THE IDENTIC [KYUHYUN-JANGMI]

THE IDENTIC  [Kyuhyun-Jangmi]

So, this is my new couple. Ah~ sebenernya sih aku udah sering bikin kopel Kyuhyun-Jangmi. Dan kopel ini udah paten, maksudnya paten buat cerita yang saya buat.

Nah~ kenapa judulnya ‘the identic?’ jadi ceritanya Jangmi ini punya kembaran, namanya Choi Jina. Mereka berdua kembar identik, sama persis. Tapi Choi Jangmi pair nya Kyuhyun nah kalo Choi Jina…. rahasia! Hahaha *plakplak* tunggu aja seriesnya Jina. Dan ini saya buat series nya Kyuhyun dulu.

Udah saya kasih tau kan tadi, ff ini series jadi saya bisa bikin cerita yang berbeda-beda pake couple Kyuhyun-jangmi. Arasseo? 😀

Mungkin profil Choitwins bakal saya posting di wp sendiri, makannya sering2 dooooong main ke wp saya yang masih sepi kaya kuburan. Okedeh kelamaan bacot nih, lets enjoy this story guys! :DD

**

The identic -series one-

Tittle: be my girl?

Pair: cho Kyuhyun-Choi jangmi

Genre: romance [G]

**

Dua orang gadis sedang tengkurap diatas springbed berwarna dark-brown dengan seprai yang berantakan, bantal yang berserakan tidak merata dan keduanya sama-sama asyik memainkan psp-nya, yang satu berwarna biru tua dan yang satunya lagi berwarna hitam.

“kau lihat ini Jina, monster Lei yang berlendir itu hampir mati ditanganku!” seru gadis dengan rambut pirang berponi samping menyenggol gadis disebelahnya.

“ah aku sudah mengalahkan monster itu berpuluh-puluh kali dan kau baru mengalahkannya sekali bangga hah?”

Gadis berponi itu menyenggol Jina lebih keras. “sombong sekali kau! Aku kan baru tertarik dengan game ini seminggu yang lalu jadi aku belum mahir!”

“salah siapa? Kenapa tidak daridulu saja menyukai game hah?” gadis yang berponi depan, Jina duduk dan meletakkan pspnya diatas ranjang, lalu mendengus.

“aku kan dulu tidak tertarik pada game!” seru Jangmi.

“itu salahmu kenapa dulu tidak tertarik pada game!”

“kenapa menyalahkanku hah!?”

“aaah, aku tahu kenapa sekarang kau mulai menyukai game.. pasti karena namja itu kan…..”  Jina tertawa licik sambil menunjuk-nunjuk kembarannya.

Jangmi langsung memukul Jina dengan bantal berkali-kali “ani! Bukan…bukan begitu, Jina!”

Jina malah terus menertawai kembarannya itu “wajahmu memerah Jangmi! Aishhh, aku harus memberi tahu cho kyuhyun besok kalau kau memang menyukainya, hahahahaha”

“siapa yang menyukai siapa? Ihss, aku tidak menyukai si gamer itu!”

“ah, jinjja?” ledek Jina sambil terus tersenyum-senyum membuat Jangmi semakin kesal.

“Ne!”

“tapi…kenapa wajahmu memerah saat aku membicarakan tentang Kyuhyun? Hahahahaha”

Jangmi turun dari ranjang dan berkacak pinggang “berhenti tertawa, setan kecil! Sungguh tidak ada yang lucu disini!” protes Jangmi lalu berjalan cepat keluar dari kamar mereka berdua.

Sedangkan Jina masih terus tertawa, ia merasa senang setiap kali meledek kembarannya itu. apalagi jika meledeknya tentang Cho Kyuhyun, tidak ada habisnya. Jina sangat tahu kalau jangmi juga menyukai Kyuhyun. Tapi dalam konteks ini Kyuhyun yang terlihat mengejar Jangmi dan seolah-olah Kyuhyun mengalami love-one-side.

