Mafia’s princess (part 11-end)

THIS IS THE LAST CHAPTER!

backsound theme : Love again-SMtheballad, Love song-Big Bang, Let’s not-super junior KRY, the way you look at me – Christian bautista,

***

Paris, France.
Jungsoo and Hara’s house

wedding day. Ya, hari ini adalah hari dimana jungsoo akan mengucap sebuah janji sehidup semati pada hara. Hari dimana mereka akan terikat sebagai pasangan pengantin

Jungsoo sudah siap dengan tuxedo putihnya sedangkan hara masih di ‘urus’ oleh beberapa perias ternama perancis.

Jungsoo memutuskan untuk pergi ke gedung pernikahan terlebih dahulu, ia butuh mengurusi ini itu.

Hara duduk gelisah didekat meja rias, tangannya meremas-remas gaun putihnya ia merasa gugup dan…ah entahlah, sebentar lagi hara resmi menjadi nyonya park dan ia sungguh belum siap dengan hal itu.

Bayangan kyuhyun terus menyelimuti pikirannya, hara menerima lamaran kyuhyun tapi kenapa ia malah menikah dengan jungsoo?

nona sebentar lagi kita akan berangkat”

tunggu sebentar lagi..” hara masih ingin menunda waktu, ia masih gugup. sungguh!

kabur sekarang juga!”

hah?
“kabur?” gumam hara lirih, ia berbalik dan seketika nafasnya tercekat melihat seorang namja yang sedang berdiri menatapnya dengan dingin.

Refleks hara ikut berdiri lalu melemparkan lipstik ke arah namja itu

Aish, kenapa melemparku?” protes namja itu.

kenapa melempar? oh kau ingin aku pukul saja cho kyuhyun? hah?”

kyuhyun mendekati hara dan tatapannya berubah menjadi sayu “aku tau kau marah padaku, tapi tolong jangan menikah dengannya”

you did wrong marcus…”

i know, aloysia”

hara menghela napasnya berat, ia teringat kembali teringat kembali kejadian itu, dimana hara melihat sendiri kyuhyun mencium victoria. Hatinya kembali pedih

kau…jahat!”

aku tahu itu hara, makilah aku sesukamu. kalau perlu tampar saja aku”

plak!
tanpa disuruh pun hara pasti akan menampar kyuhyun, dan kyuhyun hanya diam. ia tahu kalau ia salah.

jadi apakah kau memaafkanku?”

sulit, aku sulit memaafkanmu” Hara menghela nafasnya lagi lalu melanjutkan “tapi aku sama sekali tidak membencimu”

ya. ini sepenuhnya salahku jadi…”

jangan salahkan victoria onnie?” sela hara

ah ne jangan salahkan dia”

“emm aku tidak bermaksud membelanya hara, kau tau kan maksudku?” lanjut kyuhyun lagi.Hara hanya mengangguk dan mengalihkan pandangannya.Kyuhyun meraih tangan hara dengan pelan, hara melihat kyuhyun dengan pandangan bertanya.

Kita pergi, selagi masih ada waktu Hara…”

“mwoya? kau gila!” selagi masih ada waktu. Ya, ini memang gila tapi ini kesempatan terakhir kyuhyun. jika dia membiarkan hara menikah dengan jungsoo pasti akan seratus kali lipat lebih sulit bagi kyuhyun untuk mendapatkan hara kembali.

tapi… jungsoo bagaimana? dia sudah menyiapkan semuanya. dari stuff, tata gedung, tamu dan segalanya sudah siap-”

sejak kapan kau peduli dengannya Hara? kau hanya boleh merajut masa depan denganku!”

akhirnya hara mengangguk, sampai kyuhyun menariknya keluar ruanganpun hara tidak melontarkan protes apapun. Walaupun ia berat hati untuk meninggalkan pernikahan ini, tapi hara bingung. ia bingung dengan perasaannya sendiri.

***

sudah hampir satu jam Jungsoo menelfon ponsel Hara, namun sama sekali tak ada jawaban. Pernikahan sebentar lagi dilaksanakan tapi kemana Hara? ia malah meghilang begitu saja.

Akhirnya jungsoo memutuskan untuk pulang, mungkin saja Hara dirumah tapi ternyata tidak ada siapa-siapa sampai akhirnya Jungsoo mendapat informasi dari salah seorang perias Hara tadi, kalau Hara pergi bersama seorang laki-laki berperawakan tinggi kurus. Siapa lagi kalau bukan kyuhyun?

Kesal.

bahkan kata ‘kesal’ pun terdengar terlalu sederhana untuk jungsoo.

