhku sendiri. Sangat mudah untuk menemukannya.”

“dasar gadis sains!” gumam seseorang yang sepertinya jangmi mengenal suaranya tapi dia tidak mengingatnya karena terdengar sedikit samar.

“aish, babo! Diam!” ucap seseorang yang lainnya, lalu terdengar suara jitakkan setelahnya.

Jangmi mengernyit bingung, “permainan apa yang sedang kau lakukan hah?” tanya Jangmi.

“jangmi~ah laki-laki brengsek ini…merampas semua uangku dan..err menamparku dan…emmm memukulku! Sekarang mereka… mengikatku dengan tali diatas kursi didepanmu ini”

Jangmi langsung mendorong pria yang memegang senter tadi sampai terjatuh, “yak!” kemudian menginjak kakinya dengan keras.

“awas saja jika kau berani mengganggu Jina lagi! Dasar brengsek!” jangmi menendang pria itu dengan anarkis lalu aksinya terhenti saat lampu tiba-tiba menyala.

Jangmi menghentikan aksi menendangnya dan mendongakkan kepalanya, bukan hanya satu lampu tapi banyak lampu berpendar berwarna-warni. Membuat jangmi speechless, kenapa lampunya indah sekali?

Ia mengerjapkan matanya, sekarang rooftop yang tadinya gelap gulita diganti dengan suasana yang terang dan lampu-lampu bervariasi warna-warni yang berpendar.

Jangmi melihat kedepan, dilihatnya Jina yang duduk tanpa seikat talipun yang mengikatnya –seperti yang jina ceritakan tadi- lalu Jina nyengir dan mengacungkan tangannya membentuk tanda ‘peace’

Dibelakang Jina berdiri Eunhyukdan Donghae yang sedang tertawa heboh, eunhyuk menepuk bahu donghae karena tawanya tidak kunjung berhenti.

Dan…

“ah, Jangmi-ah. Kau membuat semua badanku remuk!”

Jangmi menundukkan kepalanya dan melihat Kyuhyun terduduk dilantai dengan lebam diseluruh kakinya. Jangmi menutup mulutnya kaget .”jadi….kau yang tadi aku tendang dan pukuli itu?!” seru jangmi.

“bwahahahahahaha!” jina, donghae dan eunhyuk tertawa bersamaan.

“ahss, diam kalian semua! Jangan menertawaiku!”

“jadi… ini hanya lelucon? Tidak ada yang menyekap Jina? Tidak ada yang menampar atapun merampas barang-barang Jina?!” seru jangmi kesal.

Semuanya menggeleng.

“yak, kalian semua mempermainkanku! Aaaah menyebalkan!” Jangmi menendang Kyuhyun lagi, dan mendorong kursi yang Jina duduki sampai terjatuh.

“Jangmi! Kenapa mendorongku juga!” protes Jina sambil mengelus punggungnya yang terbentur lantai. “aish!”

Jangmi berkacak pinggang dan menatap Jina sangar. “aku tahu kau pasti otak dari permainan konyol ini kan!”

Jina kembali nyengir.

“Choi Jina!!!!”

“tunggu dulu jangmi, kita mempunyai maksud baik untuk insiden ini..” timpal Eunhyuk.

“hah?”

Eunhyuk menengok ke arah Donghae “Hae, kajja! Hana…dul…set!”

Prok..prok..

Donghae dan eunhyuk bertepuk tangan dua kali setelah itu muncul lampion dengan cahaya warna kuning dari bawah gedung, lampion tersebut ada dalam jumlah yang banyak.

Jangmi kembali tercengang, “kenapa bisa?”

Setelah itu sebuah kembang api meluncur dari arah bawah dan berpendar dilangit, muncul kembang api kedua, ketiga dan seterusnya sampai jumlahnya tidak terhitung.

“kau tahu jangmi, itu semua untukmu tapi kau malah menendangi orang yang memberikan ini semua dan membuatnya sampai lebam-lebam.” Ujar Jina.

Jangmi menaikkan sebelah alisnya, lalu ia menunduk melihat Kyuhyun yang masih duduk sambil merintih. Kasihan sekali.

“maksudmu, Kyuhyun melakukan semua ini…untuk… aku?”