“Jangmi, biar aku telfon cho kyuhyun sekarang ya! Hahahaha”

##

—Dorm Super Junior—

“siwon-ah, dimana tempat tinggalnya cepat beritahu aku!” rengek Kyuhyun sambil menggigit buah Kiwi yang tadi diberikan oleh Sungmin.

Siwon masih sibuk membuka lembar-lembar script untuk drama nya, alih-alih mengambil cappucino lalu menyesapnya sebentar.

“siwon. Kau tuli? Aku tanya dimana tempat tinggalnya!”

Beberapa member super junior tertawa diam-diam sambil melihat tingkah Kyuhyun yang persis seperti bocah berumur lima tahun yang minta dibelikan mainan, apalagi Eunhyuk dia tertawa tidak henti-hentinya sambil memukul bahu Donghae.

“ahsss, membuatku frustasi  saja!” geram Kyuhyun lalu bangkit dan mengambil psp nya dan duduk diatas sofa, tapi belum ada 10 detik dia memainkannya, Kyuhyun malah meletakkan pspnya dengan kesal ke atas meja.

“kenapa bisa seperti ini, haaah!” Kyuhyun mengacak rambutnya sendiri kesal lalu menundukkan wajahnya.

Sedetik kemudian semua member super junior tertawa, menertawai tingkah magnae nya yang sedang jatuh cinta ini. Kyuhyun yang biasa messing everywhere dan bercinta dengan pspnya kini malah merutuki dirinya sendiri, bingung karena mencari alamat seorang gadis yang disukainya.

“aigoo, kau benar-benar lucu sekali!” Leeteuk bangkit dari kursi makan dan mengacak rambut Kyuhyun. “jangan menyerah Kyuhyunnie. Kejar terus gadis yang kausukai itu!”

“tapi aku tidak yakin apakah dia bisa jatuh cinta padamu, Kyu” ledek Yesung sambil mengelus kkoming penuh cinta.

“jika kau sudah mengetahui dimana dia tinggal, kau harus menemuinya dengan setangkai bunga dan boneka teddy bear atau little rabbit mungkin. Pasti akan manis sekali…” ujar Donghae membuat semua member super junior mual mendengarnya.

“ahhhsss, diam kau semua hyung. Aku hanya butuh siwon hyung saja yang berbicara!”

“hm?”

Kyuhyun bangkit dari sofanya dan menghampiri Siwon yang masih terkonsentrasi dengan script dramanya itu, Kyuhyun menarik kemejanya dengan ekspresi datar “hyung, kau kan saudara Jangmi. Dan kau mengenalnya dengan baik kaan? Ayo beritahu aku dimana dia tinggal”

Siwon melirik kearah Kyuhyun kemudian melirik kearah member super junior yang lain, Leeteuk dan yang lainnya menggeleng kearah siwon memberi isyarat pada siwon agar tidak memberitahu Kyuhyun. Siwon tertawa geli. “coba cari saja sendiri…”

“yak, Hyung! Jangan seperti itu! aku kan dongsaeng kesayanganmu… iya kan?”

“siapa bilang hah!?”

“aish, Hyung… kau ini!” Kyuhyun memeluk bahu siwon lalu merengek lagi “dimana hyung? Ayo katakan dimana”

Akhirnya karena merasa kasihan pada Kyuhyun, siwon pun memberitahunya.  “dia satu gedung apartemen dengan kita. Nomornya 325”

“APA?” seru member-member super junior terkejut, tidak percaya bahwa gadis bernama Jangmi itu tinggal satu gedung apartemen dengan mereka.

Kyuhyun berjingkat senang lalu mencium pipi siwon “kau hyung yang paling hebat!!” ujar Kyuhyun senang lalu mengambil jaketnya dan berjalan kearah depan cermin, merapikan rambutnya.

Kling~ kling~

Siwon mengalihkan pandangannya darilembar-lembar script yang ia pegang dan meraba saku jeansnya, tampak Iphonenya yang memperlihatkan sebuah pesan masuk.