Tapi untuk urusan seperti ini, mudah dan -bahkan sangat mudah- bagi jungsoo untuk menemukan Hara dan Kyuhyun. Melacak? pastinya.

***

“apa benar ini tidak apa-apa kyu?”

“apa yang perlu kau khawatirkan hah? Sekarang cukup pikirkan kemana kita akan pergi sebelum bandit itu menemukan kita!”

Hara menghela nafas keras, ia gelisah. Sedikit tidak tega meninggalkan Jungsoo yang saat ini pasti sedang kelabakan mencarinya.

“kemana kita akan pergi?”
lirih Hara.

“Anywhere. To a place that we can spend our time together.” Jawab Kyuhyun, ia semakin mempercepat laju Audi merahnya.

Hara meletakkan tangannya dipelipisnya, semakin gelisah. Matanya melirik ke arah kaca spion mobil dan saat itu juga ia melihat mercedes putih melaju tepat dibelakang mobil Kyuhyun.

matanya membelalak kaget melihat mobil itu, ia tahu betul siapa pemilik mercedes putih itu.
“Park Jungsoo?”

“Hm?” kyuhyun menyauti ucapan hara dengan bingung.

“Dia mengikuti kita kyuhyun! tepat dibelakangmu!”

“dia? siapa?”

“Jungsoo, babo!”

Kyuhyun melirik ke kaca spion dan benar saja! ada mobil putih yang mengikuti dibelakan mobilnya.

“Kau yakin itu Jungsoo?”

“aku yakin sekali! coba saja kau belok, mobil itu pasti mengikutimu”

Kyuhyun membelok kekanan dan ya mobil itu mengikutinya.

“Benar kan?”

“Ne. Aish, Jinjja!”

***

Kyuhyun semakin menambah kecepatan mobilnya begitu pula dengan Jungsoo. Jalanan memang sepi dan hanya terlihat pemandangan yang cukup indah, pohon-pohon dan padang bunga berwarna – warni disisi kanan dan kiri kiri jalan. Kyuhyun sendiri tidak tahu ini kawasan mana, ralat! bukan hanya kyuhyun yang tidak tahu hara dan jungsoo juga tidak tahu

ciiiit!

Kyuhyun mengerem secara mendadak saat tiba-tiba mobil jungsoo menyalip dan berhenti tepat didepan mobilnya.

Jungsoo turun dari mobil, disusul oleh Hara dan kyuhyun yang juga ikut turun.

**

Kenyataan tak membawamu berakhir dicatatan hidupku.

tak peduli bagaimanapun, kau harus disini. dipundakku.

“Park Hara, pulang!” seru Jungsoo.

“pulang? memangnya kau siapa berhak menyuruhnya pulang? kalaupun Hara harus pulang, bukan disini tempatnya! Hara akan pulang ke Seoul, ketempat aku dan dia merajut masa depan!” sela Kyuhyun, Jungsoo terhenyak dengan perkataan Kyuhyun.

‘memangnya kau siapa?’ kata – kata itu…

‘memangnya aku siapa bagi Hara?’ tanya Jungsoo dalam hati.

“Aloysia Park, jadi inikah keputusan akhirmu? aku kira kau benar-benar serius denganku. Tapi ah ya… seharusnya aku menyadarinya sejak awal. Kau sama sekali tidak mau melihatku.”

“Ya, kau harusnya menyadarinya sejak awal bodoh!” sela kyuhyun lagi.

Sedangkan Hara hanya diam. Lidahnya terlalu kelu untuk menjawab pertanyaan jungsoo.

tangan jungsoo terangkat hendak menyentuh puncak kepala hara namun tidak jadi, ia tidak bisa menggapainya.

Ya, ia tidak bisa menggapai Hara.

sedangkan Kyuhyun berjalan meninggalkan mereka berdua, menuju ke mobil red-audinya.
“mungkin kalian butuh bicara berdua” ucap Kyuhyun.

Dengan sedikit enggan Hara menatap Jungsoo, entah sejak kapan hatinya mulai berdesir saat melihat jungsoo.

Mungkin aku terlalu egois. Aku membiarkan semuanya berlalu menurut egoku. Tapi dibalik itu semua hanya ada satu alasan, aku mencintaimu. tidak ada alasan lain.”