Jina, donghae dan eunhyuk mengangguk.

“hah!” Jangmi kemudian berjongkok dan menatap Kyuhyun penuh rasa bersalah, walaupun Jangmi tipe gadis yang tidak mudah tersentuh, cuek dan cenderung motionless tapi jangmi tetaplah seseorang yang memiliki naluri seorang gadis biasa, yang akan merasa tersanjung jika seseorang yang ia sukai melakukan hal yang manis untuknya.

“gwenchana?” tanya Jangmi ragu-ragu. Ia menyentuh betis Kyuhyun yang sedikit mengeluarkan darah dan menekannya pelan.

“aww.”

Jangmi mengamatinya kemudian mengangguk mengerti. “aku bisa mengobatinya, sebaiknya kita kembali ke apartemen sekarang.”

“tunggu! Kau harus membayarnya karena sudah membuatku memar seperti ini!”

“membayar? Dengan apa lagi? Menjadi kekasihmu seperti yang kau minta sewaktu aku merusak smartphonemu? Aku sudah menjadi kekasihmu, Cho kyuhyun!”

“anni. Bukan itu…” Kyuhyun menatap Jangmi kemudian menyeringai licik.

Jangmi gelagapan, ia tahu pasti Kyuhyun akan meminta sesuatu hal yang aneh darinya!

“ahss, sudahlah! ayo kita kembali ke apartemen!” jangmi menarik tangan Kyuhyun untuk berdiri tapi malah tangan Kyuhyun berbalik menariknya dan Kyuhyun mencondongkan wajahnya lalu mencium dahi Jangmi.

Jangmi tersentak dan membeku seketika.

“WHOAAAH!”seru Jina, Donghae dan Eunhyuk heboh. Jina bertepuk tangan terlihat sangan girang, “aaah, aku tidak membawa kameraku! Besok kau mencium jangmi lagi Kyu, agar aku bisa memotretnya!” seru Jina.

“oke!”

Jangmi menghela nafasnya keras, lalu berdiri. “kajja, kita kembali ke apartemen.” Ucapnya. Wajah jangmi masih memerah karena perlakuan Kyuhyun tadi.

Kyuhyun berdiri dan menggandeng tangan Jangmi. “tidak usah mengelak lagi, kau memang menyukaiku dokter Jangmi..”

END

Gaaaaaaaaah, selese….

Gimana? Romance nya dapet gaa? *enggaa*

Wkwk maaf aku janjinya publish hari minggu tapi waktu itu gada ide trus gajadi publish hari minggu deeeh, trus aku keingetan video klipnya bruno mars yang lighters kan pas terakhir-terakhir ada lampion2 nya tuuh nah aku jadi selipin deh disini, hehehe :D

Tunggu yaaa series kedua nyaaa :D

Komennya ditunggu! Okeee? ^^

Kamsa…

with love–

IFAA

Advertisements

13 thoughts on “THE IDENTIC [SERIES ONE/ KYU-JANGMI(2)]”

  1. wahhhh
    suka suka suka
    kyu kasian ih..
    uda nyiapain tapi malah dipukulin.. hihihi
    salah dia juga sih. kenapa mboongin jangmi?
    ah, romantis tapi ga terlalu berlebihan
    rasanya pas banget
    sukaaaaaaaaaaa

    1. iyaatuh dasar nasib yaa, niat mau kasih surprise malah dipukulin hahahaha yah marik kita salahkan kyuhyuuuun ~ hehehe saya emang gasuka bikin ff yg terlalu fluff. makasih yaa

  2. yang ini kayaknya pernah baca di sjff deh…
    seruuuuu
    ga nyangka jangmi kalo udah berantem sama jina mengerikan…

  3. Dapet si-feelnya.. Cuman, kalo ceweknya cuek-dingin itu sering banget di ff kyu lainnya.. Coba yang bener2 cewek ‘banget’ pasti jarang deh min. Kalo ga, cewenya evil.. Gitu2 aja. Belum ada yg cewe ‘care’ kyuhyn ‘care’ tapi ada konflik. Supaya ga flat. Konfliknya kaya hyungnya suka gitu. Maaf komenya kepanjangan! *plak

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s