From: ChoiJn

Siwon-ah, kau tahu tidak kalau jangmi itu menyukai kyuadsjhadhsk@#4%67

Siwon mengernyit bingung membaca kata-kata terakhir yang Jina tulis, siwon hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan berniat membalas pesan tersebut namun…

“YAAAAAK!!!”

Tidak hanya siwon yang tersentak mendengar suara teriakan seorang gadis yang cukup keras, tapi member super junior yang lain juga mendengarnya. Mereka semua kini sama-sama mengernyitkan dahi bingung.

“apa ada keributan di apartemen sebelah?” tanya Leeteuk sambil menunjuk ke dinding sebelah kanan.

Semuanya mengedikkan bahu tidak mengerti.

Lalu hening dan…

“aigoo!!!” siwon menepuk dahinya sendiri, menyadari ada sesuatu yang berhubungan dengan teriakan tadi.

“wae siwon-ah?”

“si kembar itu pasti sedang bertengkar!”

“si kembar??”

**

Sharp city apartemen, Choi Twins room.

Jangmi menuang minuman berwarna hijau kental kedalam gelas panjang yang biasa ia gunakan, minuman dengan berbagai sayuran yang diblender itu tanpa rasa sedikitpun. Jangmi memandangnya sebentar lalu meminum seperempat gelas, ia menoleh ketika mendengar suara tawa yang khas dari kamar Jina.

Jangmi mengambil tissue dan mengelapkannya ke sekitar bibirnya lalu berjalan kearah kamar Jina, ia yakin bocah satu itu pasti sedang melakukan hal-hal yang aneh.

Masih dengan gelas berisi vegetable-mix yang dipegangnya, Jangmi berdiri diambang pintu kamar Jina memperhatikan apa yang sedang kembarannya lakukan.

Jina mengulum tawanya begitu melihat Jangmi, ia lalu tertawa lagi dan menunjukkan layar Nokia Lamborghini nya. Jangmi mengernyit bingung, kemudian ia menaikkan sebelah alisnya seolah meminta penjelasan lebih.

“dengar ini…” ucap Jina sambil mengetik sesuatu di Nokia Lamborghini nya. “Siwon-a… kau tahu…tidak..kalau…” Jina berhenti mengetik pesan lalu menyengir licik “kalau… Jangmi…menyukai..kyu…”

“Yak!!!”jangmi langsung berlari menghampiri Jina dan menjitak kepalanya lalu berusaha untuk mengambil ponsel Jina ke tangannya, “stop!” seru Jangmi marah namun Jina menghindar dan tetap mengetik pesan untuk Siwon, dan Jangmi pun berhasil merebut paksa ponsel Jina lalu mengetik dengan acak. Kini giliran Jina yang tidak terima, ia merebut paksa ponselnya sendiri lalu menekan tombol ‘send’

“Yes!” seru Jin senang, ia lalu menari ala Lachata sambil berjingkatan diatas ranjangnya. Sedangkan Jangmi…

“Choi Jina!!!”

Jangmi menarik rambut panjang Jina dengan keras, lalu menyiramkan jus sayurannya tepat diwajah Jina.

“YAAAAAKKK!!!”

Jeritan Jina sangat keras bahkan sampai terdengar ke apartemen sebelah, termasuk dorm super junior. Ia paling jijik dengan minuman-minuman vegetarian seperti itu, apalagi yang Jangmi buat. Selalu menjijikan dan tanpa rasa, pikir Jina.

Jangmi tertawa puas dan meletakkan gelasnya yang sudah kosong diatas meja. “rasakan kau setan kecil! Sesekali kau harus meminum jus menyehatkan seperti mix-vegetable tadi agar kulitmu menjadi lebih mulus. Kau terlalu sering meminum cola kan? Kau tahu apa akibat  meminum cola berlebihan?”

Jina merengut kesal dan mengelap wajahnya dengan t-shirtnya sendiri.