Jungsoo menghela nafasnya lalu melanjutkan “mungkin aku terlalu tenggelam dalam rasaku sendiri, yang membuatmu tersiksa, membuatmu merasa beban. Tapi rasanya memang sulit bernafas jika aku tidak didekatmu. aku akan menjadi orang yang paling bahagia jika kau menjadi orang pertama yang kulihat saat aku bangun tidur dan menjadi orang terakhir yang kulihat saat aku akan tidur. Tapi mungkin itu hanya harapan kosong. tidak ada arti lagi sekarang”

aku menghargai semuanya. aku perlu-”

kau tidak perlu mencari alasan-alasan untuk menghiburku. Aku tidak apa-apa” sela jungsoo dan… tidak apa-apa? he’s a big liar!

Hara menundukan kepalanya tidak berani menatap kedua mata jungsoo, tangan jungsoo terangkat mendongakkan dagu hara untuk melihat kearahnya.
“Kau hanya perlu melanjutkan hidupmu dengan baik. makan dengan teratur. dan menjaga kesehatanmu karena aku…”

Aku akan melepasmu cho hara. aku tidak akan menganggumu lagi aku bisa pegang kata-kataku. Aku menyerahkanmu pada kyuhyun.” ucap jungsoo akhirnya.

setetes air mata jatuh dari mata jungsoo, sorot matanya penuh rasa kepedihan dan tidak ada yang mengerti bagaimana hatinya hancur, tidak ada yang mengerti selain jungsoo sendiri.

Hara masih tetap diam, tidak ada air mata yang mengalir dari matanya tapi wajahnya pucat pasi. matanya tidak berkedip dan pandangannya terlihat kosong. ia shock! jungsoo melepaskannya? begitu saja?

sekedar memberimu informasi, aku mengundang lebih dari seribu tamu dan hampir semua tamu adalah pengusaha. ah~ tidak usah kau pikirkan! biarkan aku yang menanggung malu karena pernikahan kita yang batal”

Jungsoo memberikan sebuah kotak cincin berwarna putih ke tangan Hara dan menggenggam tangan Hara dengan kuat, mungkin ini akan menjadi yang terakhir. entahlah.

sebelah tangannya terangkat dan menyentuh hidung Hara. Sedetik kemudian Jungsoo mencium kening Hara singkat lalu melepaskan genggaman tangannya “I have to go. please life well. I love you.” ucapnya sebelum akhirnya Jungsoo berlalu dan pergi menggunakan white-mercedesnya.

***

Be happy, you’re no longer my person

Don’t worry, I am confident

When time passes, I will forget

You have to be happier than me

Like in the movies

I sent you away

My life’s everything

So I don’t get drunk and miss you

Like a habit when I wake up every morning, I say

Let’s bear with it just for today

Let’s endure it just for today

I calm myself and live after sending you away

I was walking and like a miracle, I saw you

You’re with someone else like it’s obvious

Are you happy after leaving me?

Is that why you’re laughing like that?

I hope you’ll be happier

By leaving my side

And being my his

Hara termangu sesaat, lalu setetes air mata jatuh.

dua tetes…

dan kini air matanya jatuh dengan deras, tepat saat Kyuhyun menghampirinya dan menanyakan keadaannya.

Gwenchana?”

Hara menggeleng, menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.

Park Jungsoo melepaskannya. Membatalkan pernikahan mereka. Apakah semuanya selesai dengan seperti ini?

***

Cho Hara’s pov.

yaa! kenapa kau menangis? hara uljima~”

jangan menangis terus. “

Aigo, dia mengatakan apa padamu sampai kau menangis seperti ini?” tanya Kyuhyun lagi.

don’t ask me why i’m being like this! it’s really surprised me for sure, yes. jungsoo he’s the one who make me crying like this.

bisa kau tinggalkan aku sendiri?” pintaku pada Kyuhyun.

sendiri bagaimana? maksudmu meninggalkanmu sendiri disini? tidak mungkin lah!”

please…”

tapi… bagaimana kau pulang kerumah nanti? kau tidak tahu kan ini daerah mana?”

Aku mengambil handphoneku di dashboard mobil kyuhyun dan menunjukkannya didepannya

maksudmu? mau pamer handphone baru?”

dia bodoh ternyata.

bukan! aku bawa handphone dan aku akan menelponmu jika aku mau pulang. jadi tidak perlu khawatir oke?”

Kyuhyun menghela nafas berat, “tapi kau nanti hanya sendiri Hara! Aku tidak bisa meninggalkanmu disini sendiri!”

Hara langsung menrengut dan melemparkan death glare-nya pada kyuhyun dan seketika itu juga kyuhyun mengangguk.