“dengarkan aku!” seru Jangmi memindah posisinya agar berhadapan dengan Jina, “meminum cola secara berlebihan bisa menyebabkan obesitas, diabetes dan serangan jantung. Banyak peneliti di Amerika serikat yang sudah membuktikannya, meminum cola dengan jangka waktu yang panjang juga bisa menyebabkan gangguan fungsi pada organ-organ vital tubuh karena—“

“cukup, Jangmi! Aku mengerti. Cepat keluar dari kamarku!” seru Jina kesal, ia mendorong tubuh Jangmi dengan pelan. “aish, rambutku juga ikut kena…”

“oke, aku akan mengambilkan air untuk membersihkan wajahmu.” Ujar Jangmi lalu turun dari ranjang Jina, berjalan menuju pintu kamar.

“Annyeong~~”

Jangmi segera berlari kearah ruang depan, merasa ada tamu yang baru saja datang dan benar saja. Siwon berdiri diambang pintu lalu melambaikan tangannya begitu melihat Jangmi. “haiiii!”

Jangmi tertawa lebar dan hendak menghampiri Siwon tapi langkahnya terhenti saat siwon berjalan masuk diiriingi empat orang laki-laki yang tidak Jangmi kenal, ikut masuk kedalam.

Tapi Jangmi tahu siapa mereka, anggota dari boyband trend yang tenar sampai keluar Asia, super junior. Tidak mungkin jika Jangmi tidak mengetahuinya.

Dan satu pria yang membuat Jangmi langsung merasa gugup. Cho Kyuhyun, juga ikut dibelakang Siwon.

“ah, silahkan duduk…” ujar Jangmi sambil bow-ing. Ia bisa melihat sedari tadi Kyuhyun memandanginya terus. ‘masa bodoh.’ Pikir Jangmi.

Mereka semua berada dalam posisi cukup canggung sekarang, terlebih Jangmi merupakan tipikal yang tidak banyak bicara. Ia kemudian pamit ke dapur untuk mengambil minuman dan juga…air untuk mencuci wajah Jina.

“kyuhyunnie, lakukanlah sesuatu. Kenapa kau diam saja hah?!” ujar Donghae menyenggol lengan Kyuhyun.

“karena kalian ikut, aku jadi bingung mau berbicara apa dengannya!”

Bletak.

“kenapa menyalahkan kami???” seru Eunhyuk, Leeteuk, Donghae dan juga Siwon.

Tiba-tiba muncul seorang gadis dengan rambut panjang berponi depan, wajahnya sama dan mirip keseluruhan dengan Jangmi bedanya, gadis yang satu ini belepotan dengan cairan berwarna hijau diwajahnya.

“Jangmi?!” seru Kyuhyun melihat gadis-yang-menyerupai-jangmi-tapi-bukan-jangmi itu.

“itu Jina, Kyuhyun…” papar Siwon.

“Jina???” seru mereka berempat kaget. Tidak tahu sebelumnya kalau jangmi memiliki kembaran.

Jina begitu melihat mereka sedang duduk di sofa ruang tamu langsung berjingkat senang dan menghampiri mereka, “Annyeonghaseo! Kalian mengenal aku kan? Choi Jina!!” seru Jina girang sambil tersenyum ramah.

Dan sayangnya, mereka semua menggeleng kecuali Siwon.

Jina melenyapkan senyumnya kemudian merengut kesal “kenapa semua orang mengenal Jangmi tapi tidak mengenalku! Kami ini kan kembar!”

“oh jadi kalian berdua kembar?” seru eunhyuk.

Jina mengangguk.

“itu karena Jangmi lebih cantik daripada kau Jina-ssi!” ujar Kyuhyun.

“kau bisa berbicara seperti itu karena kau menyukai Jangmi! Tapi, eh… memangnya kau bisa membedakan antara aku dan Jangmi eh?”

“tentu saja bisa!”

“hm?”

“Jangmi memiliki wajah yang mulus berbeda dengan kau yang penuh dengan noda kehijauan,” jelas Kyuhyun. Jina langsung menaikkan kedua alisnya, baru ingat bahwa wajahnya belum dibersihkan!

Jina meraba wajahnya sendiri dan meringis jijik saat cairan hijau menempel ditangannya. “CHOI JANGMI!!!!” teriaknya dengan oktaf melampaui changmin tvxq (?)

Dan jangmi pun langsung menghampirinya dengan langkah yang sangat santai, ditangannya memegang sebuah wadah tissue basah lalu berdiri disebelah Jina. “diam untuk beberapa menit saja. Tidak bisakah kau setan kecil?”

Jangmi mengambil selembar tissue basah lalu mengelapkannya ke wajah Jina, jina hanya diam sambil sesekali menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri.

“hyung… mereka lucu ya?” ucap Eunhyuk menyenggol lengan Eteuk yang disetujui oleh anggukan Donghae.

“jangan menyiramku dengan air menjijikan itu lagi!” seru Jina saat jangmi sedang mengelap dibagian hidungnya.

“hm.”

“jangmi!”

“Ne… ara.”

“nah! Selesai.” Jangmi mengelap jari-jarinya sendiri dengan tissue lalu melemparnya tepat ke tempat sampah.

Eunhyuk, Donghae, Siwon dan Leeteuk bertepuk tangan serentak. “sepertinya… Jangmi yang lebih tua ya?” tanya Eteuk.

Jangmi lalu tersenyum dan duduk disebelah Siwon, disusul dengan Jina yang duduk disebelah Jangmi. “kalian berdua mirip sekali, setelah wajah Jina dibersihkan! Aku bahkan sulit membedakannya! Hahahaha” ucap Kyuhyun yang dibalas anggukan oleh Eunhyuk juga Donghae dan Eteuk.

“kalian akan mudah membedakan mana jangmi dan mana jina jika kalian sudah mengenalnya dengan baik. Secara fisik memang sangat sulit dibedakan tapi kalau karakternya berbeda sekali.” Jelas siwon.

Jangmi sedikit membetulkan posisi duduknya lalu berdeham sebentar “kami berdua adalah kembar identik atau bisa disebut kembar monozigotik. Itu terjadi karena kami berasal dari satu sel ovum dan satu sel sperma yang mengalami pembuahan menjadi satu sel zigot. Kami mirip sekali? Itu jelas, kan kembar identik memang sangat mirip secara fisik bahkan golongan darah kami sama. Biasanya kalau Jina sakit aku juga akan ikut sakit begitupun sebaliknya. Dan juga… ha…hasyim!”

“hasyim!” susul Jina lalu mereka semua tertawa bersama.

“itu salah satu cirinya, hahaha” gurau Jangmi.

“aigooo, kalian berdua lucu sekali!” ujar eunhyuk dan donghae lalu mereka berdua menunjukan wajah sok imut.

“ihss, hyung jinjja!”

“ah, kalian kesini ada keperluan apa? Kalau Kyuhyun-ssi sih aku tahu. Pasti dia mau menemui Jangmi.” Tanya Jina. “kami hanya mau berkunjung saja. Kalian baru menempati apartemen ini kan?” jawab leeteuk.

“ne. Baru sekitar lima hari yang lalu. Ah, ternyata kita berada digedung apartmen yang sama dengan dorm super junior. Itu asyik kan, Jangmi?”

“tidak juga.” Jawab jangmi cuek.

“haah, kau ini! Ohya, siwon aku ingin mengatakan sesuatu!” Jina mendekatkan kepalanya ke arah siwon lalu membisikannya.

Siwon langsung mengacungkan jempolnya lalu berdeham “disini… ada yang mau aku traktir?”

**

“benar-benar anak nakal!” seru Kyuhyun lalu menghela nafasnya keras. kini hanya ada Kyuhyun dan Jangmi saja di apartemen. Yang lainnya pergi ditraktir oleh siwon, ide siapa lagi kalau bukan ide Jina? Setan kecil yang benar-benar pintar.