Kau harus menelfonku nanti!”
Kyuhyun memeluk
ku singkat dan berjalan menuju red-audinya dan berlalu.

sekarang hanya aku sendiri disini, gadis yang masih mengenakan baju pengantin dan berdiri dengan gelisah.

pemandangan disini indah -sangat indah malah- jalanan ini seperti jalan menuju ke gunung. dingin sekali. awan putih terlihat begitu elok diatas

mianhae” gumamku.

bahkan aku belum sempat mengucapkan mianhae pada Jungsoo. ah, mengucapkan gomawo saja belum. Aku jahat sekali padanya, sungguh

tapi kalau dipikir – pikir, kenapa aku harus sedih? Aku seharusnya senang karena jika jungsoo tidak mengekoriku lagi berarti aku bisa bersama kyuhyun kan tapi… bagaimana dengan perasaan jungsoo ya?

Aku duduk dipinggiran tebing, melihat kebawah air yang berombak dan terlihat mengerikan tapi aku sama sekali tidak takut. menarik malah menurutku,

Untung saja disini sepi, coba saja kalau ada seseorang yang melihatku sekarang pasti aku dikira gila. masih mengenakan wedd dress dan duduk dipinggir tebing curam seperti ini.

Sepertinya aku memang gila.

Tapi gila karena apa?

oh God! i’m crazy”

since you was born.”
sahut seseorang.

Aku menengok ke arahnya dan…
“LEE JUNHO!!!!”

how can? junho, astaga sudah berapa tahun aku tidak bertemu dengannya? gila, aku sangat merindukannya

“Surprise. seperti yang aku katakan kita pasti bertemu lagi, mrs cho”

Aku tersenyum, dan ah…aku menangis!

“HUAAAA JUNHO BOGOSHIPPO!” aku langsung memeluk junho dengan sangat erat, kemudian Junho melepaskan pelukanku dan mengacak – acak rambutku

“mustahil jika kau tidak merindukan sahabatmu yang tampan ini” akunya dengan tingkat kepedean luar biasa

“aish, jinjja! kenapa kau bisa ada disini eh?”

“itu rahasia…” junho nyengir.

“Kau sedang ada masalah eh?” tanya junho

aku mengangguk lesu.

“ini rumit, aku bingung” jawabku

“hah? maksudnya?”

“begini Junho. ummm pernahkah kau dihadapkan pada dua pilihan yang keduanya sama-sama penting bagimu, dan kau harus memilih salah satu?”

“ah~ i see, hara. Kau sedang bingung dengan perasaanmu? kyuhyun dan…jungsoo?”

“rite!”

Junho memang ahli membaca perasaanku!

“nah! kau jawab pertanyaanku..”

“he?”

“Kau senang bisa bertemu kyuhyun?”

“sangat.”

“alasannya?”

“simpel saja. Bertemu dengan seseorang yang kau sayangi yang tidak kau lihat dalam jangka waktu yang lama tentu membuatku senang!”

Junho menaikkan sebelah alisnya, seperti bisa mengartikan ucapanku.
“kalau bertemu jungsoo bagaimana? apa kau senang? jawab jujur”

“ummmm iya.”

“hmm?”

“kenapa?”

“beri aku alasan”

“Karena dia…ummm, kenapa aku tidak punya alasan ya?”

“nah!”

“kenapa?” tanyaku heran dengan reaksi junho tiba-tiba.

“itu sudah cukup menjelaskan hara!”

“menjelaskan apanya?”

“kau menyukai jungsoo! kau tidak ptidak punya alasan mengapa kau senang bertemu dengannya kan? kau mencintainya, Hara. cinta itu tidak butuh alasan”

Heh?
ige mwoya?

“Kenapa aku bisa mencintainya? cih!”

“kenapa? karena jika kau tidak mencintai jungsoo pasti sekarang kau sudah pergi bersama kyuhyun dengan wajah berbinar-binar dan meminta kyu untuk menikahimu secepatnya.”

“hmmmm”

“tapi nyatanya sekarang kau duduk gelisah disini, kau pikir kenapa kau seperti ini hah? ini pasti karena penyesalanmu menyia-nyiakan jungsoo. Aku tidak bermaksud membela jungsoo. aku hanya menyatakan apa yang aku pikirkan tentangmu”

aku baru menyadari nya sekarang.
semua yang dikatakan Junho memang benar adanya

“Kau salah, Hara. Dia sudah menyiapkan segala pernikahan kalian dengan bahkan sangat indah”

“maksudmu?”

Junho bangkit dan menarikku menuju mobilnya
“Kita akan lihat nanti”

***

Ternyata Junho akan membawa aku ke tempat gedung pernikahan -yang tadinya- tempat untuk pernikahanku dengan Jungsoo, Dan kini kami sudah sampai.