Jangmi hanya diam saja sambil membaca bukunya, yang tebalnya hampir tiga ratus halaman itu. membiarkan Kyuhyun diam sendirian. Jangmi toh terlihat biasa saja, dikerjai Jina ataupun ditinggal berdua dengan Kyuhyun dia tetap biasa saja.

Kyuhyun melirik jangmi yang masih duduk diam dengan bukunya. Serius sekali. Kyuhyun berfikir mungkin jika tiba-tiba Kyuhyun lari meninggalkannya, jangmi tidak akan sadar.

Tidak tahan dengan situasi yang diam, Kyuhyun mengambil starbucks doubleshot yang tergeletak diatas meja, tapi kemudian Jangmi menahan tangannya. “maaf, tapi itu minuman kesukaan Jina. Dan dia akan sangat marah jika kau meminumnya.”

Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya, “kau sedang fokus membaca. Kenapa bisa melihat gerakanku?”

Jangmi hanya tersenyum. “entahlah..” lalu dia berdiri mengambil starbucks doubleshot milik jina dan berjalan ke dapur. “aku akan membuatkanmu teh…”

Beberapa saat kemudian Jangmi datang dengan dua gelas teh ditangannya. “insam cha, teh ginseng. Ini bagus untuk kesehatan apalagi kau lelah karena jadwalmu akhir-akhir ini kan?” jangmi meletakkan teh ginseng itu dimeja.

Kyuhyun diam sebentar lalu tersenyum. Gadis ini… gadis dengan karakter seperti inilah yang Kyuhyun inginkan.

Jangmi kembali mengambil bukunya lalu melanjutkan membaca. Kyuhyun menggertak kesal, kenapa lagi-lagi dia dicuekki seperti ini?

“yak, kau jangan terus-terus membaca! Kau sama saja mengacuhkanku!”

“ajak saja aku berbicara.” Jawab jangmi singkat.

“dengan membaca buku? Memangnya kau bisa?”

Jangmi mengangguk sambil tetap fokus pada buku yang dibacanya. “ngomong-ngomong, bagaimana kau bisa mengenaliku? Saat di backstage dua hari yang lalu?” tanya Jangmi.

“aku pernah melihatmu saat itu, saat Siwon hyung melakukan kunjungan ke afrika untuk acara amal dan aku melihatmu dibandara incheon dengan pakaian sangat biasa, t-shirt dan denim short. Lalu rambutmu berwarna sedikit kemerahan dibiarkan tergerai dan kau memakai kacamata hitam.”

“lalu?”

“lalu aku berpikir saat itu kau…. ah tidak jadi. Aku tidak gampang memuji orang lain!”

Jangmi tertawa geli, padahal matanya masih terfokus pada bukunya. “ayo katakan saja.”

“kau…cantik?”

Jangmi tertawa lagi, lalu dia menurunkan bukunya dan menatap Kyuhyun. “jadi kau menyukaiku karena hal sesederhana itu? bagaimana bisa.”

Kyuhyun mengedikkan bahunya.

“tapi maaf aku belum menyukaimu.” Ucap Jangmi jujur. Kyuhyun hanya mengagguk-angguk saja. Memakluminya.

“yang membuatku heran, kau mau menyukai gadis dingin sepertiku? Padahal banyak yang menyerah karean aku terlalu cuek dan dingin. Akhirnya semuanya beralih ke Jina, karena ya… kau tahulah Jina itu lebih supel dan sangat senang berbicara.”

“gadis seperti Jina… aku sudah sering melihatnya. Dan gadis sepertimu, cari saja sampai pusing kalau memang ada.”

Jangmi tersenyum “aku suka caramu mengatakannya.”

“maksudmu?” Kyuhyun mengernyit bingung.