Aku dan Junho turun berbarengan, kami berdiri didepan sebuah gedung yang -pastinya- berwarna putih.

Junho menarikku kedalam dan ….

Aku menutup mulutku tidak percaya, ini indah sekali gedung berwarna putih ini dipenuhi oleh berbagai macam bunga yang tersebar diseluruh penjuru ruangan, ditembok sebelah kanan terlihat grafiti dengan tulisan ‘Dennis & Aloysia’ berwarna biru sapphire -warna kesukaanku- dengan dilapisi oleh glitter.

di dinding bagian lain memperlihatkan gambar – gambar slide yang berasal dari proyektor gambar slide itu sangat besar, sebagian besar adalah foto-fotoku dengan jungsoo walaupun aku sendiri tidak ingat kapan pernah foto bersama.

ditengah ada sebuah meja besar dan pengantin. dan … banyak hal lainnya yang setiap incinya merupakan impian dari konsep pernikahanku.

ya, pernikahanku yanh batal

“see?” tanya Junho membuyarkan lamunanku

“Aku tidak tahu kalau dia sampai seperti ini…”

Junho menepuk pundakku “sekarang kau harus memutuskan. choose the one that you will life for”

“Mau memilih Jungsoo pun aku harus tetap bersama kyuhyun, toh jungsoo sudah melepasku. Itu yang tadi ia katakan padaku”

“mungkin aku harus tetap bersama kyuhyun” gumamku lagi

“terserah kau, aku hanya bisa men-supportmu dan mendukung segala keputusanmu. ” ucap Junho yang hanya aku balas dengan anggukan kepala.

beep beeep
“sebentar…”
ucap Junho dan mengambil smartphone dari balik saku jasnya.

“Yobosse- MWO?”

***

Hidup itu tidak adil, jadi biasakanlah.

baru tadi Jungsoo memutuskan untuk ‘meninggalkanku’ dan sekarang aku malah kehilangan seseorang lagi.

seseorang yang wajahnya begitu aku rindukan karena kami tidak pernah bertatap muka, seseorang yang notabene nya adalah sahabatku… Nichkhun.

***

Aku memandang Nisan dihadapanku dengan sedikit tidak percaya. Sebentar, berapa umur nichkhun sekarang? 24 tahun. Oke dia masih terlalu muda untuk meninggal

Meninggal.

Ya, dia sudah meninggal.

Kau harus bayar semuanya!” teriak seseorang dari balik punggungku aku pun berbalik dan menatap orang dihadapanku dengan bingung

mwoya?”

Kyuhyun menatapku dengan dingin, aura kelam langsung menyelimutiku (?) dan sungguh seumur – umur dia tidak pernah menatapku seperti ini apalagi aku kan kekasihnya

aku tidak tahu bagaimana jalan pikiran ayahmu yang brengsek itu. Dia gila dankau harus membawanya ke psikiater, dan jika kau masih membelanya berarti kau juga harus dibawa ke psikiater”

memang dia melakukan apa?” aku sedikit bias menangkap arti ucapan kyuhyun, oke sepertinya appa memang melakukan kesalahan tapi aku tidak tahu apa kesalahannya

jelaskan padaku” ucapku lagi

Kyuhyun menghela nafasnya sebentar, “he killed our bestfriend..”

Satu kalimat yang hampir membuatku pingsan.

***

Aku berdiam didalma mobil bersama Jungsoo yang tiba – tiba saja muncul didalam mobilku dan tentu membuatku kaget, untuk apa dia jauh – jauh dari Paris ke Korea?

apa?” tanyaku sedikit sinis karena sedari tadi ia hanya memandangiku, aish dia pikir aku tidak risih?

dia hanya mengedip duakali dan mengambil sesuatu dari dashboard mobil lalu menyerahkannya padaku.
“mungkin ini bisa membantumu?” ucapnya seraya memberikanku beberapa lembar tisu.

Lagi, dia sangat baik.

aku mengelap airmataku dengan tisu yang ia berikan lalu menatapnya, saat itulah aku seperti sadar akan suatu hal dari matanya.

entah apa.

seharusnya dia tidak memojokkanmu seperti ini. Dia kan kekasihmu harusnya dia menyeka airmatamu sekarang, menghiburmu. apa sih yang setan itu pikirkan?”

lalu kau pikir apa yang sedang kau lakukan disini?” tanyaku

melakukan apa yang seharusnya kyuhyun lakukan” jawabnya ringan.

benar kah seharusnya kyuhyun seperti itu? tapi kenapa seolah-olah jungsoo yang menjadi ‘kyuhyun’ sekarang?

butuh pundak?”

Aku pun menyenderkan kepalaku dipundaknya, memejamkan mataku

hey kau tahu? tadi saat aku di bandara incheon ada segerombol anak-anak yang melewatiku lalu mereka berkata ‘permisi ahjussi’ haaaaah, ah-jus-si? apa aku terlihat begitu tua? aku ini masih SANGAT MUDA dan tampan mukaku saja terlihat seperti anak SMA bukan? oh slut thoose children!”

HAHAHAHAHA”
aku tertawa hebat mendengar ‘curhat’ an-nya, aish dia itu pede sekali!
“bagus juga, ahjussi? hmmm itu keren HAHAHAHA”

yak Hara, kenapa kau malah mengataiku ahjussi juga?” protesnya dengan ekspresi yang… menggelikan. aku memang menyukai ekspresinya saat sedang marah dan sure~ aku tertawa lebih keras lagi malah

Kau tau cho hara? dia sengaja menceritakan ini untuk membuatmu tertawa. he loves your laugh of course and he hates the way you cried just now

apakah kau merasa sudah lebih baik?” ucapnya sambil mengusap rambutku.

ehmm mungkin…” jawabku gugup.

Dia mengalihkan pandangannya ke depan lagi, tapi tatapannya menerawang jauh dan aku penasaran apa yang sedang ia pikirkan sekarang, mungkin ia merasa “sakit” lagi saat melihatku? Entah

kau harus berjanji padaku untuk makan dengan teratur, jangan terlalu lelah bekerja dan hidup dengan baik maka dengan begitu aku akan jauh lebih tenang” ucapnya yang membuatku kembali merasa bersalah, ya bersalah atas cintanya yang tidak aku balas

aku masih sangsi apakah kyuhyun bisa merawatmu dengan baik karena…” dia menghela nafasnya sebentar lalu melanjutkan, “karena aku pikir tidak ada orang lain selain aku yang bisa merawatmu dan mencintai mu dengan sebaik – baiknya”

aku benar – benar speechless, bukankah dia sangat baik oh seharusnya dia tidak mencintaiku karena aku sama sekali bukan gadis yang baik untuknya

aku bisa kembali padamu” ucapku yang sukses membuatnya menoleh kearahku dengan terkejut.

tidak. Kau akan bahagia dengannya. Bukankah aku sudah berjanji untuk meninggalkanmu?”

Aku diam dan sama sekali tidak tahu harus menjawab apa.

Lagi – lagi aku bingung dengan perasaanku sendiri

aku akan pergi dan jika kita memang takdir suatu saat entah kapan pasti kita akan bertemu lagi.” Ucapnya lagi dan dia turun dari mobil tanpa memandangku sedikitpun,

He’s gone

***

Author’s pov

tapi kau tak seharusnya seperti ini! Hey cho kyuhyun cobalah terima kenyataan bahwa tuhan telah mengambil Nichkhun!” kata – kata itu terus terngiang ditelinga kyuhyun, entah sudah berapa orang yang sudah membujuknya untuk tidak terlalu terpuruk atas kejadian yang menimpa Nichkhun, sahabatnya.

Dia terlalu terpuruk akan kejadian itu, bahkan kyuhyun mencemooh Hara dengan kata – kata yang sedikit kasar. Mungkin dia lupa bahwa Hara itu kekasihnya atau mungkin hatinya sudah tertutup sepenuhnya oleh victoria?

aku menitipkan kebahagiaanku padamu, jadi jika kau tidak bisa menjaga kebahagiaanku maka aku tidak akan segan – segan menghancurkan apa yang membuatmu bahagia” itu adalah kalimat yang jungsoo ucapkan pada Kyuhyun, dan kyuhyun masih agak bingung dengan apa maksud dari kalimat itu

Kyuhyun baru sadar sudah berminggu – minggu ia tidak menghubungi ataupun berbicara dengan Hara, dia terlalu sibuk dengan perasaannya sendiri sampai melupakan kekasihnya itu

***

Kling~ kling~

Cho Hara memasukki sebuah kafe yang terletak tidak jauh dari apartemennya, sudah beberapa minggu terakhir ini Hara selalu pergi ke kafe atau sekedar shopping di mall tapi itu semua untuk mengurangi rasa sendirinya, kyuhyun tidak pernah menghubunginya. Hara sudah meminta maaf tapi Kyuhyun tidak merespon apapun, ya kesalahan memang sepenuhnya mengarah pada appa Hara tapi mungkin Kyuhyun ingin melampiaskan rasa kesalnya pada Hara..