Jangmi mengaduk-aduk tehnya dengan sendok kecil “cho kyuhyun adalah satu dari begitu banyak penyanyi yang satu-satunya aku kagumi…karena suaranya. Padahal aku adalah kritikus sejati, tapi kau membuatku bungkam karena aku tidak bisa mengatakan apa-apa saat kau bernyanyi. Aku hanya bisa menggumam kagum.”

Kata-kata barusan sukses membuat Kyuhyun ingin meloncat-loncat senang. Bagaimana bisa Jangmi sejujur ini padanya? Kyuhyun pikir, tidakkah jangmi malu saat mengatakannya?

“ehm.. suaraku memang bagus…” ucap Kyuhyun.

“sombong sekali.” Komentar Jangmi singkat.

Memang benar apa yang Kyuhyun pikirkan tadi, Jangmi sangat jujur.

“ngomong-ngomong dimana kau kuliah sekarang, jangmi-ah?”

“Kyunghee university. Jina mengambil jurusan seni, dia sangat menyukai dance dan musik.”

“lalu, kau?”

“kau menyukaiku kan? Cari tahu saja sendirijurusan apa yang aku ambil..”

“yaak, Jangmi!”

“hehehehe…”

Jangmi hendak mengambil bukunya yang ia letakkan dimeja namun tiba-tiba terdengar suara ‘prak’ saat buku itu diambil. Ia menundukkan kepalanya, merasa sepertinya ada sesuatu yang terjatuh. Dan… “omona!”

Iphone milik Kyuhyun jatuh dan layarnya retak, jangmi segera mengambilnya lalu membolak-balikkan iphone itu ia menyalakannya tapi tidak bisa.

“itu… handphoneku!” seru Kyuhyun lalu mengambil iphonenya dari tangan jangmi. “aigoo, rusak! Ottokhae?”

“mianne, Kyuhyun-ah. Aku tidak sengaja!”

“yak tapi… haaah ottokhae?”

“bagaimana jika… aku membelikanmu yang baru?”

Kyuhyun diam dan tampak berpikir sebentar, lalu tiba-tiba ia tersenyum licik. “aku tidak mau diganti dengan iphone baru.”

“lalu?”

“kau…”

“ya?”

“harus menjadi kekasihku!”

“MWO?”

TBC—

Naaaah~ liat tuh, TBC kan? Brarti masih ada lanjutannya. Ini mau saya bikin twoshots. Trus entar  ff jangmi-kyu lainnya udah lain ceritanya –berhubung ini ff series- hehehe ^^

Ohya, saya punya sedikit kuis niiiiih. Tebak coba jurusan kuliahnya si Jangmi itu apaa. Kan udah saya jabarin tuh di ff ini, karakternya dia itu gimana…

Nanti kalo bisa nebak, boleh nyumbang adegan looh. Maksudnya bisa nyuruh saya buat adegan apa buat part selanjutnya.. kaya gituuu.

Jd entar kalian komennya ditambah saran kalian suruh saya buat adegan apa untuk part 2 nanti, oke? ^^

Byebyeee~~

Advertisements

18 thoughts on “THE IDENTIC [KYUHYUN-JANGMI]”

  1. gyaahaha
    Jangmiii
    Aku rsa dia kedokteran
    mungkin ilmu gizi LOL
    Gra2 dia nyerocos ttg minuman ini dan itu
    Kekke
    Nebak doang sih
    Part slnjutnya pkonya jgn smpe kyu salah ngira jangmi sma jina aj
    Wkwkwkw

    1. nyiahahaha, ngebayangin kalo jangmi di ilmu gizi ntar nasib kyu bagemana yak? dia kan gasuka sayur sering minum soju hahaha habis deh hidup Kyu dimarahin jangmi mulu~ xD

      repot tuh kalo sampe ketuker jina sama jangmi wkwkw. okeee makasih komennya:)

  2. Dasar kyuhyun , hapenya yang rusak .
    Malah minta gantu rugi dengan cara , jangmi jd ceweknya .
    Dasar kyuhyun pintar sekali jd orang

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s