Hara memasukkan kedua tangannya ke saku leather jacketnya, hari ini cuaca cukup dingin.

mocca” ucap Hara singkat pada seorang pelayan sambil mengacungkan tangannya

Dia duduk disalah satu bangku yang terletak didekat jendela, sambil menunggu mocca nya datang Hara memainkan DSLR Nikonnya yang baru ia beli lima hari yang lalu, akhir – akhir ini Hara mempunyai hobi baru yaitu memotret.

Tidak sengaja kameranya jatuh tapi langsung ditangkap dengan sigap oleh tangan seseorang “kamsahamni-“ ucap hara terpotong saat ia mendongak

Park Jungsoo?” hara tertegun melihat Jungsoo berdiri dihadapannya sambil memegang DSLR nikon milik Hara.

Jungsoo meletakkan kamera Hara dimeja dan berbalik berjalan memunggungi Hara, tapi kemudian Hara bangkit dan mengikutinya.

Jungsoo berjalan keluar kafe, ia mempercepat langkahnya tanpa menengok ke belakang sekalipun dan hara tetap mengikutinya

Maybe she misses your smile, your kindness, your soft-voice when you mention her name even she follows you, Park Jungsoo

berhenti!” teriak Hara ke arah Jungsoo yang terus berjalan –dan bahkan setengah berlari-

Jungsoo berhenti dan diam, dia membalikkan tubuhnya kebelakang

Ia ingin sekali memeluk gadis dihadapannya sekarang tapi tidak… itu tidak boleh terjadi. Hey park jungsoo, remember she’s kyuhyun’s

mind to hug me?” tawar Hara

Jungso menggelengkan kepalanya dengan pelan

really? Don’t you miss me huh?” tanya Hara lagi

Jungsoo menggelengkan kepalanya sekali lagi.

aku tidak punya izin untuk memelukmu.” Jawab jungsoo

hah?”

Kyuhyun akan memelukmu lebih hangat daripada aku”

Hara tertegun mendengan apa yang baru saja Jungsoo ucapkan.

oh jadi memang benar kau sudah tidak menginginkanku lagi? Mengapa sangat mudah bagimu untuk cepat melupakanku dan bahkan tidak mau memelukku?”

bukan, bukan itu maksudku!” Jungsoo mengangkat satu tangannya, hendak menyentuh kening Hara tapi ia turunkan lagi.

bahkan sedikit menyentuhkupun kau tidak mau. Mengapa sekarang semua orang yang aku cintai membenciku hah? Kau dan kyuhyun! Ada apa dengan kalian berdua?!!!” Hara mengacak rambutnya frustasi

i never hate you and dont wanna hate you so why you said like that huh?” tanya Jungsoo balik

so, hugs me to prove it!”

***

Mengambil sebuah keputusan dari dua pilihan memang sulit, terlebih jika dua- duanya memang penting bagimu

***

kyuhyun mengambil Androidnya dan mengetik pesan untuk Jungsoo.

Message sent’

Mungkin ini berat bagi Kyuhyun, tapi kyuhyun tidak yakin bahwa ia bisa membahagiakan Hara

Kyuhyun tahu selama ini mereka berdua, hara dan jungsoo memang saling mencintai

***

so, hugs me to prove it!”

Jungsoo mengalihkan pandangannya dari Hara, dia ingin memeluk Hara! Ingin sekali! Tapi ia sudah berjanji untuk menyerahkan Hara pada Kyuhyun terkecuali jika Kyuhyun sendiri yang menyerahkannya pada Jungsoo

one message from kyuhyun’

She’s your happiness. And you’re her happiness.

I let you to take her from me, dia mencintaimu. aku tidak yakin bahwa aku bisa membahagiakannya aku tahu bahwa tidak ada orang yang lebih baik lagi yang bisa mencintai Hara sebaik park jungsoo.

Jungsoo langsung menarik lengan hara dan mendekap Hara erat setelah membaca pesan dari Kyuhyun.

Hara, i love you more than everything that you can imagine”

Hara tersenyum bahagia “Park Jungsoo please marry me”

***

Epilog.

jadi apa yang akan kau lakukan setelah ini, kyu?” tanya hara sambil memainkan cincin pernikahnnya dengan Jungsoo.

mengejar victoria mungkin…”

sounds good! Beberapa hari yang lalu aku pergi ke Qingdao untuk mengetahui bagaimana keadaan Victoria onnie dan ternyata dia sudah sadar dari masa kritisnya yang berlangsung kurang lebih setengah tahun”

Kyuhyun menengok ke arah Hara dan tersenyum, “aku sudah tahu itu”

hey!” ucap Junho yang tiba – tiba muncul dihadapan mereka dengan menggandeng seorang yeoja.

jae…yeon?” seru Hara kaget

jadi ini kekasihmu?” tanya Kyuhyun

bukan. Dia istriku” jawab Junho sambil menyerahkan dua lembar kertas undangan pernikahan

dua minggu lagi, kalian harus datang ya!” seru jaeyeon senang.

Kyuhyun dan Hara mengangguk bersemangat.

PASTI!!!”

—-THE END—-

JENG JENG! Huaaaahhhhhh leganya akhirnya ini ff kelar juga.

Oke saya siap ditimpuk karena ff ini publish lama banget hahahaha *nyiapin panci buat nutupin kepala*

Endingnya agak gantung ya?biarin ah~ biar readers suruh nerka-nerka sendiri gimana kehidupan (?) mereka selanjutnya.

Maaf ya kalo ffnya ga memuaskan,tapi tetep dikomen yaaa

Sekali lagi maaf ya aku ngaret banget publishnya. I’m kinda bussy guys

Gomawo yang udah setia ngikiutin ff ini dari awal sampe akhir, thanks a lot *tebar duit*

Makasih juga buat bigbang dengan love song-nya yang selalu munculin inspirasi buat aku, the way you look at me-nya christian bautista yang bikin aku mewek waktu dengerin sambil ngetik ni ff. Buat lagu-lagunya suju sama sm the ballad yang bener-bener ngasih aku inspirasi (lagi), makasih buat laptopku (?) makasih juga buat warnet yang udah ngebantu aku disaat wifi dirumahku lagi error.

MAKASIH BUAT SEMUANYAA :*

 

Advertisements

16 thoughts on “Mafia’s princess (part 11-end)”

  1. first kah ? 😛

    ~~oh… happy ending~~~
    *like this*

    benerkan dugaan ku ?
    pasti nickhun-nya loe matiin (?)
    nah! hara+jungsoo, vic+kyu…

    sebenernya ketauan banget dari awal fa..
    secara bias lu jungsoo, disamping itu, lu juga kyutoria shipper…
    klop deh, 😛
    hahahahaha… gw jenius! *narcist*

    tapi itu kenape fa ? kok tulisannya ga’ rata,
    mata aku bureng *?* bacanya 😦

    trus istrinya junho tuh siapa ?
    gantung ? bangeeeet!
    secara Kyuhyun same Vic onnie belum ade wujudnya *?*
    ga ada niat buat bikin sequel fa ? 🙂

    1. waah berarti kamu punya indera keenam (?) secara bisa nebak jalan cerita ffku loh wkwk

      iyeee tulisannya kok jadi gitu yah? pdhl aku publish di blog lain tulisannya ga ky gitu koh …. erorr mungkin

      istrinya ituloh jaeyeon, OC yang aku munculin di part4 kalo ga part3 *lupa*

      sekuel kapan – kapan deh yaa, aku masih banyak utang ff oneshot niiih *jambak rambut choco(?)* btw thanks komennya yak 🙂

  2. annyeong saeng,,perasaan kmrn uda “nyampah” disini, tapi kok g masuk ya?
    ya sutralah, kirim lagi…
    finally, sama jungsoo juga, walopun agak ribet juga jalannya,,,congrats deh buat mafia couple,,(lho??)

  3. HUWAAAAA HEECHUUUUUL WAMIL TANGGAL SATU *nangis kejer*

    masa suju berkurang lagi sih lah? mana eteuk ku bentar lagi juga nyusul. beneran deh beberapa hari ini aku suka ngelamun, galau, tiba-tiba nangis okeh terkesan lebai tapi itu nyata.. aku sedih suju bakal berkurang terus hiks

  4. AAAAAAAA XD. Akhirnya selesei baca juga :3. Duh, sbenarnya sih saya cuman menantikan kyutoria momentnya aja hehehe :p. Tp yah, krn kyutorianya nggak bgtu happy ending saya jadi agak…agak…ukh…

    Well, selamat nikah author!! #plak

    1. weeew, ngebut nih bacanya dari part 1? hahaha, berhubung ini ff peminatnya bukan kyutorian semua jd saya bikin moment kyutoria nya dikit kekekeke
      kalo yg full kyutoria saya sih ada disini, tp ffnya pake english XD

      hhe, iyaa makasih ya. doain biar saya langgeng (?)

Leave a Reply :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s